Header Ads

Aksi Bela Islam

Jalaluddin Rakhmat: Nabi Muhammad Gagal Mengorganisasikan Masyarakat Speninggalnya

Jalaluddin Rakhmat - Revolusi Mental dari Ali hingga Jokowi
Sebuah pernyataan kontroversial kembali dilontarkan oleh Jalaluddin Rakhmat. Tokoh Syiah itu mengaku, dirinya sedang menulis disertasi kedua yang di dalamnya menyebutkan Nabi Muhammad gagal mengorganisasikan masyarakat sesudahnya. Gara-gara disertasi itu, ia mengaku mendapat ancaman akan dibunuh.

“Saya sedang menulis sebuah disertasi yang kedua, dan ini mungkin disertasi yang paling lama yang saya kerjakan,” ungkap Jalal yang mengaku sedang menulis disertasi di UIN Alauddin Makassar seperti dikutip Salam-online.com, Jum’at (17/10).

“Ini jadi sekian lama karena mungkin satu-satunya disertasi yang mendapat tekanan dari penduduk di sekitarnya. Sudah pernah didemo beberapa kali dan saya mau diancam mau dihukum mati. Kemudian dilaporkan ke polisi karena disertasi itu, yang belum terbit, baru dalam tahap proses pembuatan,” katanya saat menjadi pembicara dalam Diskusi Budaya bertajuk “Revolusi Mental: Dari Ali Hingga Jokowi”, Rabu (15/10), seperti dikutip Kiblat.net, Kamis (16/10).

Pasalnya, dalam disertasi itu pemimpin organisasi Syiah IJABI ini menulis bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam gagal mengorganisasikan masyarakat sepeninggalnya. Dia mengaku mengutip tulisan tersebut dari sejarawan Barat, Arnold Joseph Toynbee.

“Ajaib, Muhammad adalah seorang yang cerdas dan seorang manajer yang brilian (sebelumnya ditulis penyihir, red). Ternyata dia tidak berhasil mengorganisasikan masyarakat sesudahnya, karena dia tidak meninggalkan siapa pemimpin masyarakat sesudahnya. Dia pergi begitu saja, tanpa meninggalkan siapa yang dia amanati untuk meneruskan memimpin masyarakat,” ujar Jalal, mengutip pernyataan Arnold Toynbee dalam disertasinya.

Jalal juga mengutip sejarawan Italia, Leone Caetani yang menyatakan, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salllam tidak meninggalkan pengganti yang meneruskan kepemimpinannya karena dia tidak sempat melakukannya. [Kiblat/Salam/BersamaDakwah]

49 comments:

  1. Menurutku, bukan Nabi Muhammad yg gagal mengorganisasikan umatnya sepeninggal beliau. Tapi umatnya yg gagal mengorganisasikan diri mereka masing2. Lha wong udah wafat, masa harus tetap mengorganisir seehh....?

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. RAsulullah sebelum meninggal berpesan: "Aku tinggalkan dua hal kepada kalian, selama kalian berpegang kepada keduanya maka kalian tidak akan tersesat selamanya, Kitabullah dan Sunnah (Hadits) Rasulullah saw).".Dari hadits ini jelas (kecuali kalau bapak secara apriori menolak hadits tersebut karena bukan melalui Ali) bahwa bagi setiap umat Islam yang berpegang teguh secara utuh kepada keduanya (Qur'an dan Hadits Nabi) dijamin tidak tersesat dan umat Islam tidak bersatu karena umat Islam hanya memilah dan memilih dalam mengamalkan ajarannya. Pak Prof. Yth. Bapak sebagai ilmuwan seharusnya meneliti itu objektif jangan subjektif, dan mengambil rujukan ke sumber yang benar tentang masalah Islam yaitu Al Qur'an dan Hadits Nabi, jangan terpengaruh kesimpulan manusia termasuk oleh siapapun., apalagi kesimpulan seorang Orientalis. Karena pemikiran manusia itu bapak sendiri tau sangat terbatas. Meneliti Islam itu harus dari sumbernya, Selama ini saya mengagumi bapak sebagai peneliti dan penulis yang hebat, tapi mohon bijaksana jangan memojokkan karena perilaku memojokkan itu bukan type peneliti dan ilmuwan. Silahkan Bapak mengambil kesimpulan yang berbeda tapi jangan hanya dipengaruhi oleh pemikiran orang lain kembalikan azas klebenaran ilmiyah itu secara objektif. Buku-buku Bapak tentang Komunikasi dan Penelitian banyak saya baca dan masih ada di atas meja tulis dan lemari saya, tapi menyangkut kesimpulan bapak terakhir ini tolong dikaji lagi sesuai kaedah penelitian yang objektif. Islam itu satu Rahmatan lil 'alamin. Ali ra. itu ahlul bait jangan dibenturkan dengan Rasulullah, mengambil rujukan dari Hadits jangan hanya yang melalui Ali ra. tapi masih ribuan hadits yang melalui sahabat lain, Jadi mencari kebenaran hanya dengan pemikiran itu seringkali membuat kesimpulan yang sesat dan bisa juga menyesatkan orang lain. Semoga hidayah Allah Swt. menyertai kita semua amin. Billahittaufiq wal hidayah, Nashrun minallah wafathun qarib, Allahumma shalli 'ala sayidina Muhammad wa'ala aali sayidina Muhammad. Wassalamu'alaikum waramatullahi wabarakatuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. syiah menolak hadist itu karena yang benar menurut dia adalah RAsulullah sebelum meninggal berpesan: "Aku tinggalkan dua hal kepada kalian, selama kalian berpegang kepada keduanya maka kalian tidak akan tersesat selamanya, Kitabullah dan ahlul baitku (Hadits)

      Delete
    2. AstaghfirulLaahaladziim..
      Tobatlah wahai kang jalal laknatulLaah..

      Delete
    3. orang seperti ini yg merusak bangsa kita....
      kok dipeke ma presiden terpilih............

      Delete
  4. sangatlah tidak fair jika hanya mengutip dari pandangan orang2 barat yang menilai nabi saw dengan kebencian. berpikir cerdaslah, wahai musuh Allah swt. semoga masih ada iman di hatimu.

    ReplyDelete
  5. hanya 0rg b0d0h yg mengambil 1 jalan utk mncapai tujuan...
    ada pepatah masih bnyak jalan ke R0ma..knp bpk yg terh0rmat tdk spt itu..prcumah anda membuat sebuah penelitian..tp pndangan yg anda ambil hnya dri sudut pandang anda&0rg" yg jelas" ingin menghncurkan Islam..Islam itu fleksibel tdk kaku..agama akhir jaman..
    smakin tinggi anda mencari tak kn ada apa" yg anda hasilkn..krn smua hny kefanaan dr hsil pemikiran manusia yg terbatas..
    jgn smpy anda trjerumus&trsesat dlm pikiran anda sndri..krna syetan yg menempel pada dri anda akan semakin menyesatkan anda...

    ReplyDelete
  6. Sudah jelas, orang ini Syi'ah.. Golongan yang mengatakan bahwa Allah telah salah memberikan wahyu kepada Nabi Muhammad saw., seharusnya kepada sepupunya, Ali bin Abi Thalib ra.

    ReplyDelete
  7. Qur'an dan hadist cukup sdh cukup bagi umat manusia..

    ReplyDelete
  8. Ini jlas ungkapan orang islam yg ga beriman

    ReplyDelete
  9. JALAL ANDA COCOKNYA JD PELAWAK.ANDA TAK PAHAM AGAMA ISLAM.SUDAH JELAS RASULNYA MUHAMMAD,ANDA TAK MAU BERIMAN KEPADA NYA.PADAHAL SALAH SATU RUKUN IMAN ADALAH PERCAYA KPD RASUL2 ALLAH. ANDA SESAT,PERSIS KAYAK ABU JAHAL DAN ABU LAHAB YG BAKAL JD KAYU BAKAR API NERAKA.DAN MULAI SKRG NAMA ANDA COCOKNYA ABU JALAL.HAHAHAHA

    ReplyDelete
  10. Otaknya kaum syiah lebih najis dari kotoran hewan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya setuju banget bro. Mereka ini sebetulnya muslim apa kafir ya. Kok pekerjaannya menghina Nabi, memfitnah isterinya, ingin rasanya aku memotong leher mereka ini. Babi Jalal = Abu Jahal.

      Delete
  11. Bhahhahaaaa... Sejarahwan baratnya aja yang kurang referensi dan bodohnya orang yang menuhankan akalnya macam si jahal ini sama sekali mengesampingkan logikanya.

    ReplyDelete
  12. Inilah sebenarnya orang2 yang tidak tahu apa2 tentang Agama Islam, tapi sok pandai karna bisa atau mahu menulis saja, orang2 yang sudah mondok di dayah sampe 6 atau 7 tahun aja ngak pernah mengeluarkan pernyataan kek gitu, dia cuma baru dengar pernyataan orang barat dan Australia sudah berani sebut begitu. dasar kafir haramjadah kakau mahu tahu islam belajarnya kepusat Islam jangan kepusat Kristen

    ReplyDelete
  13. Setan ini memang harusnya dipenggal

    ReplyDelete
  14. Setan ini memang harusnya dipenggal

    ReplyDelete
  15. ohhh ini toh Cara2 PKI sama Jokowi meRevolusi mental Rakyat..............Asu kabeh......klu ketemu tak penggal orang ini.
    Halal bagi Islam utk membunuh orang ini

    ReplyDelete
  16. boleh diperangi yg seperti ini, semoga alloh memberikan hidayahnya kepada kita semua

    ReplyDelete
  17. Wajar orang syiah pendapatnya sesat, krn dia bukan Islam. Nalarnya dimana Rosulullah dibenturkan dg Ali, ya mantu ya shahabat. Tdk pantas anda menyandang gelar Prof

    ReplyDelete
  18. Tunggu saat kematian yang wajib menimpa mu, neraka Jahannam merindukan dan memanggil-manggil nama mu, kamu akan kekal didalamnya wahai makhluk sesat. Bagiku hewan jauh lebih terpuji dari kamu. Semoga siksa di dunia dan di akhirat selalu menyertai mu. Amin Ya Robbal Alamin

    ReplyDelete
  19. Gobloknya media dakwah ini, ketahuan kalo ngeframe. Wong jelas-jelas jalal ngutip Arnold Toynbee, lha yang ditulis di judul Jalal yang ngomong. Salahin ya salahin Toynbee-lah ngapain salahin Jalal. Wong bukan Jalal yang ngomong.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anda yg guooblok.. jelas2 si dajjal jalal laknatullah alayhi yg mengutipnya mendukung penyataan tersebut.., apa bedanya??

      Delete
    2. ya memang ada upaya2 untuk menjatuhkan dan mengalihkan pendapat kang Jalal yang sebenarnya. Disertasi beliau khan dimaksudkan untuk menjawab pernyataan tersebut. bung Hasbi kurang jeli membacanya.

      Delete
  20. Supaya Tidak Tersesat, Rosulullah SAW sudah memperingatkan kepada Umat Islam, Berpeganglah Erat-Erat Pada Al-Qur'an dan As-Sunnah (Hadits)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saat itu ada banyak penghafal qur'an. wajar kalau beliau berkata seperti itu. tapi.... siapa yang menghafal hadits? gak adil dong kalau begitu. ayo kita pakai akal kita.

      Delete
  21. Kalau memahami sesuatu tanpa menguasai sepenuhn ya inti masalahnya beginilah jadinya, "Idza wusida alamru ila ghairi ahlihi fantadziris sa'ah". Rasulullah sendiri sudah mengisyaratkan bahwa jika kita membahas sesuatu sementara kita bukan ahlinya maka nantikanlah kehancuran karenanya. Paling tidak menghancurkan diri sendiri dan menghancurkan orang yang mempercayainya.

    ReplyDelete
  22. orang bodoh kacung iblis zionist bin illuminati.. sudah jelas bab mengenai kepemimpinan ada baik di Al Quran dan Al Hadist mulai dari A sampai Z

    ReplyDelete
  23. Wkwkwkwkwk...

    Ada setan lagi bersabda dengan mengatakan bahwa Nabi saw telah gagal.
    Lantas mengatakan kalo jokowi berhasil.

    Wkwkwkwk....
    Si jalal lupa kalo dia berhasil ditipu sama setan.

    ReplyDelete
  24. Si jahal n ulil suing mah te boga polo n otak,... Dasar yahudi gagal. Kafir n Bodoh kabina-bina..hahaha

    ReplyDelete
  25. Jangan kan Nabi Muhammad yang di persalahkan oleh kaum kuffar syiah... ALLOH SWT pun dipersalahkan oleh mereka...
    Sungguh mereka kaum kuffar syiah telah membangkang kpd ALLOH SWT n RosulNya..

    ReplyDelete
  26. laknatullah ente jalal

    ReplyDelete
  27. Si jalaludin rahmat, sengaja dimasukan ke pemerintahan KIH dipiara sama Syiah untuk nyebarin fahamnya dan di pelihara sama israil/yahudi untuk mengacaukan umat Islam di indonesia

    ReplyDelete
  28. wah si bapak kayaknya udah merasa lebih hebat dari Nabi Muhammad. bapak buat tulisan itu lagi tidur atau lagi mabuk ya.

    ReplyDelete
  29. Klo di Saudi sudah dipenggal nih org..

    ReplyDelete
  30. bang Jalal itu mungkin salah satu Dajjal awal kiamat yang akan datang

    ReplyDelete
  31. Sekarang orang Syiah sudah berani menghina Nabi Muhammad Solalallohu Alaihi Wasalam di depan Ummat Islam. Benar-benar harus waspada Saudara Muslim!

    ReplyDelete
  32. nabi SAW tdk perlu menunjuk siapa yg jd penggantix tp ciri, cara dan pedoman memilihx sdh beliau sampaikan krn akan terus dipakai olh ummatx.... cara brpikir nabi sangat universal dan dipakai sepanjang masa....

    ReplyDelete
  33. ashadualla ilaha il lallah waashadu anna muhammadarosulullah = tiada tuhan selain allah dan nabi muhammad rasul allah mana lagi yang kau ragukan hai tuan jalal ...sesuguhnya hatimu pasti mengatakan sesuatu yang benar namun lidahmu mengatakan megatakan sebaliknya...insya allah suatu saat engkau akan menemui rabbmu dan engkau akan mempertanggung jawabakan semuanya diakhir hayatmu....

    ReplyDelete
  34. Logika yg bodoh dan dangkal. Klo cara pandangnya demikian, berarti tuhan agama apapun gagal membuat umatnya menjadi baik karena umat yg beragama apapun msh ada saja yg jahat dan berbuat dosa.
    Kedangkalan pola pikirnya sedangkal anak TK

    ReplyDelete
  35. Setelah Rasul SAW meninggal ada 5 orang pemimpin besar Islam yang melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Islam yaitu Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali.

    Sebelum meninggal Rasul SAW meminta Abu Bakar menggantikan posisi Rasul sebagai Imam Shalat Subuh. Hal itu yang membuat ummat Islam pada waktu itu mengangkat Abu Bakar menjadi Khalifah pengganti Rasul SAW. Selain memang bahwa Abu Bakar dikenal sebagai orang yang ahli ibadah, pemimpin dan sangat dipercaya oleh Rasul SAW.

    Sungguh mulia para sahabat generasi emas Islam pada waktu itu dan Rasul pun memberi contoh terbaik bahwa pemimpin ummat pasca beliau adalah seharusnya orang-orang yang memiliki karakteristik dan kesalehan seperti Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali.

    Itu yang harusnya dicontoh oleh ummat saat ini, tidak dengan sistem otoriter (main tunjuk) dan demokrasi yang hanya memilih manusia dengan rekam jejak materialnya saja.

    Nah si Jalal ini hanya mengutip profesor barat orientalis yang hobinya kritik Islam, coba kalau dia secara objektif bisa menemukan hikmah di balik suksesi kepemimpinan Islam pasca Rasul SAW, Insya Allah disertasi nya berkah.

    ReplyDelete
  36. Parang mana parang

    ReplyDelete
  37. hehe drpd jalaluddin, gak ada prestasinya bisanya cuma mencela orang

    ReplyDelete
  38. pendapat goblok.. banyak tauladan yg sudah kita dapat dari nabi muhamad saw.. semoga allah melaknat si jalal... amin

    ReplyDelete
  39. Dajjal = Jalaluddin Rakhmat . Semoga Alloh.SWT melimpahkan kutukannya dan azabnya dunia dan akhirat.amieeenn ya rabb

    ReplyDelete
  40. Gak usah digubris... Dari namanya aja udah kelihatan kok... JALALUDIN LAKNAT !

    ReplyDelete
  41. jalaludin anjing neraka mudah2an cpt mampus

    ReplyDelete

Powered by Blogger.