Header Ads

Aksi Bela Islam

Lecehkan Muhammadiyah, Ahok Dilaporkan ke Polisi

Ahok (foto kabarsore.com)
Ahok (foto kabarsore.com)
Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyebut “jangan munafik” berbuntut panjang. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melaporkan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Senin (6/1), karena dianggap telah melecehkan Muhammadiyah.

Pelaporan tersebut dibuat oleh tiga orang perwakilan IMM yang datang sekitar pukul 10.30 WIB. Ketiganya mengenakan almamater IMM warna merah. Seperti diberitakan ROL, pelaporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana Pasal 156 dan 156A KUHP, yaitu tentang penghinaan institusi agama Muhammadiyah yang dilakukan Ahok.

Pekan lalu, PP Muhammadiyah menolak keras wacana pembangunan lokalisasi prostitusi yang dilontarkan oleh Ahok.

“Sikap Muhammadiyah, tentu itu kemungkaran, kita semangatnya, pandangannya tidak setuju hal tersebut," kata Koordinator Divisi Dakwah Khusus Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Agus Tri Sundari dikutip dari detikcom, Senin (30/12).

Sehari setelah itu, Ahok menyebut “jangan munafik” dalam komentarnya.

"Saya juga nggak setuju ada legalisasi prostitusi. Persoalannya, jangan munafik, emang nggak ada prostitusi di DKI?? ngapain munafik? itu aku nyindir aja," ujar Ahok di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (31/12). [AM/Bersamadakwah]

28 comments:

  1. Jangan sampai deh si Ahok ini jadi memimpin kita. Nauzubillah min zalik.

    ReplyDelete
  2. Indonesia ini 80% muslim, dan yang paham akan masalah umat Islam ya hanya orang muslim sendiri, tentunya yang paham agama.

    Maka mari cari pemimpin yang paling takut dengan Allah swt,.

    Masih adakah calon pemimpin yang takut dengan Allah swt? Layaknya Abu Bakar dan Umar ra dan para sahabat rasul saw lainnya.

    Mereka menjadi pemimpin bukan karena mengajukan diri tapi diajukan oleh perwakilan umat Islam yang faqih dalam agama.

    Kita perlu mencontoh generasi salaf masa sahabat. Kita perlu bertanya kepada para ulama sholeh kita yang adil, siapakah yang pantas memimpin negeri ini?

    Kita pilih para pemimpin yang sesuai dengan rekomendasi para Ulama kita yang fakih dalam beragama, yang takut Allah swt.

    ReplyDelete
  3. Logika sempit AHOK,...jgn biarkn dia bebas di negara kita,..

    ReplyDelete
  4. Baru kerasa yo?? Kenapa lo lo semua pilih ini orang, same aje ama jokowi yg W.O.w di media

    ReplyDelete
  5. Benarlah Firman Allah SWT :

    QS. 5. Al-Maa-idah : 80-81.

    "Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang FASIQ."

    QS. 3. Aali 'Imraan : 28.
    "Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)."

    QS. 4. An-Nisaa' : 144.
    "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?"

    ReplyDelete
  6. bayak omong doang,,, perlu kalian tahu ini negara kita bukan negara yang berdasarkan agama,,,, dudul,,,,,sudah bagus jakarta di bangun,,,,

    ReplyDelete
  7. Maju terus ahok....

    ReplyDelete
  8. Negara ini bukan berdasarkan agama? lantas siapa yg menciptakan udara, tanah & air bahkan manusia itu sendiri? apakah bukan Tuhan? pikir lagi kalo gak mau dibilang bodoh! Tuhan yg menyuruh agar manusia mengikuti perintahnya, termasuk bersosial dan bernegara!

    ReplyDelete
  9. ini sebenarnya media milik sapa iya, hampir semua saya baca kalian terlalu memojokkan kaum minoritas, jangan jadi provokator, tolong kaca dulu deh...dasar rasis u pada...

    ReplyDelete
  10. klo ngerasa gk MUNAFIK knp takut/marah dikatakan MUNAFIK...tanya kenapa?

    ReplyDelete
  11. hahaha..masalahnya menurut ane bukan soal muanfik..tetapi konsumen ayam-ayaman dan cabe-cabean itu kebanyakan orang yg KTP ada tulisan ISlam kayak KTP kita semua.

    ReplyDelete
  12. Seharusnya Semua Sadar Diri Aj. Jangan ada saling menjelekkan. Lihat Diri kita masing2 sudahkah kita menjalankan hal yg baik yg di ajarkan oleh agama kita Masing2. Bila masih mencemooh 1 terhadap yg lain berarti kita belum benar menjalankan yang Baik dr ajaran agama Kita. Belajarlah untuk memperbaiki diri masing2. dengan memperbaiki diri masing2 niscaya negara kita akan baik. Salam Damai

    ReplyDelete
  13. Bingung...bagian mana Ahok melecehkan Muhammadiyah? Begitu sempitkah teman teman dari IMM sehingga membabi buta melaporkan Ahok?
    Jadikan ini koreksi, apa betul masyarakat kita munafik? Menolak lokalisasi tp rajin berkunjung ke diskotik, night club, karaoke dan panti pijat plus...sama saja khan? Saya jg gak setuju lokalisasi tp ketimbang mereka bertebaran di jalan dan sembarang tempat?
    Perbaiki ahlak kuta...semoga Indonesia menjadi lebih baik

    ReplyDelete
  14. jgn sampe dia jadi presiden tambah lagi maju menjadi kepala daerah
    kita muslim jgn mau di ambil alih oleh non islam
    Setuju .........

    ReplyDelete
  15. yang jelas jangna mendukung apa apa yang salah dan merusak moral bangsa ini

    ReplyDelete
  16. ya saya bukannya membenarkan sih, tapi sebenarnya pak ahok itu bukan menyerang muhammadiyahnya.. tapi mengungkapkan fakta bahwa kebanyakan orang islam ternyata penikmat layanan itu,,.jangan kita sebagai umat muslim merasa sudah benar dari A sampai Z. tidak ada ceritanya benar atau salah karena jika sudah membawa kata umat itu adalah semua golongan manusia yang mengimani agama ISLAM.mari benahi semuanya. Jangan menghujat karena semua mahluk itu muara penciptanya cuma satu ALLAH..

    ReplyDelete
  17. Prostitusi tidak boleh ada toleransi, membuat lokalisasi termasuk setuju dengan prostitusi. atau ada unsur keuntungan yang diraih jika ada lokalisasi ?

    ReplyDelete
  18. BARU SADAR KALIAN KAN.. ITU LAH PEMIMPIN KAFIR YANG KALIAN PILIH.. KALIAN BUTA SIAPA PENDAMPING JOKOWI..
    PERINGATAN BAGI KAUM MUSLIMIN.. PILIH PEMIMPIN DAN WAKIL YANG SEIMAN,,

    ReplyDelete
  19. Tidak membela siapa siapa tapi Klo mengatakan jangan munafik berarti yg mengatakan justru pecandu atau penikmat mungkinkah? Karena tidak rela sesuatu yg di rintis di gagalkan ? Karena tidak rela sesuatu yg di puja di hancurkan?

    ReplyDelete
  20. baru rasa loe sekarang...siapa suruh milih pemimpin orang kafir...sekarang nikmatilah buah dari bibit yg telah engkau tanam...gimna rasanya....manis asam asin..ramai rasanya....

    ReplyDelete
  21. Yang bukan warga jakarta gak usah komen

    ReplyDelete
  22. Bukankah lebih baik diberantas prostitusinya?ada aturan hukumnya,ada aparatnya,ada dananya,dan memang sudah tugas kalian kan pak ahok!

    ReplyDelete
  23. Bukankah lebih baik diberantas prostitusinya?ada aturan hukumnya,ada aparatnya,ada dananya,dan memang sudah tugas kalian kan pak ahok!

    ReplyDelete
  24. Seorang pemimpin atau pilitisi, harus mampu menyejukan rakyat, kalau ngomong harus enak didengar kalau di depan umum harus dipikir panjang dong, saya kira jadi politisi perlu dijari public speacking yang baikm kalau mau terus berkarir dipolitik, kalau gak bisa jgn harap bisa jadi pemimpin yang lebih tinggi lagi

    ReplyDelete
  25. Ha ha ha...komentarnya pada gak bermutu. Lihat dan baca baik2 konteks pembicaraan dan kalimat seutuhnya. Jangan sepotong2 biar gak keliatan gobloknya.
    Heran, malaysia yg mayoritas bahkan islam juga aja gak seperti disini. Btw, semua yg di tangkap kpk, cb lihat agamanya.

    ReplyDelete
  26. memang kemungkaran ada di jakarta,tetapi kemungkaran jangan disediakn tempat dan dilegalkan, klo memang kebanyakan "penikmat" kemungkaran adalah orang2 islam (dan ini tugas berat para alim ulama,umara/pemimpin dan juga masyarakat untuk memberantas kemungkaran),apakah anda semua tahu ? bahwa penyedia kemungkaran adalah orang2 non islam atau minoritas,..??!!! so ini bukan memojokan minoritas! TAPI IINI BERUSAHA MENJALANKAN AMAR MA RUF NAHI MUNKAR..!!!!

    ReplyDelete
  27. katanya ahok tegas, kenapa ketegasannya bukan pada pemberantasan prostitusi, aneh nih ahok,
    contoh tuh bu risma, lebih berani dari ahok

    ReplyDelete

Powered by Blogger.