Header Ads

Aksi Bela Islam

Mengharukan, Video “PKS di Mata Masyarakat” Ini Bikin Menangis

Video "PKS di Mata Masyarakat" (Youtube)
Sebuah video yang merekam pandangan masyarakat tentang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) beredar di Youtube. Video berdurasi 4 menit 14 detik ini rupanya membuat banyak penontonnya menangis.

“Nangis guwe,” tulis Nurman Syah mengomentari video yang dirilis Rabu (25/2) lalu ini.

“Mewek guwe..” timpal Tony Widiatmoro.

“Yang dari hati akan diterima juga oleh hati...” tambah Adi Nova.

Bahkan, ada pula pengguna Youtube yang menyarankan agar video ini yang dijadikan iklan PKS di televisi.

“Kenapa gak ini yang dijadkan iklan bang. Tinggal durasi dipendekin. Lebih ngena lho,” kata Enra Riesti.

Andi, pembuat video ini, mengungkapkan bahwa sebenarnya video ini bukanlah video iklan. Ia membuatnya dengan mewawancarai warga Jakarta secara alami, tanpa rekayasa.

"Mereka semua adalah orang-orang yang sudah cinta mati sama PKS. Apa yang saya tampilkan di video hanya menangkap apa yang ada di masyarakat secara alami dan tanpa rekayasa. Semua wawancara tersebut murni berdasarkan kemauan mereka dan gratis 100% tidak kami bayar," kata Andi dikutip dari Islamedia.

Dalam video yang diupload oleh JakartaTV ini, tampak sejumlah warga Jakarta dari beragam profesi mengutarakan pandangannya tentang PKS. Mereka rata-rata cinta partai Islam ini lantaran kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya saat mereka kesusahan atau ditimpa bencana.

Dani, misalnya. Warga Jakarta yang berprofesi sebagai pedagang ini merasakan kehadiran PKS pada saat-saat yang dibutuhkan. “Memang saya rasakan PKS itu, ketika banjir hanya PKS yang datang, mana yang lain?", katanya.

Bang "Gele" yang berprofesi sebagai pengamen jalanan menilai PKS hadir setiap saat untuk semua golongan.

"Banyak orang yang ketika membutuhkan mau merangkul, tapi ketika gue lihat dan gue rasakan PKS itu bukan hanya ketika membutuhkan, PKS hadir dalam setiap keadaan, ga pandang miskin kaya, semuanya dirangkul," tuturnya.

Yang paling mengharukan, agaknya adalah kesaksian Didi. Sopir truk korban kecelakaan ini mengaku sempat berputus asa. Ia bersyukur, PKS hadir untuk membantunya, diantaranya melalui advokasi kesehatan.

“Tadinya saya tidak bisa apa-apa. Berkat pertolongan PKS, saya sampai bisa duduk di kursi roda ini. Saya benar-benar berterima kasih...” ungkap Didi.


30 comments:

  1. Kalu PKS miring rame Media membicarakan sampe semua pemirsa bosan nonton tanyangannya..Jika PKS berbuat kebaikan mala sebaliknya Media bungkam seribu basa.....eeee kelakuan Zionis begitulah tak kurang akal liciknya

    ReplyDelete
  2. Kalau memang iya..seharusnya PKS belajar ikhlas, bukan berbuat agar dipilih pada pemilu, tapi berbuat karena Allah, karena Allah tahu apa yang mereka lakukan dan apa yang jadi niat mereka. Karena Allah ataukah karena pengen dipilih. Kalau karena pengen dipilih itu namanya riya' akan terhapus segala kebaikan amalnya. Tapi kalau karena Allah PKS akan jadi besar karena Allah pasti meridhoinya.

    ReplyDelete
  3. Ada saatnya publik HARUS tahu. Dan itu bukan soal keikhlasan tapi PEMBELAJARAN PUBLIK. Dan dalam Islam, itu memang ada agar umat menjadi lebih baik dari waktu ke waktu

    ReplyDelete
  4. bKenapa yg komen pd anonim ya ?g percaya klo Keselamatan datang cuma dr Alloh ? Hadehhhhh...klo yakin itu kebaikn jngn tampil ghoib. Brarti msh takut dg manusia. Klo msh tskut dg manusiaberarti slama ini ngumpet. Klo ngumpet brarti g tau fakta dlapangan dakwah islam sprti apa. Jd g usah komenin orng yg sdh kerja krn ente ngumpet cuma tau dr media smbil ngumpet. Smntra media itu punya siapa bung ? Dah kbanyakn dkibulin tp betah

    ReplyDelete
  5. apapun yang terjadi kami cinta PKS

    ReplyDelete
  6. ane tonton, tanpa ada suaranya sama sekali..tetapi airmata ini tetap mengalir di sudut mata ana, mungkin karena ada history di masa lalu dengan PKS, dan mungkin juga karena ana tau mereka adalah orang orang yang ikhlas dalam membantu sesama.

    ReplyDelete
  7. Bravo PKS..!!!
    Salam 3 Besar..!!!

    ........)I(...........

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. salut, ane blm apa2nya dibandingkan dengan mereka. Barakallah.

    ReplyDelete
  10. Bukan Partai Islam Kali.....kan sudah menjadi Partai Terbuka, ada Pendeta Kristen, Hindu dan Terakhir Syiah...berfikirlah sesuai Fakta.

    ReplyDelete
  11. Alangkah indahnya jika kita senantiasa fokus pada segala sesuatu kebaikan ^_^

    ReplyDelete
  12. Ingatlah anda yg terpilih, anda mewakili ribuan, puluhan ribu bahkan ratusan ribu. Kalau anda tidak amanah, apalagi menghianati, anda bisa bertobat kalau sempat, Allah Maha Pengampun. Ttp pernahkah anda berpikir bagaimana dosa anda sesama makhluk, anda harus
    minta maaf kepd yg memilih anda, kpd ybs, tahukan siapa org yg memilih anda?. Semoga anda yg terpilih amanah.

    ReplyDelete
  13. Mengapa harus pakai bendera partai kalau mau membantu?

    ReplyDelete
  14. 1. Supaya ketika banyak organisasi yang membantu, koordinasi di sesama mereka mudah.
    Bayangkan bila ada 10 organisasi, dan semua tidak pakai atribut.

    2. Supaya ketika ada terjadi kejadian yang tidak diinginkan, jelas siapa yang bertanggung jawab. Seperti ada yang membagikan makanan yang ternyata beracun, bila semua memakai atribut kan jadi mudah mengidentifikasi siapa yang harus bertanggung jawab. Betul?

    Daripada mengomentari orang yang sudah membantu, lebih baik tanya kemana orang yang berkomentar "kenapa pake atribut sih? riya' bgt"
    Apa dia membantu? Apakah komentarnya dia meringakan penderitaan para korban?

    ReplyDelete
  15. yang komentar sinis terhadap partai islam,,ana yakin karena mereka juga tidak ikhlas ketika islam menang dan mampu mengolah negara berpenduduk islam terbesar ini....

    ReplyDelete
  16. bekerja terus dengan cinta,insya allah keharmonisan akan tercipta

    ReplyDelete
  17. Dari dulu memang relawan2 PKS sangat bagus dan saya mendukung juga sampai Presiden nya Hidayat Nur Wahid, setelah dia bukan presiden lg, petinggi2 PKS (kebanyakan dari anggota DPR) menjadikan PKS rusak, dah mulai tergiur harta kali ya....

    ReplyDelete
  18. Kalau mau negeri ini baik, maka marilah kita saling berlomba tuk melakukan kebaikan, bukanx menghalangi orang lain berbuat baik. Baiknya kalau kita saling memuji bukannya saling menghujat.
    Bagi yang merasa lebih baik dr PKS, mari gabung kedalam barisan ini, sangat diharapkn orang2 yg snantiasa mengingatkn kebaikan dan ksabarn. PKS teruslah bekerja, semangat terus, salam 3 besar!!!

    ReplyDelete
  19. ya...hidup PKS!!!...meskipun bnyk org yg melihat dgn sebelah mata sm PKS tp sy tetap mendukung PKS krn sy tau bgmn mrk,sy bkn amggota atau kader PKS,sy cuma tinggal d sekeliling mrk,berkat mrk sy bnyk tau tentang agama sy

    ReplyDelete
  20. ini adalah satu-satunya partai yang bergerak sebelum menjabat.

    ReplyDelete
  21. ini partai bung, jika ia berbuat baik dan kemudian dipilih ya wajar saja. sbb bgmana mau berbuat lebih jka tdk bsa membuat perubahan ditingkat penyelenggara negara yang notabene besar pengaruhnya terhadap kehidupan bangsa seluruhnya. jgn apriori utk kawan2 yang membuat komentar hanya berdasarkan perasaan suka dan tdk suka tanpa mencari informasi yang jelas. ingat, tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta.untuk mengenal, carilah informasi dengan hati yang bersih dan tdk berprasangka buruk.

    ReplyDelete
  22. Saya cinta PKS. Tapi tetap ada kritik buat PKS. Saya senang bahwa kader2 dan pimpinan PKS punya kepercayaan diri dan keyakinan yang tinggi. Tapi saya juga sering merasakan ada kesombongan dan suka merendahkan dihati para kader2 PKS. Mungkin ini yg membuat banyak orang tidak simpati pada PKS. Ayo perbaiki diri..

    ReplyDelete
  23. Ya semoga PKS tetap istiqomah..

    ReplyDelete
  24. Religius, kejujuran, intelektual ok punya, keberanian nol besar, rubah gaya parlementer pks, belajar dari pilkada gubernur dki, sutiyoso, thn 2000, sukses pks

    ReplyDelete
  25. namanya juga propaganda.....namanya juga partai......gakk di hujatt..silahkan pilih partai anda sesuai keinginan anda....saya PPP sampai modar tetap PPP....semua partai tujuannya baik...yang jelek itu.....org yang menggunakan jalur partai untuk kebutuhan nafsunya...bukan untuk rakyat

    ReplyDelete
  26. Bagi orang yang BERAKAL menolong sesama adalah WAJIB, apapun organisasinya. Apalagi sesama partai dan yang komentar satu partai. Kalau menurut saya bukanlah keistimewaan.

    ReplyDelete
  27. cinta Islam..itu pilihan terbaik

    ReplyDelete
  28. berbuat baik, jadi aikon kebaikan biar Allah dan org2 beriman yg menilai

    ReplyDelete

Powered by Blogger.