Header Ads

Aksi Bela Islam

Khusyuk dalam Shalat Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah

Khusyuk dalam Shalat
Judul Asli : Al-Khusyu’ fish-Shalah fi Dhau’il Kitab was-Sunnah
Terjemahan : Khusyuk dalam Shalat Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah
Penulis : Dr. Said Ali bin Wahf al-Qahthani
Penerjemah : Abu Anisa Farid Abdul Aziz Qurusy
Penerbit : Darul Uswah – Yogyakarta
Tebal : 442 hal ; 16 x 24 cm
ISBN : 978-979-8143-21-2
Tahun Terbit : 2013

Shalat adalah tiang agama. Siapa mendirikan shalat, ia telah menegakkan agama. Sedangkan yang meninggalkan shalat, maka ia telah merobohkan agama. Seseorang tercatat sebagai muslim atau kafir, tergantung shalatnya. Sebab batas antara iman dan ingkar ada dalam shalat.

Shalat adalah pencegah perbuatan keji dan mungkar. Ia adalah penghapus dosa. Diibaratkan seperti orang mandi; siapa yang mendirikan shalat berarti menghilangkan kotoran pikiran dan hatinya. Shalat, adalah manifestasi dari dzikrullah. Sebab di dalamnya, terdapat banyak bacaan dan gerakkan yang mengingatkan seorang hamba kepada Allah Swt.

Shalat adalah instrumen yang dengannya pertolongan Allah bisa diturunkan. Sayangnya, ia amatlah berat. Kecuali, bagi siapa yang khusyuk dalam mendirikannya.

Penjelasan tentang khusyuk inilah yang jarang didapati secera detil. Bahkan, banyak yang hanya membincangnya sambil lalu dan keinginan yang amat rendah untuk menggapainya.

Khusyuk secara bahasa bermakna tunduk, tenang, merendah. Mirip dengan khudhu’. Bedanya, khudhu’ berhubungan dengan badan. Sedangkan khusyuk terkait dengan tubuh, pandangan dan suara. (h. 18)

Secara istilah, masing-masing ulama’ memiliki definisi yang berbeda. Tetapi secara keseluruhan, kesemua pemaknaan itu saling melengkapi.
Misalnya, al-Jurjani Ra mendefinisikan khusyuk sebagai ketundukan pada kebenaran. Sedangkan menurut Ibnul Qayyim al-Jauziyah, khusyuk adalah tegaknya hati di hadapan Rabb dengan segala ketundukan dan kerendahan. (h. 20)

Khusyuk dalam shalat menurut jumhur ulama’ hukumnya wajib. (h. 51). Pendapat ini disimpulkan berdasarkan banyak ayat al-Qur’an dan hadits shahih Rasulullah Saw dari berbagai riwayat. Di antaranya adalah surah al-Baqarah [2] ayat 45, surah al-Mu’minun [23]: 1-11, al-Ma’un [107]: 4-5.

Khusyuk memiliki jutaan keutamaan. Yang tertinggi, orang-orang yang menjaga shalat dan khusyuk di dalam shalatnya, berhak mewarisi surga yang lebih luas dari langit dan bumi. Lebih detil, di antara keutamaan khusyuk adalah:

1. Dosanya diampuni seperti hari pertama terlahir ke dunia
2. Allah hapus dosa yang telah lalu
3. Penghapus dosa sebelumnya
4. Dijamin surga bagi pelakunya
5. Memperoleh kemenangan, keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat
6. Mendapat pengampunan dan pahala yang besar
7. Dijanjikan segala kebaikan dunia dan akhirat
8. Faktor utama masuk surga dan dijauhkan dari api neraka
9. Dijuluki manusia terbaik
10. Mendatangkan hidayah dan keteguhan
11. Dipuji Allah dan masuk ke dalam golongan orang berilmu
12. Dijanjikan ampunan oleh Allah
13. Digolongkan ke dalam orang yang sempurna imannya
14. Dimasukkan ke dalam kelompok orang yang takut kepada Allah

Membahas khusyuk, maka hanya bisa terlengkapi ketika membahas kehidupan Rasulullah Saw dan sahabat-sahabatnya. Dilanjutkan dengan kisah tabi’in, tabi’t tabi’in dan ulama penerus nabi lainnya.

Merekalah generasi terbaik yang berhasil mempraktekan Islam dengan sempurna. Mereka memberi teladan bukan hanya dalam amal sosial, tetapi juga dalam banyak ibadah ritual yang langsung berhubungan dengan Allah Swt.

Di dalam buku ini, dibahas detil tentang bagaimana shalat mereka –pendahulu terbaik umat ini. Dimulai dari shalatnya Rasulullah Saw, Abu Bakar ash-Shidiq, Umar bin Khaththab, Sa’ad bin Mu’adz, Abdullah bin az-Zubair dan sahabat-sahabat yang lain.

Buku ini menjadi semakin lengkap karena dilengkapi 53 tips yang bisa dilakukan untuk menggapai derajat khusyuk di dalam shalat. 53 tips itu dibagi menjadi dua kategori besar; faktor penyebab kelalaian dan penunjang kekhusyukan.

Ditulis dengan metode ilmiah, didasarkan pada dalil shahih dari al-Qur’an, Hadits dan riwayat-riwayat shahih laiinnya, buku ini amat penting untuk dimiliki dan dikaji kaum muslimin lintas generasi dan usia. Selamat menelaah.


1 comment:

Powered by Blogger.