Header Ads

Aksi Bela Islam

Satu Jam Sebelum Wafat, Jamaah Haji Ini Berkirim SMS kepada Ayahnya

ilustrasi @klikmuhamadiyah 

Kematian adalah misteri. Tiada yang tahu kapan, dimana dan kapan waktu terjadinya. Karena kemisterian itu, seorang muslim harus senantiasa istiqamah berada dalam kebaikan. Sungguh, amat merugi jika dalam keseharian dimanfaatkan untuk kebaikan, tetapi wafat dalam keadaan kafir.

Mati bagai tamu yang tak diundang; yang datang tanpa diminta atau dijemput. Ia bertandang kapan saja, sesuai kehendak Yang Mahakuasa. Dalam setiap kematian itu, terdapat nasehat bagi mereka yang beriman.

Salah seorang muslimah warga Saudi yang meninggal ketika melakukan ibadah haji, memberikan pelajaran berharga kepada kita. Berdasarkan pengakuan sang ayah, anaknya itu berkirim pesan tepat satu jam sebelum ia meninggal. Diberitakan oleh Islampos, sang ayah berkata, “Dia mengirimi saya pesan hanya satu jam sebelum dia meninggal."

Dalam pesan singkat itu, sang anak menjelaskan pengalaman spiritual yang diperolehnya saat berhaji. "Dia mengatakan kepada saya bahwa ia merasa dilahirkan kembali selama beribadah haji." Mungkin, karena kesan itu pula, sang anak melanjutkan pesan singkatnya itu, "Namun, ia menginginkan meninggal dunia selama beberapa hari ini.”

Semoga sang gadis diwafatkan dalam keadaan khusnul khatimah, aamiin. [bahagia/ip]

4 comments:

  1. pak ustad saya mau tanya. si anak mengatakan ingin meninggal beberapa hari. apakah itu artinya sama dengan bunuh diri? karena saya pernah mendengar hadist rasul tentang janganlah mengharap kematian. jika tidak apakah dia merasa takut lagi karena akan berbuat dosa (bukan takut karena Allah) sehingga dia ingin cepat meninggal dalam keadaan khusnul khotimah agar dijamin surganya? di mana tanggung jawab dia sebagai khalifah bumi?

    ReplyDelete
  2. Setiap kita kudu bersiap diri menghadapi kematian...

    ReplyDelete
  3. biarkan lah Allah yang menilai kematiannya... karena jodoh, rezeki dan mati, hanya Allah juga lah yang tahu...

    ReplyDelete

Powered by Blogger.