Header Ads

Aksi Bela Islam

PDIP Inteli Masjid se-Indonesia

Eva Sundari
Eva Kusuma Sundari, politisi PDIP yang pernah menuding situs Islam lebih berbahaya daripada situs porno, tidak menampik bahwa partainya kini menjalankan aksi intelijen terhadap masjid-masjid untuk mengawasi setiap khotbah yang ada.

Menurut anggota tim sukses Jokowi-JK ini, pihaknya melakukan pengawasan terhadap masjid-masjid, karena dikhawatirkan menjadi tempat terjadinya kampanye hitam.

Eva mengatakan, salah satu yang sudah menginstruksikan itu adalah PDC PDIP Jakarta Timur.

"Karena memang serangan kepada Jokowi-JK di masjid-masjid sangat intensif," kata Eva kepada situs RMOL, Jum’at (30/5).

Eva menyebutkan, kampanye hitam di masjid-masjid banyak terjadi. Bahkan, lanjutnya, kini makin marak dan masif.

Partai awalnya tidak menghiraukan. Namun, pihaknya menilai aksi ini makin marak. Mereka heran kenapa masjid menjadi tempat kampanye hitam.

Bahkan, pihaknya juga akan merekam aktivitas khutbah di masjid-masjid. "Jadi diperlukan pemantauan. Kalau bisa direkam agar supaya masjid tidak dikotori fitnah," katanya.

Cara ini, kata Eva, memang belum semua daerah atau masjid-masjid di Indonesia belum semua dipantau. Namun, ke depannya akan diberikan instruksi agar seluruh masjid di Indonesia dipantau.

"Bukan tidak mungkin diikuti seluruh (Indonesia). Karena di Jabar sangat meluas," kata anggota Komisi III DPR ini.

Cara-cara PDIP ini mengingatkan cara Orba di periode 1970-1980-an. Saat itu setiap masjid diminta memberikan daftar khatib yang akan berbicara di khutbah Jumat. Bahkan di masjid-masjid tertentu rezim Orba sampai meminta bahan yang akan dikhotbahkan. Saat itu para pengurus masjid (DKM) harus melaporkan hal itu kepada Dinas Sospol setempat. [Inilah.com/bersamadakwah]

14 comments:

  1. CAlonn Penduduk NERAKA ,,

    ReplyDelete
  2. aliran sesat

    ReplyDelete
  3. takut kalah?

    ReplyDelete
  4. pemenangnya sudah tercatat di TANGAN ALLAH... wait and see.. Semoga yang terbaik yang menjadi pemimpin Indonesia ke depan dan yang terpenting pemimpin yang ADIL. jangan sampai Indonesia dipimpin MUNAFIKUN apalagi KAFIRUN.

    ReplyDelete
  5. Mana komen pasukan nasi bungkus???

    ReplyDelete
  6. Inilah salah satu "Buah" hasil Demokrasi......sudah tahu mana yg baik dan yg buruk....tapi kalo demi hawa nafsu maka yang buruk menjadi baik dan baik menjadi buruk.....agama hanya ditaruh dirumah saja, keluar rumah agama sudah bukan lagi sebagai petunjuk....marilah jadikan agama sebagai pedoman hidup kita dalam segala aspek kehidupan di dunia....

    ReplyDelete
  7. Kalo dolly gak dimonitor ya. wkwkwkwkkw

    ReplyDelete
  8. inilah partai preman..partai tukang maksiat..partai anti islam..pembela liberal..syiah dan kristen

    ReplyDelete
  9. Udh jelas pdip anti islam yg merasa muslim ayoo jgn coblos jokowi jk

    ReplyDelete
  10. ya nih jokowi bikin ane juga geram...
    yuk mari sama2 kita santet jokowi dengan mencoblos fotonya di tps terdekat saat pemilu nanti...

    ReplyDelete
  11. Superman merepet...
    betol semuanya.....ayo sikat mereka.....

    ReplyDelete
  12. kalo masih jadi gubernur saja, sudah bisa membiarkan " anak anjing-nya" merusak gereja. apa lagi kalo sudah jadi presiden... bisa-bisa ntar kalo mau shalat jum'at harus ada ijin dari rt/rw.. kalo mau lebaran harus bayar pajak daerah/upeti lebaran, shalat subuh dilarang pake adzan karena ganggu orang tidur...cuihhh... NAJIS...

    ReplyDelete
  13. aneh bin lucu yah?ko bisa masjid di awasi???lah ko dolly tidak segera di eksekusii???

    ReplyDelete
  14. Mana ada kebo punya otak.....ga ada kan..??? Sama kyk org partai kebo.....otaknya cuman mikirin makanan, rakus, dan menghalalkan sgala cara.....

    ReplyDelete

Powered by Blogger.