Header Ads

Aksi Bela Islam

FPI Ancam Trans TV Segera Hentikan YKS “Goyang Oplosan”

YKS
Front Pembela Islam (FPI) memprotes keras acara Yuk Keep Smile (YKS) di Trans TV. Menurut Ormas pimpinan Habib Rizieq ini, selain tidak mendidik, goyangan yang dipertontonkan dalam acara YKS menjurus erotis dan sensual.

"Acara itu gak ada manfaat dan gak mendidik juga. Hanya mengajarkan umat Islam untuk cenderung berhura-hura, banyak mudhorotnya ketimbang baiknya," terang Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) FPI DKI jakarta, Ustaz Novel Bamu'min, seperti dikutip JPNN, Sabtu (5/1).

"Kalau sudah menjurus ke porno aksi, berarti itu musuh," tambahnya.

Sebagai langkap awal FPI akan melayangkan protes ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). FPI meminta agar KPI berani menghentikan tayangan itu.

"Kita meminta menghentikan, atau mengubah acara YKS. Bila tidak, kami akan demo. Mungkin dalam minggu depan kita akan melaporkan ke KPI," tegasnya.

YKS, terutama setelah menampilkan goyang oplosan, semakin meresahkan masyarakat. Tidak kurang dari 30 ribu orang telah menandatangani petisi agar acara yang yang mengudara pada pukul 19.30 WIB itu segera dihentikan. [AM/bersamadakwah]

20 comments:

  1. saya sangat setuju kalo YKS itu dibubarkan, karna acara tersebut bener2 tidak mendidik.
    mau jadi apa anak bangsa, kalo tontonannya begitu.

    ReplyDelete
  2. Saya juga setuju ditutup karena itu seprti penyakit menular semua jadi gila,,,,,

    ReplyDelete
  3. Betul, YKS gila, bubarkan saja

    ReplyDelete
  4. FPI buat acara tandingan aja, jangan sukanya bubar-membubarkan. Semakin FPI berteriak, semakin tinggi rating pemirsa YKS. FPI kok kerjaannya reaksionis mulu, coba kenalkan perspektif dong!!!

    ReplyDelete
  5. Hahaha, sudah dibalas sama ustadz Maulana barusan di YKS, Surat al-Kautsar, Innasyaniaka huwa al-abtar. Hiks. Tapi ada juga sih manfaatnya FPI jadi tukang n spesialis reaksionis, akhirnya Ustadz Maulana dan anak-anak yatim muncul di YKS. :(

    ReplyDelete
  6. Anggota fpi ada jg tuh yg suka miara2 cewe koq g d usut tuntas y jahaha

    ReplyDelete
  7. YKS diganti MKS (Mari Kuatkan Sholat)...sehingga sholat kita bisa menghancurkan keji dan mungkar...

    ReplyDelete
  8. Seharusnya orang2 yg mengerti agama ikut membantu membangun keimanan dgn akhlak yg mulia. Walaupun begitu banyak tayangan yg menggoda, tapi dgn benteng keimanan yg sdh terbentuk, tdk akan berpengaruh apa2. Marilah kita bersama2 membangun keimanan, jgn terlalu sibuk dgn hal2 yg buang2 waktu dan byk menguras energi.

    ReplyDelete
  9. namanya juga propaganda iluminati,,,bukan menuduh atau menjastifikasi tp hal itu gak lazim lebih dr sekedar rating, efek dominonya ke stasiun lain, jauh dr kesan edukatif.

    ReplyDelete
  10. Suka tonton,
    Ga Suka Matiin TV-nya
    Kalau perlu Jual Aja TV nya biar ga bisa melihat yg maksiat.
    Gitu aja kok REPOTTTTTTTTTTT

    Tdk belajar dari kasus INUL semakin di kecam malah meroket.
    Biarkan saja lama-lama orang juga bosan...........

    ReplyDelete
  11. sudahlah rusaknya ahlak itu bukan dari tontonan atau pun goyangan (YKS) tapi orang-orang yang otaknya kotor aja melihat itu menjadi rusak ahlak manusia. kan YKS udah memperbaiki semuanya dr goyangan sampai ucapan. Bagaimana Indonesia itu maju kalau dikit-dikit ribut dikit-dikit ribut (dosa ngga dosa hanya Allah yang mengetahui). berkaca pada diri kita dulu apakah kita udah baik, apakah kita sudah benar, apakah kita sudah sempurna di mata Allah.

    ReplyDelete
  12. maaf ya bapak-bapak FPI Saya yakin 80 % keluarga kalian juga suka goyang YKS anak-anak maupun keluarga terdekat. FPI bagus juga mereka front pembela islam tapi sayang menggunakan kekerasan utk membela agama islam. yang Saya tau Islam itu tidak membuat susah umatnya (cinta damai)

    ReplyDelete
  13. Kalau gitu anggota FPI suka nonton acara YKS juga sebabnya tau ada '' goyang oplosan '', kalau mau lapor ke ke KPI tolong juga acara yg lain perlu ditinjau kembali, tapi bukan acaranya yg ditinjau tapi para pembawa acaranya atau bintang tamu terutama yg perempuan kalau berpakaian jg terlalu norak dan seksi sehingga gak pantas ditonton oleh anak-anak.

    ReplyDelete
  14. Sip bubarkan yks,... trlalu mudharat, apalagi ssitu bnyk yg gay, audzubillah

    ReplyDelete
  15. Dari zaman Nabi sudah ada golongan yang tidak mau diajak dalam kebenaran, saat ini mereka menganggap diri mereka pintar, mereka putar balikan fakta demi kepuasan pribadi dan menghasut orang lain, meraka sebarkan berita bahwa kemaksiatan ini adalah sebuah hiburan yang bermanfaat.... padahal kalau Allah memberikan penyakit walaupun hanya diujung kuku namun sulit untuk disembuhkan, apakah kepintaran mereka mampu mengobati tanpa izin Allah....???

    ReplyDelete
  16. ya ud sih, skrng kan joget oplosan ud dganti...
    tinggal para orang tua aja yng hrus bisa membujuk anaknya untuk belajar...
    percuma aja klo orng tuanya gak nyuruh anaknya untuk belajar, mlah si orangtua itu nonton acara lain, ya anaknya bakalan ngikut lah
    itu semua tergantung si orangtuanya dan anaknya

    ReplyDelete
  17. Setuju ,,,,yks tayangan gak bermutu Dan bodoh...

    ReplyDelete
  18. yg diliat goyang oplosannya mulu,, urus diri sndr lah, msh byk goyangan yg lbh seronok... cari sensasi d yks yah...

    ReplyDelete
  19. YKS nggak mendidik sama sekali, anehnya kok ratingnya bisa tinggi ya..apakah ini cermin masyarakat kita??????? untung ketika saya kecil nggak ada tontonan kayak gini.

    ReplyDelete
  20. Maf untuk semua!! sebenarnya YKS salah satu tontonan yg merusak dari banyak tontonan yang merusak!! Pa yang bisa di ambil manfaatx dri tontonan tersebut??, coba tanya Ust yg memang kapasitas ilmux yg memadai ato ahli psikologi mengenai tontonan tersebut

    ReplyDelete

Powered by Blogger.