Header Ads

Aksi Bela Islam

Bela Relawannya Saat Pilpres, Jokowi Akan Gebuk Ormas Anarkistis


Anarkis dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti orang atau kelompok yang menganut paham anarkisme. Diartikan pula sebagai orang atau kelompok yang melakukan tindakan anarki.

Anarki sendiri bermakna tidak adanya pemerintahan, undang-undang, peraturan, atau ketertiban. Berarti juga kekacauan dalam suatu negara. Anakis diartikan juga sebagai pelaku kekerasan. Sedangkan anarkistis berarti bersifat anarkis.

Belum lama ini, Front Pembela Islam (FPI) dan banyak ormas Islam lainnya melakukan demo menentang Ahok sebagai Gubernur DKI yang akan menggantikan Joko Widodo. Dalam demo tersebut, berdasarkan rilis dari berbagai media Islam online, ada oknum yang sengaja memancing di air keruh sehingga terjadi kerusuhan antara pendemo dan aparat kepolisian.

Menanggapi hal ini, Jokowi yang akan dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2014 mendatang turut berkomentar. Dikutip dari Kompas.com, sosok yang dulunya penjual meubel ini berkata, "Kalau ormas anarkistis, kita gebuk."

Tentu, maksud Jokowi ini tidak salah. Sebab keamanan negara adalah sebuah harga mahal. Namun, yang amat disayangkan, perkataan ini meluncur tiba-tiba, tanpa konfirmasi sebelumnya.

Pasalnya, berdasarkan pengamatan kami, ketika salah satu kantor televisi Nasional di Yogyakarta dirusak oleh pendukung Jokowi-JK dalam Pipres Juli lalu, pria ini tak berkomentar seperti itu. Bahkan, ia cenderung membenarkan aksi relawannya itu. Padahal, penyegelan dan tindakan pengrusakan yang dilakukan oleh relawannya termasuk dalam makna anarkis.

Jadi, siapa yang akan digebuk oleh Jokowi? [bahagia/kompas]

No comments

Powered by Blogger.