Header Ads

Aksi Bela Islam

Dilecehkan Wimar, Aa Gym: Perbuatan Buruk akan Kembali pada Pelaku

Aa Gym
Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar mengaku sama sekali tidak memerlukan permintaan maaf dari Wimar Witoelar. Tokoh Islam yang biasa disapa Aa Gym ini juga mengatakan hingga saat ini belum ada kontak sama sekali dari Wimar.

Aa Gym beralasan ia tak butuh permintaan maaf karena setiap perbuatan seseorang akan membawa dampak ke dirinya sendiri. “Siapa berbuat baik akan kembali pada dirinya sendiri dan sebaliknya, perbuatan buruk juga akan kembali di pribadi pelaku,” papar Aa Gym dalam pernyataannya yang dikutip dari ROL, Sabtu (22/6).

Aa Gym berujar ia sama sekali tidak terancam oleh caci maki dan penghinaan dari siapapun. “Kita terancam dari perbuatan dan perilaku hina diri kita sendiri,” ujarnya. Jika terlanjur melakukan perbuatan salah, ungkap Aa Gym, sebaiknya orang tersebut segera bertobat kepada Allah dan meminta maaf kepada yang disakiti.

Sebelumnya Wimar memposting sebuah foto yang berisi Prabowo Subianto yang diapit pimpinan koalisi merah politik. Foto tersebut juga memuat beberapa tokoh Islam seperti Aa Gym, Habib Riziq dan terpidana kasus terorisme seperti Amrozi dan pimpinan Alqaidah Osama bin Laden. Foto tersebut juga dilabeli dengan “Gallery of Rogues.. Kebangkitan Bad Guys” dalam akun Facebooknya.

Wimar menyatakan sudah meminta maaf mengakui kesalahannya khususnya kepada Muhammadiyah yang logonya tercantum dalam foto tersebut. [ROL/Dakwatuna/Bersamadakwah]

5 comments:

  1. Saya yakin, jika Wimar baca atau dengar tentang hal ini, rambutnya yang keriting itu langsung jd lurus krn ngeri....

    ReplyDelete
  2. Dr dl komentarnya ga pernah laku...liat gayanya aja keliatan dungunya

    ReplyDelete
  3. Pesan buat Aa Gym, jangan dekat2 dia, nanti kalau terkena ludahnya harus dicuci 7 kali

    ReplyDelete
  4. Ampuni kami ya Rabb jangan glongkan kami trmasuk orang yg suka menghina dan jauhkan kami dari fitnah dunia

    ReplyDelete
  5. Pelakunya saat ini sudah menghilang dari peredaran

    ReplyDelete

Powered by Blogger.