Header Ads

Aksi Bela Islam

Gagal Bunuh Komandan Al Qassam, Zionis Bantai Istri dan Putrinya

Bangunan Gaza luluh lantak
Istri Komandan Umum Brigade al Qassam, Muhammad Dhaif, dan putri satu-satunya, gugur dalam serangan udara Zionis pada rumah keluarga Dalou di kota Gaza, Selasa (19/8) malam. Demikian diungkapkan Musa Abu Marzuq seperti dikutip InfoPalestina, Rabu (20/8).

“Sebuah langkah yang tidak diprediksi, Israel mengumumkan jatunya tiga roket ke wilayahnya. Selanjutnya Netanyahu mengumumkan penghentian perundingan (di Kairo) dan menarik delegasinya serta mengakhiri gencatan senjata. Langkah ini membuat semua pihak bingung,” tambah anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas itu.

“Kita tidak mengerti latar belakang langkah Zionis ini. Tidak lama kemudian kami mendengar berita, tidak ada roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza. Namun semua itu hanyalah alasan penjajah Zionis untuk membunuh tokoh besar Hamas, yakni Komandan Umum Brigade al Qassam Muhammad Dhaif.”

Dia menegaskan bahwa kebodohan Netanyahu ini telah menambah daftar kejahatan baru dalam membunuh warga sipil Palestina, melanggar perjanjian dan kesepajatan serta kekecewaan baru intelijen Zionis.

Surat kabar Zionis di halaman muka yang terbit hari ini, Rabu (20/8), membuat judul sangat provokatif: Target – Muhammad Dhaif.

Brigade al Qassam sendiri telah menantang penjajah Zionis untuk mengumumkan sebab yang sesungguhnya di balik serangan pengecut pada rumah keluarga Dalou.

Al Qassam menegaskan akan membalas tindakan biadab Zionis. “Dengan melanggar gencatan, penjajah Zionis telah membuka pintu neraka untuk dirinya,” tegas Al Qassam.

Tiga orang dari keluarga Dalou gugur dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangkaian serangan udara yang dilancarkan pesawat-pesawat tempur Zionis ke Jalur Gaza. Salah satunya menarget rumah tinggal. Serangan Zionis ini telah melanggar gencatan sementara yang dimediatori Mesir. Gencatan sendiri akan berakhir pada Selasa/Rabu tengah malam.

Eskalasi Zionis ini langsung dibalas oleh Brigade al Qassam dengan menghujani wilayah Zionis dengan 50 roket hanya dalam tempo 20 menit saja. [InfoPalestina/BersamaDakwah]


No comments

Powered by Blogger.