Header Ads

Aksi Bela Islam

Setelah 1750 Sentra Ekonomi Ditutup, Liga Sepakbola di Israel Ditunda

sepak bolea israel
Setelah 1750 sentra ekonomi ditutup, kini pertandingan Liga Sepakbola di Israel ditunda. Siaran TV2 Zionis pada Rabu (20/8) malam menyiarkan pengumuman penundaan Liga Sepakbola di Israel karena situasi keamanan. TV2 Zionis menyatakan hal itu disebabkan oleh penghentian operasi bus-bus angkutan publik mulai kemarin malam di wilayah selatan.

Dikutip dari InfoPalestina, Kamis (21/8), Federasi Sepakbola Zionis mengatakan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk membatalkan dua pertandingan yang sedianya dilangsungkan kemarin malam karena roket-roket perlawanan Palestina terus berjatuhan dari Jalur Gaza. Federasi menambahkan bahwa nasib pertandingan untuk pekan depan, yang merupakan pertandingan istimewa yang ditunggu-tunggu pada hari Sabtu nanti, masih beluk diketahui.

Keputusan tersebut menyusul pernyataan yang disampaikan Jurubicara Brigade al Qassam, sayap militer gerakan Hamas, Abu Ubaidah, yang meminta perusahaan-perusahaan penerbangan dunia agar membatalkan penerbangan mereka ke Bandara Zionis Ben Gurion, mulai pukul 6 pagi hari ini, Kamis (21/8). Dia juga mengingatkan kepada penduduk Zionis di sekitar Jalur Gaza agar tidak kembali rumah-rumah mereka dan atau berada di kerumunan-kerumunan tempat permainan.

Abu Ubaidah menjelaskan bahwa semua itu dilakukan agar pihak Zionis merasakan sebagaimana yang dirasakan Komandan Umum Brigade al Qassam Muhammad Dhaif, yang menjadi incaran Zionis dan operasi pembunuhan.

Sebelumnya sumber media zionis menyebutkan, pemerintah menutup ratusan sentra ekonomi di sejumlah pemukiman yahudi di wilayah Palestina jajahan 48, khawatir menjadi sasaran serangan faksi-faksi perlawanan di Gaza, yang bisa mengakibatkan kerugian besar.

Situs BTB zionis menyatakan, sekitar 1750 sentra ekonomi zionis di sepanjang perbatasan Gaza ditutup penuh sejak awal agresi zionis ke Gaza, di samping jumlah lainnya di sejumlah kawasan berbeda. [InfoPalestina/BersamaDakwah]

No comments

Powered by Blogger.