Header Ads

Aksi Bela Islam

Shalawat adalah Pelipur Lara dan Penentram Jiwa

ilustrasi @muslimahuninterrupted 

Tatkala Allah Swt memerintahkan hamba-Nya untuk melakukan sesuatu, dan Dia sendiri melakukan itu, maka apa yang diperintahkan tersebut adalah sesuatu yang amat luar biasa, sesuatu yang sangat penting, sesuatu yang “sesuatu banget” di sisi Allah Swt.

Ketika Allah Swt berfirman dalam surah al-Ahzab [33] ayat 56,

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”

Bacaan Shalawat yang paling perfect adalah shalawat ibrahimiyah. Yaitu shalawat yang dibaca dalam shalat ketika duduk Tasyahhud.
Shalawat itu, apabila dibiasakan, akan banyak sekali memberikan keuntungan bagi kita, di dunia sebelum di akhirat. Shalawat bisa menjadi “faarijul ham wa kasyiful gham”; pelipur lara dan penentram jiwa.

Shalawat adalah amalan sederhana dengan ganjaran luar biasa. Siapakah kelak yang mendapat syafaat Rasulullah Saw? Siapakah kelak yang bisa meminum air telaga surga langsung dari telapak tangan Rasulullah Saw yang sekali minum, selamanya tak akan haus? Siapa yang kelak paling tinggi derajatnya di sisi Allah Swt? Siapakah kelak yang akan husnul khatimah saat keluar dari dunia? Siapakah yang hidupnya tentram di dunia?

Merekalah yang suka dan banyak bershalawat.

Biasakan shalawat setiap pagi dan sore hari, kamu akan menemukan keajaiban dalam hidupmu!

Shallallahu 'alaika wa 'ala aalika wa ashabika ya Rasulallah. [Saief Alemdar]

No comments

Powered by Blogger.