Header Ads

Aksi Bela Islam

FPI Demo Tolak Ahok, Ini Tanggapan Jokowi dan Ahok

Massa FPI
Front Pembela Islam (FPI) rencananya menggelar demo besar-besaran pada hari ini (24/9/214) untuk menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo (Jokowi). FPI juga mengimbau kepada seluruh umat Islam Jakarta, habaib, kiai, ormas Islam, ormas Betawi, pondok pesantren, majelis ta’lim, mahasiswa, dan tokoh masyarakat untuk mengikuti 'Aksi Akbar' ke Gedung DPRD DKI Jakarta.

Menurut FPI, ada banyak alasan untuk menolak Ahok menjadi Gubernur DKI. "Dengan memperhatikan dan menimbang berbagai alasan, DPD FPI Jakarta, telah mengeluarkan Maklumat yang isinya antara lain, pertama DPD FPI DKI Jakarta menolak Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta," tulis maklumat tersebut.

DPD FPI DKI Jakarta juga menyerukan agar Kemendagri dan DPRD DKI Jakarta tidak melantik Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sedangkan seruan ketiga, DPD FPI DKI Jakarta menyarankan pemilihan Gubernur baru melalui DPRD DKI Jakarta atau referendum rakyat Jakarta untuk menolak Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Rencana demo besar-besaran ini dikonfirmasi oleh Ketua FPI DKI Jakarta Habib Selon.

Tanggapan Jokowi

Jokowi menilai aksi yang akan dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta ini bagus.

"Bagus, karena sudah lama nggak demo," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/9) seperti dikutip Merdeka.com.

Namun, Jokowi mengharapkan aksi tersebut tidak terlaksana. Sebab, Jokowi yakin masyarakat Jakarta lebih memilih untuk suasana yang tenang dan berjalan dengan lancar.

"Saya kira rakyat ingin melihat Jakarta itu dingin adem ayem. Negara ini juga ingin lihat itu," katanya.

Sedangkan mengenai alasan demo FPI, Gubernur DKI Jakarta ini menilai bertentangan dengan isi konstitusi. Menurutnya, sudah jelas tertulis dalam UU jika Gubernur mundur secara otomatis wakilnya yang menggantikan.

"Apalagi, itu sudah konstitusinya sudah jelas. Kalau gubernur mundur yang mengganti wakil gubernur," tutupnya.

Tanggapan Ahok

Menanggapi demo penolakan dirinya, Ahok mengaku tidak terpengaruh. Mantan politisi Gerindra itu mengatakan, ia sudah sering didemo oleh berbagai organisasi masyarakat (ormas). Jika merasa terancam, Ahok mengaku akan meminta bantuan polisi.

Sebagaimana FPI menolak dirinya, Ahok juga mengatakan dirinya menolak FPI.

"Saya mah biasa-biasa saja. (FPI tolak Ahok jadi Gubernur DKI) Aku juga tolak FPI," katanya seperti dikutip Liputan6. [Siyasa/Beritapopuler.com]

No comments

Powered by Blogger.