Header Ads

Aksi Bela Islam

Bakar Lafaz Allah dalam Video Klipnya, Siapa Katy Perry?

Katy Perry gigit liontin lafaz Allah - ROL/Youtube
Jauh sebelum terkenal seperti saat ini, Katy Perry memulai karir menyanyinya di gereja. Saat itu ia masih menggunakan nama aslinya, Katheryn Hudson.

Perry hidup dalam lingkungan gereja yang kental. Orang tuanya bekerja sebagai pengkhotbah Pantekostan, sebuah sekte Kristen yang taat.

Setelah sekian lama bernyanyi dan karirnya tak kunjung bersinar, Perry berpikir untuk menjadi budak setan. Ia bersedia menjual jiwanya asalkan bisa tenar seperti Amy Grant.

Perry pun mengaku sudah lama meninggalkan agama Kristen. Dalam wawancaranya dengan Marie Claire, Perry mengaku tidak percaya adanya surga atau neraka. Perry hanya percaya ada suatu kekuatan dahsyat yang mengatur alam semesta ini. Perry secara tegas juga menolak agama 'tradisional'. Namun ia merasa tetap dekat dengan Tuhan.

"Aku bukan Buddhis, aku bukan Hindu, aku juga bukan Kristen. Tapi aku merasa memiliki hubungan yang mendalam dengan Tuhan," katanya seperti dikutip ROL, Rabu (26/2).

Pandangan Perry ini sedikit banyak dipengaruhi tulisan Eckhart Tolle. Tolle merupakan penulis populer buku-buku bertema metafisika dan spriritualitas. Selain itu Tolle merupakan praktisi Meditasi Transedental atau suatu bentuk meditasi yang prosesnya menggunakan mantra.

Katy mulai tenah pada 2008 setelah merilis singel keduanya, "I Kissed a Girl", yang menduduki puncak tangga lagu internasional. [AM/Rol/Wikipedia/Bersamadakwah]

1 comment:

  1. Maybe she decided to stop dreaming and tune into reality in the light of experience and sense? It's a shame more people can't do that because they are so brainwashed and closed-minded.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.