Header Ads

Aksi Bela Islam

Beginilah Akhir Riwayat Artis yang Sebut Rakyat Palestina Pantas Mati

Joan Rivers
Komedian terkemuka Amerika Serikat, Joan Rivers, dilaporkan meninggal dunia setelah berada dalam kondisi koma selama sepekan. Dilansir Reuters, ia meninggal di sebuah rumah sakit di New York dalam usia 81 tahun.

Putri Joan Rivers, Melissa menyatakan bahwa ibunya meninggal dunia pada pukul 13:17 waktu setempat. "Ibu meninggal dalam kondisi tenang, dikelilingi keluarga dan teman-teman," ujar Melissa.

Rivers pernah membuat geger dengan komentarnya yang mengejek warga Palestina ketika militer Israel menyerang Jalur Gaza. Dilansir Independent, Rivers tersebut menyebut bahwa warga Palestina layak tewas diserang Zionis Israel.

Rivers memang selama ini dikenal sebagai pendukung Zionis Israel. "Setidaknya orang-orang yang mati adalah orang-orang dengan IQ rendah." cetusnya. Tentu saja pernyataan kontroversialnya itu mengundang kecaman dari masyarakat dunia lantaran lebih 2.000 warga Gaza kehilangan nyawa. [ROL/BersamaDakwah]


16 comments:

  1. skrng rasakan siksamu dialam kubur...

    ReplyDelete
    Replies
    1. tuatua keladi makin tua makin tidak tahu diri

      Delete
  2. semoga allah mengampuninya
    dan hal ini bisa dijadikan oleh seluruh umat muslim di dunia atau seluruh umat agama lainnya agar untuk dapat lebih berhati2 dalam segala ucapanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Allah bisa mengampuni dosa lain selain menyekutukan Allah

      Delete
  3. itulah sebabnya ada pepatah, Mulutmu harimaumu. Jangan asal ngomong jd orang

    ReplyDelete
  4. Hahahaha....lucu...kata2 dia berbalik ke dia sendiri...gpp,deh...kata anaknya meninggalnya tenang...

    ReplyDelete
  5. Pas ditanya "Man robbuka?" Doi diem aja planga plongo,, *nah loo sapahh yg IQ rendah*

    ReplyDelete
  6. Seakan-akan berita ini senang terhadap kematian seseorang. Mau dia bilang apa-pun itu, tidak perlu lah membuat headline seperti itu. Apalagi di sebuah website dengan nama bersamadakwah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukannya dia duluan yang senang jika ribuan umat muslim di Gaza meninggal karena serangan Yahudi Israel yang membabi buta? Kok anda gak komentarin pernyataan dia

      Delete
    2. Hmmmm.... Sori nih, tapi apa gunanya juga mengomentari pernyataan orang seperti ini? Saya juga bukan pendukung gerakan Israel terhadap Gaza... Tapi dengan berita seperti ini, dengan headline seperti itu, dan dengan foto yg kurang pantas seperti itu, di website yg dibilang 'bersamadakwah', seakan2 merasa orang ini pantas untuk mati. Memangnya kita sudah siap untuk mati? dan merasa kita sudah jauh lebih baik daripada dia? Setahu saya sih yg menilai hanya yg di Atas. Setuju dengan komentar yg kurang setuju dengan adanya headline seperti itu. Masih banyak hal lain yg bisa diberitakan daripada berisi hal2 yg kontroversial yg menambah perselisihan.

      Delete
    3. "Rivers tersebut menyebut bahwa warga Palestina layak tewas diserang Zionis Israel."

      "Masih banyak hal lain yg bisa diberitakan daripada berisi hal2 yg kontroversial yg menambah perselisihan."

      so gak mungkin ada asap kalau gak ada api, yg kontroversial penyulut perselisihan itu si Jahanam Rivers
      bila ada yg tidak suka dgn pemberitaan ini, harap MUNDUR tidak usah mengomentari pemberitaan ini ? karna tidak ada gunanya berdakwah kpd orang yg tidak merasakan satu tubuh dgn orang palestine yg dijajah si biadab zionis

      Delete
  7. sukur dah mati karena kamu juga layak mampus...komedian ga lucu ha..ha

    ReplyDelete
  8. Yg IQ rendah itu ankny x yah..y iyalah org meninggal tenang gak mgkn lari2 lagi..hellowww..

    ReplyDelete
  9. orang yang menghina kitap allah dan menzalimi orang beriman dan orang saleh (seperti artis diatas) maka ia akan mendapat siksa allah dengan siksaan yang sangan pedih karna orang beriman itu dirahmati allah

    ReplyDelete
  10. semua ucapan akan kembali ke pengucapnya... dia akan dapatkan buah dari apa yg dia lakukan tak dikurangi atau ditambah walaupun hanya sebesar zarah... ... demikian juga dengan komentar kita ...

    ReplyDelete

Powered by Blogger.