Masya Allah... Kelelahan Mengurusi Rakyat, Gubernur Ini Tertidur di Masjid

Ahmad Heryawan @TribunNews
Pemimpin yang baik adalah sosok yang didoakan dan mendoakan rakyatnya. Dua aktivitas ini lahir karena adanya sikap saling mencintai antara pemimpin dan rakyatnya. Sifat saling mencintai inilah yang akan mendorong seorang pemimpin untuk memberikan yang terbaik kepada rakyatnya. Bagi rakya, mencintai pemimpin adalah modal yang berharga bagi mereka untuk menaati peraturan dan medukung program kerja yang dicanangkan oleh pemimpinnya.

Jika dulu kita mengenal sosok Umar bin Khaththab yang memanggul gandum seorang diri untuk diberikan kepada fakir miskin dan memasakkannya sampai bisa dinikmati, atau Khalifah Abdul Malik bin Marwan yang gemar melakukan kunjungan kepada rakyatnya di malam hari tanpa pasaukan pengawal dan pemberitaan media, ternyata saat ini bisa pula kita dapati sosok pemimpin inspiratif yang ikhlas melakukan kerja memakmurkan rakyat; tanpa publikasi media maupun gegap gempita pujian sesamanya.

Siang ini, Bersama Dakwah mendapat kiriman foto salah satu Gubernur di negeri ini yang tertidur di mihrab masjid setelah shalah Dhuhur. Beliau adalah satu satu Gubernur terbaik di Indonesia dengan koleksi ratusan penghargaan dari dalam dan luar negeri. Sosok yang piawai berbahasa Arab dan penulis ini juga terbiasa mendirikan shalat berjamaah di masjid, hinga qiyamullail berjamaah saat bulan ramadhan.

Memimpin provinsi terbesar di Indonesia, Gubernur yang anak penjual gorengan dan terbiasa menaiki motor Vespa ini senantiasa bersahaja dengan rambut putih yang disisir miring itu. Beliau juga terkenal sebagai "Tukang Jagal" saat momen Idul Qurban.

Inilah Gubernur Ahmad Heryawan.

Aher @Dokumen Pribadi

Powered by Blogger.