Header Ads

Dubes Palestina: Prabowo Sumbang Palestina Rp 500 Juta Saat Invasi Israel

Prabowo Subianto
Setelah muncul berita palsu bahwa Duta Besar Palestina mendukung Jokowi, kini Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz N Mehdawi menyatakan secara resmi bahwa Pemerintah dan Rakyat Palestina mensyukuri dukungan kuat pemerintah, parlemen, partai-partai politik dan organisasi-organisasi kemasyarakatan, media massa serta kalangan mahasiswa dan aktivis lembaga swadaya masyarakat di Indonesia selama ini.

Dalam konteks bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, katanya, berbagai pihak di Indonesia senantiasa mengulurkan tangan mereka, termasuk Partai Gerindra. Partai yang mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden itu pernah memberikan donasi senilai Rp 500 juta ketika Israel menginvasi Gaza beberapa waktu lalu.

Di mata Dubes Fariz, dukungan dan komitmen Indonesia pada Palestina yang merdeka dan berdaulat itu tidak pernah berubah dan senantiasa kuat sejak era Pemerintahan Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Semua mendukung kemerdekaan Palestina. Saya berharap kebijakan ini tidak berubah. Kami pun tidak ingin isu Palestina ini menjadi isu kontroversial. Sebaliknya kami ingin isu Palestina merupakan isu yang menyatukan bukan isu yang memisahkan orang-orang Indonesia," kata Fariz seperti dikutip Antara, Selasa (24/6).

Dalam konteks perjuangan kemerdekaan Palestina, masyarakat internasional yang mendukung Palestina itu tidak hanya datang dari kalangan Muslim tetapi juga Kristiani dan pemeluk agama-agama dan kepercayaan yang lain, katanya.

"Masalah Palestina ini juga menyangkut isu keadilan," katanya.

Sebelumnya, portal daerah Antaranews Biro Sulawesi Selatan “www.antara-sulawesiselatan.com” diretas (spoofing) seseorang. Melalui sproofing itu, seseorang secaratidak sah telah mengakses sistem portal Antaranews Biro Sulawesi Selatan tersebut dan mengunggah berita yang mengisyaratkan dukungan kepada Capres Jokowi-JK. Hingga hari ini tidak ada yang mengaku bertanggungjawab sebagai pelaku. [Jj/Antara/bersamadakwah]
Powered by Blogger.