Header Ads

Aksi Bela Islam

Wakapolri Sarankan Polwan yang Ingin Segera Berjilbab Pindah ke Aceh

Komjen Oegroseno
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Oegroseno menyarankan Polisi Wanita (Polwan) yang tidak tahan untuk mengenakan jilbab agar mengajukan pindah tugas ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

"Kalau dia (Polwan) sudah tidak tahan lagi, tinggal minta saja pindah, nanti bisa dipindahkan ke NAD. Kan tidak ada yang sulit," kata Oegro di acara Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi Tahun 2013 dengan tema 'Implementasi Pelembagaan Sistem Integritas Nasional' di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (4/12) seperti dikutip Sindonews.

Menurut jenderal bintang tiga ini, sekarang pihaknya belum menentukan desain seragam khusus untuk Polwan yang mengenakan jilbab.

Dia menegaskan, kebijakan seragam Polwan berjilbab harus didukung dengan aturan yang jelas. Maka itu, dia berharap semua pihak bersabar untuk munculnya aturan yang mendukung kebijakan tersebut.

"Peraturan Kapolri soal Polwan berjilbab kan belum ada, kalau tidak ada aturannya pakai aturan apa. Sekarang gini sajalah, kalau polisi tidak punya ketentuan bagaimana dong? Itu semua pakai aturan, kalau tidak diatur boleh tidak? Ya tidaklah," tegasnya dengan nada tinggi.

Sebelumnya, sejumlah kalangan menyambut gembira pernyataan Kapolri bahwa Polwan boleh segera berjilbab mulai 20 Nopember 2013, meskipun belum ada Peraturan Kapolri (Perkap) darinya. Namun, baru saja gelombang jilbab Polwan semarak di berbagai daerah, terbit telegram rahasia (TR) bertanggal 28 Nopember 2013 mengimbau kepada polwan untuk tidak terlebih dahulu berjilbab sebelum anggaran penyediaan hijab disediakan oleh parlemen. Selama aturan jilbab belum selesai dirumuskan, polwan diminta untuk tidak dulu menggunakan jilbab selama berdinas. TR ini sendiri ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Oegronseno. [AM/Sindo/Bersamadakwah]

45 comments:

  1. kalau polwan di jilbab gw gak bisa lihat paha polwan yang aduhai gitu loh...hahahaha

    ReplyDelete
  2. ternyata Kapolri nggak punya ketetapan hati , sudah di buangnya di makan lagi, . Sudah diperbolehkan pakai jilbab disuruh buka lagi, bagaimana kalau DPR buat juga, sudah di Tunjuk Kapolri di Ganti lagi

    ReplyDelete
  3. aturan dah ada lik! ada di quran jadi gak perlu nunggu aturan kapolri ato presiden!

    ReplyDelete
  4. aturan sudah lama Ada dlm al quran pak...Coba deh Baca Dan kaji jgn disimpan trs dilemari....

    ReplyDelete
  5. Lebih mudah mana? memindahkan polwan yang mau berjilbab atau memberhentikan kapolri/wakapolri? Ada gak ya....polisi yang mau memperjuangkan keyakinan Islamnya?

    ReplyDelete
  6. PRECAT SAJA WAKAPOLRI

    ReplyDelete
  7. seharusnya pakai saja dulu (da cakep rapih),....itukan sudah ditetapkan sebelumnya,,soal ada aturan yang baru yang akan ditetapkan tinggal disesuaikan saja........................yang bijak sajalah..

    ReplyDelete
  8. kapolri kalah sama wakapolri, hebat benar tuh wakapolri, bisa membantah perintah kapolri yang membolehkan jilbab

    ReplyDelete
  9. makin lama makin sekuler aja ini negara

    ReplyDelete
  10. apa ini karena senioritas yaa... kalau iya... kasihan yaa...

    ReplyDelete
  11. Kalau begini..,siapa yang cari muka dan kehilangan muka?...

    ReplyDelete
  12. nunggu keputusan kenapa harus pindah tugas???
    apa g bisa seperti kemarin, nunggu keputusan tapi tetap berjilbab walau belum ada seragam. gitu aja ko repot...

    ReplyDelete
  13. negara mayoritas muslim tapi tapi g islami,,paraaaah tunggu az adzabnya

    ReplyDelete
  14. wakapolri dancooxx kowe...orang mau pakai jilbab kok di larang

    ReplyDelete
  15. bodoh kalo wakapolri bilang itu gak melanggar HAM...
    daripada nyuruh ribuan polwan yg mo pake jilbab k aceh, gmana kl wakapolrinya aja yg suruh ksana.?.kalo wakapolrinya yg minta pake jilbab, baru itu boleh dilarang...

    ReplyDelete
  16. emangnya sekarang lebih tinggi jabatan wakapolri ya daripada kapolri..???

    ReplyDelete
  17. emangnya sekarang lebih tinggi jabatan wakapolri ya daripada kapolri..???

    ReplyDelete
  18. mukane muka mesum tu wakapolrinya

    ReplyDelete
  19. bukan masalah pindah pakde ,,, kita harus pandai membedakan hak dan aturan. Melaksanakan perintah agama dengan benar itu adalah hak,,termasuk juga mengenakan jilbab, dan hak menjalankan perintah agama di jamin betul oleh UUD kita,,, oleh karena wakapolri kita tak terlalu cerdas dengan statementy...

    ReplyDelete
  20. Terkadang pencuri tidak jahat, tergantung dia mencuri apa demi sesuap nasi, begitu juga penjahat dan teroris, mereka muncul bukan karena niat tapi desakan atau tontonan yang begini

    ReplyDelete
  21. Kalau istriku polisi........,tak suruh pilih pindah aja ke NAD,dari pada ngikuti aturan orang yg gak paham.....

    ReplyDelete
  22. kalau di cek dan ricek terbukti 100 % polwan yang sudah memakai jilbab sampai saat ini memakai dan membeli jilbab dengan uang hasil keringat sendiri,JANGAN KUATI PAK KAPOLRI ATAU WAKAPOLRI keuangan negara anda tidak akan kurang sepeserpun.dan mereka juga tau para polwan mengambil uang negara itu adalah haram.sebab mereka takut dosa.tidak seperti pejabat polri yg di beritakan .ada rekening gedut lah dan lain ..malu lah dikit pada ALLAH. anda akan di hisb para bos bos polri.ngak akan berguna pangkat anda di depan ALLAH.

    ReplyDelete
  23. contoh oknum polri bego

    ReplyDelete
  24. Oknum polisi ini bego.. Aturan Allah dlm AlQuran kok dilawan..

    ReplyDelete
  25. Wakapolrinya aja yg dipromosikan jadi Kapolda Aceh

    ReplyDelete
  26. Atau Wakapolrinya yg sudah pandai membantah kata Kapolri segera saja diusulkan jadi Kapolri, he he he

    ReplyDelete
  27. Ooo, Wakapolri tidak ikut di fit & proper test kok, ya. Makanya tidak fit dan tidak proper.

    ReplyDelete
  28. rok mini, pamer paha, youcansee, di perbolehkan apa bedanya dgn hak memakai hijab di tinjau dr segimanapun lebih baik, pikir dong d mana akal sehatmu wahai penguasa........goblok...!!!!!!

    ReplyDelete
  29. Pak Wakapolri pake Kumis pake aturan siapa? POLRI belum mengeluarkan aturan tentang keseragaman kumis

    ReplyDelete
  30. Aturannya sudah ada sebelum pak wakapolri lahir yaitu dalam Al Quran

    ReplyDelete
  31. koq bawahan lebih kuasa dari bossnya ya?? dunia memang sudah mau kiamat....

    ReplyDelete
  32. Karena tidak dapat proyek pengadaan jilbab, akhirnya polwan tak jadi berjilbab

    ReplyDelete
  33. Apa dulu wakapolri bekas atasan kapolri, kok bisa-bisanya perintah Kapolri dianulir oleh Wakapolri. Selama dunia terkembang baru kali ini atasan patuh kepada bawahan. Pecat saja wakapolri yang melawan kpd kapolri.

    ReplyDelete
  34. menolak hukum Allah = KAFIR

    ReplyDelete
  35. semoga allah melaknat petinggi-petinggi dinegri ini yg melarang wanita/polwan untuk berhijab......aamiin.......
    allahu akbar..........

    ReplyDelete
  36. bener tuh,pindah aja ke aceh. warga dinegara ini kan bukan hanya beragama islam saja

    ReplyDelete
  37. aku setuju dengan argument adi alkahfi.

    ReplyDelete
  38. orang kayak gini buang saja dari indonesia.

    ReplyDelete
  39. petinggi negeri ini di dikte oleh oleh negara adidaya, dan negara adidaya jugalah yg mendanai detasemen 88... artinya mereka tunduk pada "tuhan" mereka(negara adidaya)

    ReplyDelete
  40. Wakapolri wajib fair (ini aturan HAM loh)Kalau wakapolri memang benar-benar "antek" pencetus HAM (Amerika dan sebangsanya itu) dia harus diusut dan di proses secara hukum atas statemen Pelanggaran HAMnya itu. memakai jilbab itu bukan memakai jam tangan atau cincin atau emas permata pak UGRON...! Memakai Jilbab itu sama halnya memakai Sempak, Celana Dalam, Kolor, BH, KUTANG, Dan menjaga KEMALUAN dari INTERVENSI BAJINGAN..! (Faham Gak UGRON...o.O)....Saya MARAH BESAR atas Pelecehan Ugron ini...!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! (Ada Undang-undang Tak tertulis di seluruh DUNIA bahwa Mayoritas itu berkuasa...! Jangan Lupakan Itu....!) ISLAM SANGAT BERTOLERANSI DENGAN SEMUA KALANGAN, TAPI INGAT JANGAN MENGUSIKNYA....FAHAM.....!!! (Sadarilah....!).

    ReplyDelete
  41. Polisi Seharusnya tidak melanggar HAM....! apa yang di lontarkan oleh Wakapolri bertentangan dengan dengan HAM.....ke Aceh saja....(statemen yang sangat melecehkan).
    saya kira lebih murah beli jilbab ketimbang harus mengurus kepindahan polwan ke Aceh...-_-

    ReplyDelete

Powered by Blogger.