Header Ads

Aksi Bela Islam

Indonesia Raih Juara Umum MTQ Internasional

MTQ Internasional © Tempo
Tim nasional Indonesia meraih juara umum Musbaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Palembang pada 23-27 September 2014. Menurut Ketua DPR Marzuki Alie, prestasi juara umum ini merupakan prestasi pertama yang diraih Indonesia, mengalahkan 39 negara lainnya.

Dikutip dari Liputan6.com, 3 Wakil Indonesia yang juga putra daerah Sumsel yang membawa harum nama bangsa itu adalah Bangun Syahraya yang tampil di kategori qori tilawah, Miftahul Jannah kategori qoriah tilawah dan Kgs Rasyid Siddiq kategori tahfiz tilawah.

Menurut Koordinator Dewan Hakim Said Akil Al Munawar, keputusan Dewan Hakim MTQ Internasional Nomor 01/KEP.DH/MTQ-Internasional/2014 telah memutuskan mereka bertiga sebagai juara terbaik.

"Bangun Syahraya sebagai qori terbaik dengan nilai 97,25 dan Miftahul Jannah sebagai qoriah terbaik setelah mendapatkan nilai tertinggi yakni 95,75 dan Kgs Rasyid Siddiq mendapat nilai 99,67," kata Said kepada Liputan6.com, Palembang, Minggu (28/9/2014).

Said menjelaskan, dari kategori qori tilawah, Bangun menyingkirkan Pranon Mustafa dari Thailand yang berada di urutan kedua dengan nilai 92,50, diikuti Zakaria Traboulsi dari Libanon dengan nilai 92,33, serta Numan M Pimbayabaya dari Filipina dan Ali Salah Ali Omar Khalil dari Bahrain, masing-masing nilai 91,83 dan 91,16.

Sementara qoriah tilawah, Miftahul Jannah berhasil mengungguli Hanimzah dari Malaysia dengan nilai 89, diikuti Hasnae Khoulali dari Maroko dengan nilai 88,08, Amal Nazirah Binti H Asmat dari Brunei Darussalam dengan nilai 85,83 dan Nurul Huda Binti Khamsani dari Singapura yang hanya mendapat poin 84,33.

Sedangkan di kategori tahfiz tilawah, Kgs Rasyid Siddiq di posisi pertama dengan nilai 99,67 diikuti Esfahania Mostafa Bin Mahmood dari Iran dengan nilai 98,67 dan Mohamed Maher Aqbdelmeguid Abdelaziz dari Mesir yang menempel ketat dengan poin 98,08.

"Keputusan ini merupakan penilaian Dewan Hakim dari Arab Saudi yang diwakili oleh Al Zahrani Salem Ghormallah, Sayed Abdel Magid dari Mesir, Samih Ahmad Khaled At Hanneh dari Yordania, Abdul Rashid Sheika Sufi dari Qatar, H Abd R Ajid Mohd Salleh dari Brunei Darusalam, dan H Azhari bin Othman dari Malaysia," papar Said.

Said menegaskan, kemenangan putra-putri Indonesia ini murni menjadi juara karena penampilan yang terbaik, bukan karena manipulasi nilai. [Liputan6/bersamadakwah]

No comments

Powered by Blogger.