Header Ads

Aksi Bela Islam

Mengapa Forum Ulama Haramkan Pilih Jokowi-JK? Ini Alasannya

Sejak berdiri pada tahun 2011, Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) selalu menghindar dari politik praktis. Namun, untuk pemilu presiden (Pilpres) kali ini, FUUI mengeluarkan maklumat haram untuk memilih pasangan Jokowi-JK. Alasannya, pasangan itu dinilai meresahkan dan mengancam eksistensi umat Islam. Pasangan itu juga dinilai akan berpotensi menciptakan iklim sentimen keagamaan yang dapat bermuara pada konflik horizontal.

Penilaian itu muncul atas keputusan dan rencana politik yang selama ini telah dinyatakan secara terbuka baik oleh institusi maupun oleh tim sukses bila pasangan itu berhasil terpilih. FUUI yang selama ini menyatakan bersih dari politik praktis, kini merasa wajib untuk memberikan pandangannya. Pihaknya menyatakan, sikap itu muncul agar umat Islam tidak salah dalam memilih pemimpin. Putusan maklumat ini diakui telah melalui proses yang panjang.

“Saya perlu pertegas, ini tidak dalam posisi dukung mendukung salah satu calon, kami berkomitmen hanya untuk memikirkan umat, kami bersih dari kepentingan politik praktis," ujar Athian Ali Ketua FUUI, kepada wartawan di Masjid Al-Fajr, Jalan Cijagra, Kota Bandung, Senin (30/6) seperti dikutip ROL, Selasa 91/7).

Dalam Plipres tahun ini pihaknya mengeluarkan maklumat dalam bentuk ijtihad syar'i. Hal ini diakuinya untuk membimbing umat Islam agar mereka bisa memilih seuai dengan syariat Islam. Ia juga menyatakan bahwa pernyataan resmi ini dikeluarkan untuk menyelamatkan umat agar tidak mengambil keputusan yang salah.

Athian sendiri mengakui bahwa sangat mungkin maklumat yang dikeluarkan akan terkesan mendukung salah satu calon dan menafikan calon lain. Namun, ia mengklaim bahwa putusan ini murni ditinjau melalui dasar syar'i dan hukum Islam. "Kalau sudah bicara hukum ini tentu saja kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT, dunia akhirat," katanya.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya secara syar'i, pihaknya tidak melihat sosok ideal pada dua calon presiden. Menurutnya tidak ada satupun calon presiden yang dianggap layak untuk dipilih mewakili umat. Namun, dalam hal ini mereka harus melihat mana yang nilai kerentanannya bagi umat paling rendah.

Ia tidak menafikkan adanya ajakan salah satu pihak Capres agar FUUI memberikan dukungannya. Namun, FUUI tetap menyatakan sampai detik ini tidak pernah tereseret dan tidak ada hubungan dengan salah satu timses manapun. "Kami sedang berusaha memberi kesan bahwa kami tidak mewakili capres manapun, jadi kami nggak ada niatan untuk merapat kepada capres manapun," tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa putusan ini dikeluarkan salah satunya berkaitan dengan niat kubu Jokowi-JK untuk memperjuangkan pencabutan ketetapan MPRS No. 25 Tahun 1966 tentang Larangan Paham Komunisme. Hal itu menurutnya diikuti pula oleh keberpihakan kubu capres nomor dua itu kepada paham yang menurut Syariat Islam sesat, seperti Ahmadiyah, Islam Liberal, dan Syiah.

Pengharaman FUUI ini berangkat pula dari keinginan kubu Jokowi-JK untuk menolak Perda Syariat Islam. Hal ini diangap sebagai bentuk pernyataan terbuka terhadap kebencian pada Syariat Islam. "Karena secara UU No.11 tahun 2011 dan UU Otonomi Daerah sangat memungkinkan lahirnya sebuah Perda yang melindungi adat istiadat di daerah termasuk agama, pandangan, paham dan sebagainya. Seharusnya dihormati karena Islam salah satu dari enam agama yang diakui oleh negara," jelas Athian. [ROL/bersamadakwah]

38 comments:

  1. alesan utamanya, SERAKAH KEKUASAAN

    ReplyDelete
  2. "Sesungguhnya, kerusakan rakyat disebabkan oleh
    kerusakan para penguasanya, dan kerusakan
    penguasa disebabkan oleh kerusakan ulama, dan
    kerusakan ulama disebabkan oleh cinta harta dan
    kedudukan, dan barang siapa dikuasai oleh ambisi
    duniawi ia tidak akan mampu mengurus rakyat
    kecil, apalagi penguasanya. Allah lah tempat
    meminta segala hal”
    (Abu Hamid al-Ghazali, Ihya ulumuddin juz II ,
    (Beirut: Dar Kutub al-Ilmiyah, hlm 381).

    ReplyDelete
  3. Menurutku:
    Kalo presidennya prabowo, negara kita akan "gini-gini" aja.. ga ada perubahan,
    Kalo presidennya jokowi, akan ada perubahan tapi ga tau akan jadi lebih baik atau lebih buruk
    Pilih mana yooo..

    ReplyDelete
  4. no 1 lmbang persatuan no 2 lmbang perpecahan.. Golput lebih mulia daripada memilih jokowi, pilih prabowo ato tdk sama sekali ini murni demi kemaslahatan umat, pikirkanlah lebih dalam dan renungkanlah dukungan PPP, RHOMA IRAMA, MAHFUD MD dan yg lainnya bukanlah dukungan atas nama golongan apapun tetapi murni demi kemaslahatan ummat..

    ReplyDelete
  5. manusia bodoh yg buta hati dan pikiran akan memilih capres yg berseberangan dgn islam karena yg tampak baginya hanya luarnya saja...dia tidak mau menyelidiki orang ini siapa...asalnya darimana....disekelilingnya siapa dan siapa saja pendukungnya.....inilah tipe manusia berkhianat kepada negara dan agamanya...

    ReplyDelete
  6. Anonim ini mengatakan :
    "Anonim mengatakan...
    dasar statement dari mereka saja tidak ada sumbernya... gimana mau bisa di percaya berita kayak begini... yg jelas2 nyata tuh kereta lokomotif no 1.
    gerbong nya isi mafia dg sama nama2 dibawah ini?
    noted, lokomotif nya ga salah, cuma gerbong nya itu lhoooo :p" ===>

    sudah jelas dinyatakan sbb:
    "Ia menambahkan bahwa sebenarnya secara syar'i, pihaknya tidak melihat sosok ideal pada dua calon presiden. Menurutnya tidak ada satupun calon presiden yang dianggap layak untuk dipilih mewakili umat. Namun, DALAM HAL INI MEREKA HARUS MELIHAT MANA YANG NILAI KERENTANANNYA BAGI UMAT PALING RENDAH....

    KALO MAU PILIH "ITU" SILAHKAN SAJA

    ReplyDelete
  7. Apa benar isi beritanya? Klo benar konfrensi pers dong biar semua umat islam lihat. Kami ini buta soal yang begini jadi harus jelas dan harus berani bersumpah atas nama Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, mumpung msh ada waktu. Klo ini tidak benar berarti ini adalah fitnah. Anda tahu kan hukumnya. Klo anda benar jangan takut, kami tunggu konfrensi persnya. Jangan sampai ini hanya fitnah

    ReplyDelete
  8. ini web isi nya untuk menjelek kan pasangan capres Jokowi...
    jangan asal menfitnah orang sebelem ada bukti nya...
    anda di bayar berapa untuk menyudutkan pasangan jokowi oleh pasang capres sebeleh??

    ReplyDelete
  9. Lebih baik, anda rubah blog ini dengan nama: Bersama fitnah
    Jokowi itu orang islam. gk akan pro sama komunisme.
    jangan bandingkan jokowi dengan kesempurnaan. karena jokowi tidak akan bisa mengalahkan kesempurnaan.
    coba bandingkan dengan prabowo.
    adhiknya prabowo aja jelas orang kristen.
    hu. berita hoax di sebar.
    hati" klo mengkafirkan orang.
    bisa jadi anda sendiri yg kafir.

    ReplyDelete
  10. kentara sekali...web ini isinya menjelekkan jokowi semua...hadewwwwww.......semakin di jelekkan semakin saya mantap pilih no 2....

    ReplyDelete
  11. jokowinya ga ada yg salah, tapi sekelilingnya & rencana kerjanya yg ga mendukung kemaslahatan umat islam yg notabene terbesar di indonesia. org yg takut akan perda syariah adl org yg "ada" salah, kalo ga salah ya ga usah takut.

    ReplyDelete
  12. AGAMA ISLAM GAK MUNGKIN MENGHARAMKAN UMATNYA SENDIRI......

    ReplyDelete
  13. APA AKAN ADA BERJUTA UMAT YG BERDOSA KARNA PILIH JIKOWI???? SUNGGUH DI LUAR NALAR DAN LOGIKA......

    ReplyDelete
  14. Ketika hati sudah digelapkan oleh hawa nafsu dunia setan, maka butalah mata hati. Yang ada adalah semangat "paling benar" dan membungkusnya dengan "dalil syar'i buatan manusia". Sungguh menyedihkan. harusnya tabayyun, bukan su'udzon. Sungguh, sebagian prasangka itu dosa. kelompok ini telah memakan bangkai saudaranya sendiri. Astaghfirullah.

    ReplyDelete
  15. http://m.kaskus.co.id/thread/53a12c57582b2e953e8b45c9/?ref=homelanding&med=hot_thread

    ReplyDelete
  16. Ketika hati sudah digelapkan oleh hawa nafsu dunia setan, maka butalah mata hati. Yang ada adalah semangat "paling benar" dan membungkusnya dengan "dalil syar'i buatan manusia". Sungguh menyedihkan. harusnya tabayyun, bukan su'udzon. Sungguh, sebagian prasangka itu dosa. kelompok ini telah memakan bangkai saudaranya sendiri. Astaghfirullah........( artinya (BISA MENDEKATI FITNAH)

    ReplyDelete
  17. Dari segi pribadi Capres, kita melihat sosok Jokowi tampaknya lebih Islam dari Prabowo. Sejak kecil Jokowi muslim dan menurut seorang kyai di Solo, saat Jokowi belum terjun ke Politik sering ikut pengajian.

    Tapi yang menjadi permasalahan banyak orang adalah partai pengusungnya, yang dalam kancah perpolitikan di DPR sering terlihat menentang kebijakan-kebijakan yang dibutuhkan umat Islam. wallahu A'lam.

    Prabowo sendiri kita tahu 2009 menjadi cawapres mendampingi Capres Megawati lo, ini tentunya karena visi dan misi yang sama.

    Tetapi untuk saat ini, Prabowo malah di dukung oleh Partai-partai Islam.

    ReplyDelete
  18. Kadang banyak orang bilang tidak pro sana sini, akan tetapi bahasanya pun mengarahkan....Audzubillahhimindalik...Istigfar...3x Astagfirullah...

    ReplyDelete
  19. Ya, saya juga sependapat kalo secara pribadi jokowi lebih baik dari prabowo... cuma partai pendukungnya itu loh... hadeuh...
    Saya denger PKS juga awalnya merapat ke jokowi tapi karena ga ada DEAL dengan PDIP larilah ke prabowo... hadeuh lagi...

    ReplyDelete
  20. Pertama : publikasikan dan berikan hak jawab kepada pihak yg dituduh tersebut secara terbuka agar semua jelas. Ini untuk menghindarkan kemungkinan terjadinya fitnah.

    Kedua : Selama umat islam tidak bisa bersatu, terkotak kotak dalam partai yg masing2 punya kepentingan sendiri2, serta selama petinggi2 partai islam masih tertarik untuk korupsi, saya yakin siapapun presidennya, sampai kapanpun syariat islam bukan hal yg menarik buat mereka..

    ReplyDelete
  21. yg jelas kader nasdem ada yg hadiri kemerdekaan yahudi, ada liberal, ada syiah itu fakta bos

    ReplyDelete
  22. BERARTI YANG MILIH JOKOWI-JK BAKAL MASUK NERAKA KARNA TELAH MELAKUKAN PERBUATAN YANG MELANGGAR AGAMA......

    ReplyDelete
  23. 3x Astagfirullah...
    kami memang tidak bermaksud pro sana-sini, tapi untuk berdiskusi. mungkin ada salah tulis sedikit yang harusnya begini:

    Prabowo sendiri kita tahu 2009 menjadi cawapres mendampingi Capres Megawati, ini tentunya karena visi dan misi yang sama dengan partainya.

    Tetapi untuk saat ini, kenapa Prabowo malah di dukung oleh Partai-partai Islam?

    Padahal kan visi misi kedua partai pengusung Capres sejalan jika melihat duet Mega-Prabowo pada 2009.

    ReplyDelete
  24. Publikasikan dong dan berikan hak jawab biar d jawab oleh jokowi benar tdk dia mendukung syiah ..agr tidak terjadi fitnah

    ReplyDelete
  25. semua itu benar, tapi bukan jokowi langsung yg menyatakan, tapi pengikutnya...
    setahu saya jokowi nya bagus,tapi pengikut atau relawan pendukungnya yang sangat diragukan..makanya banyak yg suka jokowi tp malah pilih prabowo...
    jokowi itu menurut saya "right man at the wrong place"..

    ReplyDelete
  26. gampang baget geluarin fatwa haram...kayak tuhan ajah...

    ReplyDelete
  27. Umat muslim yg memilih capres yg menolak uu pornografi dan hukum islam telah menghianati saudaranya yg muslim.....

    ReplyDelete
  28. Umat islam yg memilih capres anti hukum islam telah menhianati saudaranya yg islam

    ReplyDelete
  29. Saya mendukung fatwa itu, nama yg menjadi masalah adalah, Apakah FUUI sudah melakukan konfirmasi/bertemu langsung dgn jokowi akan kebenaran berita ini, karena pernyataan ini bukan dari jokowi langsung, bisa saja ini pendapat pribadi dari pendukung jokowi, itu satu. yg kedua; katakanlah benar jokowi akan melakukan hal yg dituduhkan, apakah FUUI sdh melakukan dakwah / menasehati jokowi? karena setahu saya jokowi adalah seorang muslim.

    ReplyDelete
  30. black campain, katanya muslim tapi buka@ aib orang, kebenaranya aja masih diragukan, jadi fitnah ntar

    ReplyDelete
  31. Ini kan uda dipublikasikan kalo g bnr jokowi-jk or pendukungnya langsung clear dong

    ReplyDelete
  32. begitu gampang nya bahasa HARAM MENGHARAMKAN. bagai mana dengan bahasa HALAL dengan menghalalkan segala cara... Mikir

    ReplyDelete
  33. klo ternyata jauh dari fakta ini fitnah dan merupakan bagian dari black campaign...
    tapi apabila ini benar maka ini merupakan "negative campaign" lumrah dilakuakn di negara" maju dan berkembang...

    akan tetapi saya akan menyalin komentar doa dan harapan dari salah satu sesama muslim

    doa Rasullulah kala itu :
    “Ya Allah, kokohkanlah Islam dengan salah satu dari dua orang yang
    paling engkau cintai, dengan Umar bin al-Khattab, atau dengan abu Jahal
    Bin Syam.” Ternyata yang dikabulkan oleh Allah adalah Umar bin al-
    Khattab.

    dan klo doa ku saat ini tepatnya:
    "Ya Allah, selamatkan bangsa ini dan kokohkanlah islam dengan salah
    satu dari dua capres yang paling engkau cintai, dengan yang nmr 1 atau
    dengan yang nmr 2" aamiin

    ReplyDelete
  34. saya mendukung fatwa fuui...islam akan mengalami nasih seperti rohingnya...ingat kumunis menghalalkan segala cara!!!!! tumpas pki!!!!!!

    ReplyDelete
  35. baik dan tidaknya presiden bukan sekarang, nanti kalau sudah dilantik dan berjalan selama waktu tertentu, baru kita tahu. kalau gagal paling juga alasannya: "yaa saya sudah berusaha semaksimalnya, dengan gaji (2 M?) sebulan kalau hanya mampu segitu harap maklum lah...maafkan saya" wakilnya juga akan gitu...

    ReplyDelete
  36. Gx semudah itu bung mencabut atau merubah UU, mang kayak nyabut singkong apa, yang jadi presiden siapa?yang ngeluarin keputusan jg siapa? pakai pikiran seorang cendikiawan geh, 2014 ne, pahami aturan pemerintah jika perlu bangaimana dalam mengambil sebuah kebijakan, semua dilibatkan bung.....

    ReplyDelete

Powered by Blogger.