Header Ads

Aksi Bela Islam

Setelah Mengganti Kalimat Syahadat dengan “Islam Pendusta”, Partai Ini Kalah Pemilu

Partai Kebebasan (PVV) pimpinan Geert Wilders yang sebelumnya diprediksi menang besar dalam pemilu parlemen Eropa di Belanda, ternyata justru jatuh dan mengalami kekalahan. Menurut perhitungan cepat yang dilakukan Ipsos dan disiarkan televisi NOS, Kamis (22/5) malam, partai itu menempati urutan buncit perolehan suara.

Sebelumnya, menjelang pemilu, Geert Wilders semakin keras memusuhi Islam. Ia juga semakin gencar membagikan stiker mirip bendera Saudi yang telah dimodifikasi. Kalimat syahadat pada bendera berwarna hijau itu diganti Wilders dengan kalimat “Islam Pendusta, Muhammad Pedofilia.”

Meski perhitungan suara resmi baru dilaksanakan Ahad (25/5), Wilders mengakui penurunan dukungan untuk partainya. Dari 17 persen pada Pemilu 2009 menjadi 12 persen menurut perhitungan cepat.

"Kita sudah bertarung seperti singa, tapi nyatanya adalah, hasil perhitungan cepat ini mengecewakan,” kata Wilders kepada pendukung PVV seperti dikutip kantor berita Jerman, DW.

Wilders beralasan, buruknya perolehan suara PVV karena partisipasi pemilih yang rendah. [AM/bersamadakwah]

4 comments:

Powered by Blogger.