Header Ads

Aksi Bela Islam

Cerita “Tombak dan Parang” Di Balik Kemenangan Kader PKS pada Pilgub Malut

Anis Matta, Abdul Gani Kasuba dan M. Nashir Thaib
Abdul Gani Kasuba - M. Nashir Thaib (AGK-Manthab) akhirnya meraih suara terbanyak dalam Pilgub Maluku Utara usai pemungutan suara ulang, Senin (27/1) kemarin. Kemenangan pasangan yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, menurut sejumlah kader di lapangan, tidaklah mudah. Perjuangan berat hingga harus berhadapan dengan tombak dan parang mewarnai hari h pencoblosan ulang.

“Alhamdulillah, perjuangan yang luar biasa pilgub Malut, sampai-sampai nyawa kami jadi taruhan,” kata Mirwan Husen seperti dikutip pkspiyungan.

Menurut kader PKS yang masih menjadi mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara ini, pada kader dan relawan PKS sempat dikejar-kejar dengan parang dan tombak di lokasi pemungutan suara ulang. “Tapi tekad kami tidak pernah berubah dan Allah membalas kerja-kerja kami dengan kemenangan ini,” lanjutnya.

Pilgub Maluku Utara putaran dua digelar pada 31 Oktober 2013. Karena ada kecurangan yang menghilangkan suara secara sistematis di 8 kecamatan, pasangan AGK-Manthab mengajukan gugatan ke MK agar dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di 8 kecamatan tersebut. Dan hasil suara setelah PSU, AGK-Manthab memperoleh 261.005 suara, unggul 3.212 suara dari AHM-Doa yang mendapatkan 257.793 suara. [Jj/bersamadakwah]

1 comment:

  1. belum ada hasil finalnya. masing2 pihak mengklaim sebagai pemenang

    ReplyDelete

Powered by Blogger.