Header Ads

Aksi Bela Islam

Jual Biskuit “Mengandung Babi”, Indomaret Minta Maaf

Biskuit "mengandung babi" yang dijual di Indomaret (Facebook)
Setelah mendapat protes gencar di media sosial dan media massa nasional, akhirnya Indomaret meminta maaf telah menjual biskuit impor yang mengandung unsur babi, tanpa penjelasan non-halal. Indomaret mengakui kelolosan dalam pengawasan produk.

"Kami minta maaf, ada unsur kita kelolosan juga. Tetapi kalau kita telusuri, kesalahan murni bukan di kita," ujar Marketing Director PT Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf kepada Okezone, Jakarta, Jumat (23/5).

Lebih jauh Wiwiek mengatakan, saat ini pihaknya telah menarik produk-produk yang mengandung babi tersebut. Pihaknya pun akan memberikan pengawasan yang ketat agar tidak terjadi kembali.

"Kita akan telusuri kajian untuk tidak terulang," ujarnya.

Walaupun akan merugikan perusahaan, namun dirinya lebih mementingkan masyarakat yang mayoritas muslim, agar dapat membeli produk yang aman. "Kita tarik semua, kita menjaga, kalau memang tidak halal, ya kita cegah," ujarnya.
Indomaret mengakui, 30 toko dari total 940 toko menjual biskuit mengandung babi, tanpa keterangan dan pemisahan produk non-halal. "Tetapi saat ini sudah kita tarik semua," ujarnya.

Menurutnya, komposisi produk yang disuplai dari pihak pengimpor berbeda dengan verifikasi komposisi tahap awal. Sehingga Indomaret tidak mengetahui tepatnya kapan komposisi itu berubah mengandung babi.

Kasus biskuit mengandung babi mulai mencuat ketika salah seorang mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Universitas Tokyo. "Hati-hati ya kalo belanja di Indonesia... Produk haram impor ini dijual bebas di Indomaret.. Coba lihat ini tertulis 'mengandung babi'" tulisnya sambil mengunggah gambar biskuit bertuliskan huruf Jepang yang berarti "mengandung babi". Kasus itu pun segera tersebar di media sosial dan akhirnya diangkat media nasional. [AM/rzy/okezone/bersamadakwah]

2 comments:

  1. Ga ngerti juga sih bahasanya, harus lebih teliti lagi sebelum membeli

    ReplyDelete
  2. Indomaret adalah waralaba bersystem, artinya segala produk yg dijual di indomaret telah melalui proses penyeleksian dari gudang indomaret sendiri sebelum diantar ke mini market "Indomaret" dengan truck expedisi khusus indomaret juga. Berarti system keluar masuknya barang untuk waralaba sebesar indomaret sangat lemah dan tidak terorganisir. atau bisa jadi memang ada faktor kesengajaan) kq bisa produk MURNI IMPORT tidak diketahui jenis bahan dan kandungannya sebelum dilempar ke konsumen? aneh untuk dibilang tidak disengaja/ tidak diketahui.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.