Header Ads

Aksi Bela Islam

Argumen Cerdas Neno Warisman dalam Gelar Perkara Patahkan Argumen Pihak Ahok

Neno Warisman @Republika
Ahli Bahasa pihak terlapor menegaskan bahwa Ahok tidak berniat menistakan Agama. Argumen itu dibantah telak oleh Neno Warisman, saksi Ahli Bahasa dari pihak pelapor.

Bicara Sama Dengan Bertindak

Dalam menjelaskan argumen ini, Neno Warisman menggunakan analogi yang cerdas dan hampir dialami oleh semua orang; menikah.

"Berbicara itu sama dengan bertindak. Misalnya akad nikah. Akad nikah itu tindakan berbicara saya terima nikahnya makanya dengan tindakan berbicara itu yang haram menjadi halal," ujar Neno di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, (15/11/16).

Neno juga menegaskan, apa yang dia sampaikan merupakan bagian dari teori lingusitik generatif.

Jika Tidak Berniat

Orang yang berbicara tanpa niat, ia sedang tidak sadarkan diri, gila, mengigau, lupa, atau sebab lainnya. Sedangkan Ahok menyampaikan hal itu secara sadar di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu DKI Jakarta.

"Orang berbicara itu tidak mungkin enggak pakai niat kecuali dia gila atau ngigau. Dan dia tidak mungkin berbicara tanpa tujuan," lanjut Neno sebagaimana diberitakan Republika, Rabu (16/11/16).

Selanjutnya, Neno mengemukakan tiga hal terkait ucapan Ahok.

Pertama, seseorang menyampaikan sesuatu, merupakan kesesuaian antara hati dan pikirannya. Jika tidak, maka ia telah berdusta.

Kedua, sudah berniat. Sehingga, ucapan Ahok 'dibohongin pakai Al-Maidah 51' itu sudah niat.

Ketiga, communication intention. Ialah keinginan dari orang yang mengatakan agar pendengarnya terpengaruh. [Om Pir/Tarbawia]


111 comments:

  1. WOOOOWWW!!!! SUPER SEKALI! TAK TERBANTAHKAN!!!!

    ReplyDelete
  2. WE LOVE YOU, MBAK NENO. MASIH AWET MUDA AJA...

    ReplyDelete
  3. Mantapp mbak ..sesuai dgn logika kita yg sehat..ga kaya jokodokkssss..

    ReplyDelete
  4. Ajiib... Mbak Neno..., Mposss kau hoax dan pendukung bego nya

    ReplyDelete
  5. Salut buat Mbak Neno Warisman, semoga selalu diberikan kesehatan lahir dan bathin... aamiin

    ReplyDelete
  6. Kan ahok bilang silahkan jangan pilih saya !

    Nah...apakah ada unsur yang dipaksakan? Sehingga itu dianggap penistaan?

    Ahok juga dengan sadar menghimbau agar tidak memilih dia jika memang takut masuk neraka karena hal itu kan?

    Jadi jelas disitu tidak ada niat sama sekali yang mengarah ke arah penistaan.

    Bahkan dengan bijaknya ahok, menghimbau untuk tidak memilih dirinya. Ini luar biasa, saudara ...
    Hindarkanlah diri kita dari berburuk sangka !!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi anda tidak menyebut kan kta kebohongan ,di mn letak kebenaran anda dlm berkomentar

      Delete
    2. Pak e dlm rangka kunjungan penyuluhan budi daya ikan kok jd pembicaraan "jangan pilih saya, pake almaidah, diboongi orang". Ikan pada ngerti ya? Ada jenis ikan jangan pilih saya? Bijak lah pak...

      Delete
    3. maaf ya..Kalau ahok tidak ada niat,kenapa lagi tugas dan berpakaian dinas dia malah berkampanyekan diri bukannya urusin niat kerjaannya.
      Kalau mmg niat jalankan tugas ya tugas aja tidak perlu berkampanye toh!
      Dari situ sj ahok sdh bisa kena pasal lagi.
      Sdh jelas skrg MOH YUSUB?

      Delete
    4. Yang di bicarakan bukan masalah dipilih silahkan / enggak dipilih juga ga papa

      Tapi yg di bicarakan ada ayat yg iya catut buat kampanye...bahka iya dengan lantang dan cenge,esan
      Mengatakan surat salah satu surat al quran untuk media berbohong

      Surat al maidah 51 cuma di perutukan kaum muslim

      Dan di luar islam tidak berhak mencatut nya

      Delete
    5. Jgn lupa ada kata 'dibodohin' bg pemilih yg takut masuk neraka ... sy kira pak Ahok sadar akan kalimat yg diucapkannya. Bukan sekali dua kali saja kok dia mengomentari Al-Maidah, bahkan dibukunya Ahok Merubah Indonesia story of BTP thn 2008 dia sudah mengungkapkan pandangannya ttg srt Al-Maidah.
      Mestinya Ahok cukuplah mengucapkan:"Kalau bapak ibu tidak memilih saya karena meyakini seruan Al-Maidah 51 silahkan, saya tidak apa-apa krn itu hak bapak ibu." tidak usah pakai embel2 kata "dibohongin" dan "dibodohin".

      Delete
    6. Cieeee....yg jurus kemidi puternya dah gak ampuh lagi....hahaha, orang dah pada melek mas....2 bulan yg lalu masih bisa elo puter2, untung aja ada yg ngomongnya nyablak di pulau pramuka...pada sadar deh....cieeee...jurusnya gak mempan nih ye

      Delete
    7. Cieeee....yg jurus kemidi puternya dah gak ampuh lagi....hahaha, orang dah pada melek mas....2 bulan yg lalu masih bisa elo puter2, untung aja ada yg ngomongnya nyablak di pulau pramuka...pada sadar deh....cieeee...jurusnya gak mempan nih ye

      Delete
    8. kalo saya melihat utuh video Pulau seribu, yang saya temukan memang AHOK tidak ada niat menghina Al Quran, tapi niatnya menyinggung orang2 dan politikus2 yang menggunakan ayat2 Al Quran untuk tendensi politik.
      Frasa "..dibohongi pake ayat.." yang diucapkan AHOK itu sama dengan frasa yang pernah disampaikan oleh Gus Dur waktu di bangka Belitung, Juga oleh Habieb Rizieq saat ceramah setelah 4 November. Bahkan dalam konteks atau latar belakang yang sama, yakni menyoroti maraknya orang2 yg menggunakan ayat Al Quran untuk kepentingan pribadi atau golongan.
      Yang bisa disangkakan pada kejadian Pulau Seribu adalah AHOK melakukan kampanye terselubung (meskipun dia sedang menekankan bahwa "programnya di Pulau Seribu akan tetap jalan" meskipun AHOK tidak terpilih lagi. Kira2 begitu :)

      Delete
    9. Yah nama'a ajah MOH depan'a jd malu2in, emang anda ada membahas surat al-maidah ?
      Kn ini besar krna membawa surat dlm al-qur'an, walaupun memang perkaranya tentang "jngan pilih saya" tanpa ada embel2 al-maidah jg ahok sebenarnya sudah salah jg krna itu sedang dinas dan memakai pakaian dinas. Dan sedang melakukan penyuluhan terhadap nelayan tetapi knpa ada unsur kampanye "jngan pilih saya" ?
      Jd klo memang tidak paham lebih baik diam dan jngan seolah2 bijak agar terlihat objektif

      Delete
    10. Betul pa asep.. malu sama nama... depan moh tapi tidak mengagungkan al quran

      Delete
    11. mas, masak anda gak ngerti teori psikologis "merendahkan diri untuk meninggikan mutu"?. Itulah yg dilakukannya di pulau seribu

      Delete
    12. mas yusub tau gak teknik membujuk dengan lawan kata yg biasa dipake buat ngebujuk balita?
      misal anak mas yusub mau diajak ke rumah neneknya gak mau terus mas yusub bujuk dengan kalimat "ya udah kamu gak usah ikut, di rumah aja sendirian, ntar gak ada yang nyuapin kamu makan, gak ada yang mandiinbkamu, gak ada yang nemenin kamu bobo"
      nah sekarang mas yusub udah dewasa apa masih balita?

      Delete
    13. ini puncak dari kekesalan masarakat muslim INDONESIA, ahok sudah melampaui batas mengatur agama , masalah jakarta masalah Indonesia, sebab jakarta adalah kiblat kota2x di indonesia, klo kita kilas balik, ahok membuat peraturan yang mengekang islam dgn alasan yg sepele. contoh,, potong kurban dilarang sembarang, takbir keliling di larang,, Indonesia adalah negara mayoritas masarakatnya muslim,meskipun bukan negara Islam,

      Delete
    14. Haha.. komenan ko dipenhgal2 moh.#sapi kata di bohongi nya mana ?
      Penistaan itu dari kata di bohonginya.. mau ada kata pakai atau tidak ttp menganngap ayat Qur'an dibawa2 dan di tuduh bohong.
      SEPERTI SAAT AHOK KAMPANYE DILEMPAR BATU ATAU DI LEMPAR PAKAI BATU.
      TETAP AJA INTINYA DI LEMPAR BUKAN PAKAI ATAU TIDAL NYA. #SAKIT_HATIKAN...

      Delete
    15. Moh Yusuf ayo keluarkan pendapatmu disini FLC(Facebook Loyers Club)saking terangnya kata katanya Ahok orang buta pun bisa melihat by habib riziq

      Delete
    16. Kayanya Moh Yusuf lagi keselek tuh..

      Delete
    17. mas roch prasetya, klo emang tujuannya buat politisi ga usah pakai bawa2 kitab orang lain, emang kitabnya sendiri tidak bener ya, al-qur'an memang untuk golongan dan golongan itu umat islam, klo habib atau gus dur ngomongnya ke umat islam sah2 aja karena mereka islam, tp klo mereka ngomongnya ke umat lain baru mereka gak waras, sebab beda jalur beda haluan coy, haloooo...

      Delete
    18. da ga usah komen panjang lebar, tunggu and ikuti sama2 kelanjutan beritanya ntar ,
      kamu yg ga suka ahok sampai kapanpun pasti akan anggap dia salah
      kamu yg pro ahok sampai kapanpun akan anggap dia paling benar
      netral2 aja, jgn mau dibodohin media

      Delete
    19. Kalau ahok bilang silahkan jangan pilih saya ! Ngapain tampil dimuka umum, lebih baik diam dan duduk manis,..

      Delete
    20. Ini Bukan masala memilih atau tidak memilih. Ini adalah masala h menistakan Aagama jadi tolong cerdas sikit lah jadi orang. Tolong difahami masalah nya ya oak.

      Delete
    21. Ini Bukan masala memilih atau tidak memilih. Ini adalah masala h menistakan Aagama jadi tolong cerdas sikit lah jadi orang. Tolong difahami masalah nya ya oak.

      Delete
    22. Kan ahok bilang silahkan jangan pilih saya ! << retorika,,secara tidak langsung meminta di pilih..
      Ahok juga dengan sadar menghimbau agar tidak memilih dia jika memang takut masuk neraka karena hal itu kan? << retorika lagi,,biasanya manusia dibilang takut akan lebih berani.

      Bahkan dengan bijaknya ahok, menghimbau untuk tidak memilih dirinya. Ini luar biasa, saudara... <<< bila bijak akan menjaga perkataan yang akan diucapkan,,kita bhineka tunggal ika,berbeda-beda. jangan melukai satu sama lain. ahok secara ga langsung ahok publik figur yg ucapannya berpengaruh untuk orang banyak.
      Hindarkanlah diri kita dari berburuk sangka !! << setujuuuu, negatif thingking make u more older..

      Delete
    23. mungkin nih yusub kebnyakan minum boderxin tablet...jadi otaknya sempal

      Delete
    24. Hahahah.... Kebanyakan minum air kobokan ya mas... Jgn memutar balikan kalimat mas... Jelas2 videonya ada kok... Hahahah... Masyarakat dah pd pinter2 mas... Lah km... Bego kok dipelihara...

      Delete
  7. Simulacra and Simulation, saya tidak menampik bahwa ahok itu memang cerdas. tapi saking cerdasnya dia lupa telah menyakiti hati nurani

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. bahasa ialah:"alat untuk menyampaikan apa yng ada dlm fikiran seseorang kpd manusia yng lain",niat ialah:"penyebab terjadinya suatu perbuatan yng ada dlm fikiran manusia",pembicaraan/perkataan adalah: "suara yng keluar dari mulut seseorang dalam bahasa tertentu yng disebabkan niat yng ada dlm fikirannya.

    ReplyDelete
  10. perbuatan pidana ialah: "suatu perbuatan yng mengakibatkan korban fisik/fikiran/perasaan/penghinaan/penistaan atas diri seseorang/kelompok/golongan
    delik kriminal murni ialah :" sebuah peristiwa pidana yng dapat ditindak langsung/tidak langsung oleh penegak hukum,dilaporkan atau tidak dilaporkan..
    delik aduan ialah : sebuah peristiwa pidana yng ditindak oleh penegak hukum berdasarkan pengaduan seseorang/kelompok/golongan.

    ReplyDelete
  11. Ga bermaksud ??? Haha..
    Asal tahu ya, Tetangga Gue saat mengendarai motor dan "ga bermaksud" menabrak anak kecil yg sedang menyebrang jalan tetap aja dihukum 12 tahun penjara. Ngelesnya terlalu mencolok bung. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya stuju pak ustad.sy heran kpda masarakt yg ngaku islam.tp slalu s ahok d bela.kepada isi alquran aja anda tida percaya.apa kah itu yg d namakan islam.sy ingat perkataan ahmad dani.muslim yg bela ahok adalah muslim jongos.itu kata ahmad dani

      Delete
    2. betul bicara sama dengan tindakan, makanya Ahok bangun masjid dibalai kota dan masjid2 lainnya termasuk yg renovasi, hibah buat masjid dan musholla, marbot di umrohkan gratis, Izin sekolah Islam dipermudah, KIP buat sekolah swasta, gaji buat guru ngaji, nutup Kalijodo, dan diskotik2 yg ga pernah tersentuh sebelumnya oleh gubernur terdahulu, dsb. jadi yakin kah Ahok menistakan agama kami?

      Delete
    3. Ga usah keluar dari tema.. Masalah nya ini penistaan agama..

      Delete
  12. Komen saya dah diwakili oleh komentartor2 di atas.

    ReplyDelete
  13. Udah deh kagak usah ngeles, salah mbok yah salah aja, gak usah berbagai cara digunakan supaya keliatan tidak bersalah, orang2 udah pada melek, kata2 diplintir pun udah tidak berguna, jadilah cerdas pada tempatnya, makin anda berusaha untuk membela yg salah maka maka kliatan bodohnya,

    ReplyDelete
  14. Cerdas...Ayo Pemuda indonesia Biar semakin bersatu agar tidak dibodohi pakai Mas Ahok

    ReplyDelete
  15. UDEH LAH YANG PADE DUKUNG AHOK MINGGIR AJEE,,,, TOH KEPUTASANYA UDEH JELAS,,, NTE MUSLIM KOK GAK DUKUNG MUSLIM LAINYA,,, ATAU JANGAN JANGAN EMANG BANYAK MUSLIM MUSLIMAN HEEE

    ReplyDelete
  16. Lagipula, bukan kapasitas Ahok mengurusi agama orang lain yang bukan agamanya.

    ReplyDelete
  17. Masalahnya bukan soal pilih atau jgn pilih ,,tapi masalahnya penistaan Al-Quran andai mulutnya tak ucapkan kata almaidah ayat 51 dia aman aman saja dan gak ada masalah

    ReplyDelete
  18. tenang pemirsa slow,slow,petugas negara ahok itu biar ditangani polisi aja
    kita tonton aja..dulu
    ahok itukan pembantu rumah tangga kelas propinsi,,,yang bayar gaji ahok kan kita,kita ini dilayani dan ahok pelayannya...jadi pemimpin itu kamu .! iiyaaa kaamuu...

    ReplyDelete
  19. perlu kita sadari Manusia adalah bonekanya Allah SWT,Allah SWT maha berkehendak atas segala sesuatu,

    ReplyDelete
  20. Sudah saanya bermain kata harus santun, tata bahasa yang baik dalam mencari dukungan tanpa harus keluar jalur penistaan yg msh tidak setuju berarti waktu SD belum lulus pelajaran Bahasa Indonesianya, mari tetap kawal Ahok masuk penjara...!!! Dan tak terulang lagi secure masa akan datang..

    ReplyDelete
  21. lebay smuanya.nilai diri sendiri dulu baru elu elu nilai orang lain..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sampai kapan? sampai yang negatif mempengaruhi yang positif untuk menjadi negatif tanpa kita membantu yang positif tersebut terseret jadi negatif?

      Delete
    2. Terus klo udh menilai diri sendiri, hasilnya disetorin kemana? Ke anda? Kami umat Muslim tidk menilai kelakuan ahok atau siapapun... Yg berhak menilai cuma alloh... Yg sedang kami perjuangkan adalah alqur'an sbg petunjuk hidup kami sbg Muslim bukan orang atau golongan.. Kami tidk merasa lebay dgn menyampaikan aspirasi n sikap kami sbg Muslim, malah kami bangga. Soal ibadah kami, anda tak usah repot memikirkan Karena yakin alloh yg maha tahu soal itu.semoga anda akan mendapat pencerahan Dan tak lg memikirkan nilai, belajarlah merasakan n empati pada perasaan orang lain, jk sesorang merasa sakit hati itu artinya anda Sudah melakukan hal yg menyinggungnya. Terimakasih.

      Delete
    3. Sudah terlambat Jon ...
      ___________

      "Jon, di desa kita ada warung jual miras. Ayo kita tindak!"

      "Nggak usah. Yang penting kita sendiri jadi orang baik."

      Sebulan kemudian.

      "Jon, para pemuda mulai suka mabuk-mabukan di warung itu. Ayo kita tindak sebelum terlambat!"

      "Buat apa? Lha wong mereka juga nggak ganggu kita, kok. Perbaiki diri sendiri dulu lah"

      Sebulan lagi berlalu.

      "Jon, sekarang warung itu dibangun tambah megah. Nggak cuma jual miras, sudah ada pelacurnya juga. Setengah penduduk desa sudah jadi pelanggan. Kalau kita tidak menindak sekarang, besok-besok kita nggak akan punya kekuatan lagi."

      "Urus diri sendiri dulu, nggak usah ngurusin orang lain, doain saja ga terjadi apa apa"

      Setahun kemudian.

      "Jon, desa kita sudah jadi pusat maksiat. Masjid mau dirobohkan. Kamu, sebagai ta'mirnya, juga akan diusir."

      "Lho, lho. Kok gitu? Ya jangan gitu, dong. Ayo kita lawan mereka!"

      "Sudah terlambat, Jon. Kita sudah jadi minoritas. Dulu saat mereka dengan getol menanamkan ideologi dan memperluas kekuasaan, kita cuma sekedar jadi orang baik, cuma doa, Ternyata itu tidak cukup tanpa usaha"

      Delete
    4. Sudah terlambat Jon ...
      ___________

      "Jon, di desa kita ada warung jual miras. Ayo kita tindak!"

      "Nggak usah. Yang penting kita sendiri jadi orang baik."

      Sebulan kemudian.

      "Jon, para pemuda mulai suka mabuk-mabukan di warung itu. Ayo kita tindak sebelum terlambat!"

      "Buat apa? Lha wong mereka juga nggak ganggu kita, kok. Perbaiki diri sendiri dulu lah"

      Sebulan lagi berlalu.

      "Jon, sekarang warung itu dibangun tambah megah. Nggak cuma jual miras, sudah ada pelacurnya juga. Setengah penduduk desa sudah jadi pelanggan. Kalau kita tidak menindak sekarang, besok-besok kita nggak akan punya kekuatan lagi."

      "Urus diri sendiri dulu, nggak usah ngurusin orang lain, doain saja ga terjadi apa apa"

      Setahun kemudian.

      "Jon, desa kita sudah jadi pusat maksiat. Masjid mau dirobohkan. Kamu, sebagai ta'mirnya, juga akan diusir."

      "Lho, lho. Kok gitu? Ya jangan gitu, dong. Ayo kita lawan mereka!"

      "Sudah terlambat, Jon. Kita sudah jadi minoritas. Dulu saat mereka dengan getol menanamkan ideologi dan memperluas kekuasaan, kita cuma sekedar jadi orang baik, cuma doa, Ternyata itu tidak cukup tanpa usaha"

      Delete
  22. aneh juga nih kalo ucapan dengan tindakan adalah sama, berarti sholat juga cukup cuma dengan ucapan aja donk kalo bisa dianggap sama. kalo mau objektif omongan si ahok itu gak beda sama vidio habib riziq, kalo habib riziq bilangnya "ulama su' yang nipu pake alqur-an" sementara si ahok lebih spesipik lagi "jgn mau dibohongi pakai al-maidah 51". pertanyaannya siapa yg pake surat al-maidah buat berbohong?! bisa jadi ulama su' ato politikus busuk sama seperti yg dikatakan habib riziq. wallohu a'lam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf menurut saya anda salah menginterpretasikan pernyataan Bu neno.. Menurut saya kesamaan antara ucapan Dan tindakan itu artinya apalg kita sholat ucapan n tindakan (gerakan) akan selaras Karena memang seperti itulah sholat. Sama dgn akad nikah tab. Esensinya bgtu. Masalah habib riziq saya rasa tak perlu dihubung2kan dgn ahok, Karena permasalahannya bakalan tambah lebar. Apalg dlm segi ilmu agama Islam Habib riziq pastilah lbh faham drpda ahok. Apa yg dikatakan seseorang yg ahli dlm bidangnya akan berbeda dgn perkataan org yg tak mengerti dlm bidang itu. Karena yg ahli, sudh tau landasan n dasar hukum nya nah klo yg ga ngerti dia akan berbicara berdasarkan apa? Bgtulah saudar, saya TDK dalam keadaan membela habib riziq, saya tak knal beliau jg. Saya hanya ingin bertukar pandangan saja. Terima kasih.

      Delete
    2. Ane setuju sama yg atas.. Beda konteks lah.. Kampanye ahok dengan ceramah habib di majlis nya

      Delete
    3. Dalam ceramah Habib Rizieq menyinggung ulama Su yg plintir ayat jd ayat yg disebut tdk ada dlm Al-Qur'an krn hasil pelintir. Sementara Ahok jelas menyebut Al-Maidah 51

      Delete
  23. Kalo masuknya tergolong sbg kampanye ngga juga, dia ngasih tau g usah khawatir kalo dia g kpilih program ga akan jalan, kpilih atau ngga tetep jalan, itu yg mau disampaikan.

    Soal dibohongin atau dibodohin mah yaelah, sama aja kaya kata Habib Rizieq, mereka cuma ngasih info bahwa ada orang kaya gitu, yang manfaatin ayat2 Qur'an demi ambisi pribadi, demi Ahok kalah misalnya. Isi ayat emg bener gtu, bukan kebohongan, tapi diarahin pake ayat itu supaya pada g milih Ahok, sesimple itu kok maksudnya, intinya dia ngasih tau ada orang menggunakan ayat itu bukan untuk tujuan yg baik, kaya ISIS make ayat Al-Baqarah:191 untuk "membodohi" (membujuk) orang agar membunuh para kafir, itu maksudnya "dibodohi/dibohongin" pake ayat, as simple as that. Kaya kata "secara", tau kan pernah maknanya jadi "karena/berhubung"? terserah orang kan mau make kata2nya gmn, tergantung gaya bahasa mereka masing2 kan?

    "kalo gitu dia nuduh ulama membohongi umat dong?", satu2 deh, kalian tuduhannya apa? penistaan kan? fokus aja dulu ke situ, kalo udh terbukti ngga bersalah baru mulai yg baru lagi. ini pada merembet kmn2 ini, ngelaporin apa tuduhannya apa, berita jeleknya macem2.

    Jadi bukan penistaan agama, dia cuma memberikan fakta.

    "umat agama lain tidak boleh mengutip ayat suci agama lain", ........ini serius? brati dari kita juga ngga boleh dong? kalo gitu gmn cara ulama2 di luar yg mau memualafkan umat agama lain? mau ga mau mereka harus ngasih tau persamaan kitab agama lain dgn kitab kita dong, ngebandingin mana yg lebih sempurna (bukan yg lebih bener ya, soalnya semua kitab dari agama2 samawi isinya pasti bener). Terus kalo agama lain ngga boleh ngutip kitab kita gmn mereka mau menemukan kebenaran?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai saudaraku,,setuju sekali,,tp garis besarnya saudara ahok bukan mencari kebenaran dalam Al-Qur'an,,,,yang ada saudara ahok itu mengatakan dibodohi ,dibohongi pake Al-Qur'an,,jd maknanya yg menjadikan surat Al-maidah 51 itu hujah yakni pembohong,,dan tukang membodoh bodohi,,dan satu lagi,,mengenai menemukan kebenaran itu hak pembolak balik hati,,yakni Alloh SWT,,knp???krn tidak sedikit org yg mengaku dirinya ISLAM yg kitabnya sudah benar tanpa adanya amandemen tp tidak tau apa itu islam,,jd perlu di islamkan lg (belajar ngji lg yg bener mwngenai ISLAM) dan juga ada org yg mengaku dirinya islam tp melindungi org yg salah,,jd hikmahnya didalam Al-maidah 51 ada terusannya yakni Al-maidah 52 dst,,silahkan dibaca ,,,disana sudah kejadian,,bermunculan apa yg difirmankan Alloh SWT,,mari melek bersama saudara

      Delete
  24. Makanya lu kapir jaga tuh mulut tai jgn asal ngmng pake bawa2 kitab suci.insAllah adzab mu sangat pedih

    ReplyDelete
  25. Makanya lu kapir jaga tuh mulut tai jgn asal ngmng pake bawa2 kitab suci.insAllah adzab mu sangat pedih

    ReplyDelete
  26. ayo pasang pasang ahok gak bakalan masuk 1;10

    ReplyDelete
  27. Wartawan ini kok memelintir berita seenaknya...Yang bicara sebagai saksi ahli itu Dr. Husni Mu'adz, bukan Neno Warisman. Neno hanya menyampaikan penjelasan saksi ahli. Payah betul si jurnalis ini...

    ReplyDelete
  28. orang fanatik itu sm jg kena bius,,, atau terhipno.... neno warisman blom ngerti apapa emang.........

    ReplyDelete
  29. Mantap, terus maju berjuang utk kebenaran

    ReplyDelete
  30. Mantap, terus maju berjuang utk kebenaran

    ReplyDelete
  31. Sebenarnya siapa pihak yg dirugiakn dalam masalah ini, kalo memang pak Ahok benar melakukan penistaan agama ya biarlah beliau menanggung akibatnya di akherat kelak, Tuhan maha adil kn... Koq jadi manusia2 ini yg ribet sih, kalo mau benar2 menegakan keadilan kenapa ga bersatu aja tangkap orang2 yg ngebom2 mengatasnamakan agama tuh, mereka jelas2 menistakan agama dan banyak pihak yg dirugikan, mulai dr harta benda sampai nyawa
    Jangan tutup mata juga pada para koruptor... mereka sangat2 jelas merugikan banyak orang, kenapa ga didemo juga untuk diproses hukum
    (Pendapat dari pihak netral, manusia juga... maaf kalo masih salah)

    ReplyDelete
  32. Sebenarnya siapa pihak yg dirugiakn dalam masalah ini, kalo memang pak Ahok benar melakukan penistaan agama ya biarlah beliau menanggung akibatnya di akherat kelak, Tuhan maha adil kn... Koq jadi manusia2 ini yg ribet sih, kalo mau benar2 menegakan keadilan kenapa ga bersatu aja tangkap orang2 yg ngebom2 mengatasnamakan agama tuh, mereka jelas2 menistakan agama dan banyak pihak yg dirugikan, mulai dr harta benda sampai nyawa
    Jangan tutup mata juga pada para koruptor... mereka sangat2 jelas merugikan banyak orang, kenapa ga didemo juga untuk diproses hukum
    (Pendapat dari pihak netral, manusia juga... maaf kalo masih salah)

    ReplyDelete
    Replies
    1. quote "Mereka sangat2 jelas merugikan banyak orang, kenapa ga didemo juga untuk diproses hukum" . . .
      => jadi selama ini ada banyak berita demo2 di media2 itu pada ngapain yah mereka ?? Jangan tutup mata & telinga kalo nonton berita.
      Selama ini, rakyat cuman ditontonin adegan drama politik saja, karena urusan politik itu hal duniawi, selalu ada pembenaran, tidak ada kebenaran yg Haq, hal yg salah bisa diplintir jadi benar, tidak ada acuan, semua menggunakan Dalil hukum duniawi.

      Quote "kalo mau benar2 menegakan keadilan kenapa ga bersatu aja tangkap orang2 yg ngebom2 mengatasnamakan agama tuh, mereka jelas2 menistakan agama dan banyak pihak yg dirugikan, mulai dr harta benda sampai nyawa"...
      => Pernah denger FPI menegakkan kebenaran atas nama Agama / Nahi Munkar; Memberangus Judi, Membubarkan Ahmadiyah (penista agama), dapet apa FPI dari sikap itu.. Geng Barbarlah, Maen Hakim sendirilah...

      Upaya tsb sudah dilakukan sejak lama, kasus ahok ini beda, ini urusan Akhirat, prinsip, Kitab suci sebagai Acuan Hukum sudah dipermainkan, dikarenakan hukum (Polisi) sudah dianggapp tidak becus, lamban, .. ummat islam sudah terlalu muak digombalin, diPHPin... Demo kmrn itu "klimaks" dari sikap umat islam selama ini.

      NB: tolong dong anda agak lebih netral, “Orang yang tidak bisa rasakan (sakit hati karena kitab sucinya dinistakan), tidak akan mengerti,” kata Aa Gym.

      Delete
  33. Maaf, mohon izin share
    Bantu berantas buta aksara Al Quran

    Mau Belajar Al Quran?

    Kuota terbatas, hanya 100 orang pertama.

    Ikuti review "4 Jam dapat membaca Al Quran"
    Insyallah setelah mengikuti training via grup Whatsapp,
    Anda tidak akan ragu lagi untuk belajar membaca Al Quran
    Metode ini sangat mudah digunakan semua usia
    Anda merasa sudah berumur? Insyallah bisa ^_^
    Anda sibuk? Insyallah tidak akan menyita banyak waktu Anda :)

    Silahkan masuk ke grup dengan link berikut ini
    https://chat.whatsapp.com/FfZ4HN3osnoCgLSKCjVAf7

    Dapatkan info lengkapnya dengan menghubungi kami segera.
    Tellp/WA : 0815-6267-777

    Dapatkan kesempatan menarik menjadi agen di kota Anda.

    ReplyDelete
  34. Kalimat ahok dengan mengatakan surat Al Maidah "macam macam" itu... tafsirannya pun sudah berbeda2... gitu bilang ga niat...

    ReplyDelete
  35. almaidah 51 itu artinya pemimpin dalam rangka negara demokrasi atau bukan sih?

    ReplyDelete
  36. ahok nisa sm Qur an itu wajar lah ahok kitabnya bkn qur an
    kalau orang islam nista sm qur an itu yg lbh kurang ajar.
    menang sendiri ngak ad vitaminya

    ReplyDelete
  37. mantabs, semoga Allah akan menampakkan yang benar itu benar dan yang batil itu batil, semoga Kebenaran akan selalu menang

    ReplyDelete
  38. Yg jelas islam itu damai dan kasih sayang.bukan islam yg marah marah.tengoklah sifat2 DAN SEJARAH Nabi kita Nabi Muhammad SAW.Baru kalian bicara.

    ReplyDelete
  39. Bukannya sdh minta maaf ahoknya. Artinya dia sdh ngaku salah.
    Skrg terserah kita mau maafin atau tidak.
    Sy sendiri sdh memaafkan beliau dengan berbagai alasan yg tidak mau sy uraikan disini.
    Cara penyelesaian bisa dgn memaafkan/islah atau jalur hukum.
    Terserah yg mau mana yg dipilih.
    1hal yg perlu kita renungkan ulang sdh bersikap adilkah kita bersikap. Hati nurani anda yg bisa jawab.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nenek nyuri ayam, padahal udah minta maaf tetep aja dipenjara, lah kl bapak hoak udah minta maaf apa trus dibebasin gitu?yang dinistakan al qur'an loh, kitab suci agama dengan pemeluk terbanyak diindonesia, bukan cuma sekedar nyuri ayam...

      Delete
    2. No-comment.... gunakan hati anda yg paling dalam dlm menilainya. Sy tdk mau berdebat

      Delete
  40. menurut saya ahok sdh membuat komentar cerdas shg bnyk orang2 mendadak ustad dan yg tadinya tdk peduli dan acuh ttg al qur'an,,,

    ReplyDelete
  41. Kalau disini ada orang jakarta yg benci sama ahok... itu artinya dia adalh salah satu orang paling munafik dan engggak tau untung... liat jalan2 di jakarta udh bagus,sungai udh bersih,banjir udh jauh berkurang,pembangunan dimana2,bikin ktp,kk,npwp,surat nikah mudah dan dilayanin dengan baik.. coba kurang apa lagi coba dulu jangan harap lo bisa kayak gitu.. mangkanya pada mikir udh di kasih gubernur yg bagus kok malah dihina di jelek2in.. nanti giliran ganti gubernur yg enggak bener baru dah tau rasa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
  42. Masalahnya bu, kenapa orang bisa berbicara seperti itu?, itu kan jawaban ahok dari sebuah pertanyaan yg ditujukan ke dia, terus pertanyaannya apa?? coba diteliti lagi. kalau cuma fokus di kalimat ahok yg bersifat jawaban, tanpa fokus di pertanyaan yg ditujukan ke dia, menurut saya sih anda gak cerdas2 amat yaaa... sorry to say

    ReplyDelete
  43. ngopi dlu gan, biar tenang..... salam indonesia, bhineka tunggal ika

    ReplyDelete
  44. Lebih menistakan mana orang islam yg pinter2 agamanya tapi ngusung pemimpin non-muslim di pilkada2 sebelumnya (googling aja banyak contohnya) di banding penistaan ahok melalui omongan saja ditambah faktor tidak ngertinya ttg Al-qur'an.
    Sy lbh menilai tingkat penistaan orang muslim yg menggunakan Al-Maidah 51 untuk kepentingan kelompoknya lebih parah dibandingkan penistaan yg dilakukan oleh ahok.
    Sy setuju Islam di bela sampai matipun.... tp saya lebih setuju orang2 munafik terlebih dahulu habisin. Meski Ahok non-muslim, umat islam dilarang Dzolim kepadanya. Dia sdh minta maaf... maka sepatutnya kita bisa memaafkan, seperti kita bisa memaafkan orang2 munafik itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pernah baca risalah nabi ?
      Adakah pernah ada sejarahnya saat itu memerangi/menghabisi munafik padahal dalam satu kota di madinah ? baca sejarah perang khandaq! yang ada hanya memerangi umat non muslim YANG tidak mau tunduk kpd islam, Rasulullah memerintahkan membunuh 1 suku yahudi karena berkhianat..

      Anda muslim ? jangan kira anda jadi dianggap lebih bijak dengan mengajak memerangi sesama muslim namun berjabat tangan dengan kafir.

      Delete
    2. Jangan membabi-buta spt itu.
      Siapa yg harus diperangi..
      Konteksnya beda kaum yahudi yg diperangi zaman itu dgn kasus ahok ini. Kita tdk boleh lupa juga dgn ayat Al-Maidah 8 ini:

      "Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan"

      Sdh adilkah kita dlm bersikap. Kalo anda bilang Ahok menistakan agama sy sependapat, tp dia sdh minta ma'af, kita wajib memaafkannya.
      Anda aja bisa memaafkan orang2 munafik yg jelas2 memilah-memilih Al-Maidah 51 utk kepentingannya.

      Sadar tdk anda sdg dimanfaatkan, oknum2 itu. Dimana Al-Maidah 51 ini hanya berlaku buat Ahok di Pilkada Jakarta,.... tapi dimana Al-Maidah ini di tempatkan untuk pilkada di beberapa tempat lainnya, ayat ini di injak2 dgn mengusung calon Non-Muslim. Suara anda dimana saat penistaan yg dilakukan oknum2 muslim ini dilakukan.
      Mereka itu seharusnya Istiqomah kalo benar2 menerapkan Al-Maidah 51 itu.
      Wassalam,

      Delete
  45. Ada suami istri...yg sedang bertengkar masalah suaminya nikah lg...
    nah tuh suami gila cewek tp tau agama...(fikiran suami=gmn y caranya agar gw bisa nikah lg,oia ada (Qs an nisaa: 3) )...berbicaralah sang suami ke istrinya...mah,km tau kan an nisaa: 3 tentang poligami,aku ingin poligami mah...
    istri"apaaa lu mo nikah lg,ngurusin gw aja ga becus pake poligami sgla
    Suami"tp mah dlm surat an nisaa itu memper bolehkan suami berpoligami
    Istri"ah lu..,bilang ja lu da bosen ma gw,mo bodoh2in gw pke surat an nisaa: 3
    Nah apa kah sang istrinya itu menistakan agama
    Pernah denger ga....orang2 munfik itu lebih kejam/lebih apalah2 dri orang kafir...

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah, saat ini juga, datanglah pak ahok, dan berkata "wahai istri2 yg di rumah,jangan dibohongin pakai surat annisa bahar ini". wah bisa2 gue menistakan agama nih. Padahal dalam KBBI kata "pakai"=mengenakan. Udah jelas2 adanya kata "pakai" maknanya jadi berubah, kenapa masih bilang menistakan sih? Pelajaran B.Indo dikubur dimana nih? Lagi pula kata "a gama" dari dulu sudah diartikan "a=tidak,gama=kacau". Jadi enjoy aja deh ama bumbu kehidupan yg satu ini. Jgn pakai buat ribut lah! agamaku agamamu, agamamu agamaku juga! Betul tidaknya,kita tunggu hari penghakimanNya setelah mati nanti. setuju?

      Delete
  46. Intinya Allah dah murka atas kesombongan AHOK selama ini sehingga memberinya hukuman melaui jalan yang tak pernah diduga olehnya.Ini adalah saatnya umat islam untuk bangkit dan bersatu memilih pemimpin yang takut kepada Tuhan bukan pemimpin yang hanya membenarkan logikanya saja

    ReplyDelete
  47. Dulu, ada Salman rusdie menghina Alquran dengan mengatakan itu Ayat-ayat Setan, Dunia mengecamnya, Pemimpin Iran saat itu Ayatullah Khomeini (Syi'ah) mengeluarkan Fatwa, Halal darahnya.. Apa yg terjadi, Ummat islam sedunia bersatu, Salman tiba2 hilang ditelan bumi, Tidak ada yg berani menghina meremehkan islam saat itu, hingga berpuluh tahun muncul kasus pembakaran quran, karikatur nabi, ummat islam mulai terpecah ada yg pro dan kontra,, sedangkan Salibis dan Yahudi mendapat angin segar, mereka mulai memancing, melempar umpan dan melihat reaksi ummat, menunggu benar2 terpecah baru mereka mulai menunjukkan sifat aslinya... Wahai sodara2 seiman sadarlah yang terjadi saat ini, coba lihat gambaran besarnya, jangan fokus ke satu masalah, ada hidden agenda yg sedang berjalan,, |Waspada dan Tegas| , Terima kasih Ahok, sudah menyatukan kembali ummat ini

    ReplyDelete
  48. Kalo Desmond gimana Jeng Neno ? ... Nyuruh Ahok manggil Nabi Muhammad s.a.w. jadi saksi gelar perkara ?

    ReplyDelete
  49. Mbak Neno rupanya tidak belajar tentang pusat pengisahan (point of view) dalam sebuah dialog (kalimat Ahok tsb). Ahok sbg orang petama, kedua, atau ketiga dalam peristiwa itu rupanya mbak Neno tidak paham. Yang menjadi subjek dlm dialog itu bukan Ahok, tp orang-orang yg memperdagangkan ayat al-Qur'an untuk komoditas politik. Gpp, semua orang boleh berpendapat, dan pendapatnya itu kelak dipertanggungjawabkan di akhirat.

    ReplyDelete
  50. betul bicara sama dengan tindakan, makanya Ahok bangun masjid dibalai kota dan masjid2 lainnya termasuk yg renovasi, hibah buat masjid dan musholla, marbot di umrohkan gratis, Izin sekolah Islam dipermudah, KIP buat sekolah swasta, gaji buat guru ngaji, nutup Kalijodo, dan diskotik2 yg ga pernah tersentuh sebelumnya oleh gubernur terdahulu, dsb. jadi yakin kah Ahok menistakan agama kami?

    ReplyDelete
  51. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  52. kalau pak ahok sdh islam,bgmna ?

    ReplyDelete
  53. Kalau nenek lu saya kasih nasi bungkus, lalu saya bebas menistakannya...
    Apa lu setuju? Saya yakin para taikers setuju.

    ReplyDelete
  54. Menurut saya nggak terlalu cerdas amat dia membandingkan dengan akad nikah, menurut saya ini konyol, akad nikah diikuti dengan tindakan nikah, apakah Ahok melakukan tindakan yang sesuai dengan ucapannya?

    ReplyDelete
  55. Menurut saya, Bu Neno keluar dari konteks. Memang setiap pembicaraan selalu dibarengi niat. Pak Ahok pun demikian, tetapi niat itu harus dilihat dari keseluruhan teks, bukan per kalimat seperti itu. Niat Pak Ahok ketika berbicara di Pulau Seribu itu adalah agar orang-orang tidak usah kuatir jika secara iman tidak memilih dia dalam pemilihan gubernur. Itu niat utama, pikiran utama dari seluruh pidato Ahok. Pikiran utama itu yang harus kita pahami, bukan potongan-potongan kalimat. Itu adalah interpretasi yang menyesatkan!

    ReplyDelete
  56. Jika kita merasa semua WNI adalah saudara tanpa membedakan SARA sebagaimana diharapkan para pendiri RI dan semboyan bangsa kita yakni Bhinneka Tunggal Ika yg akhir2 ini makin sering dikumandangkan, maka kita tidak akan beranggapan ucapan Pak Ahok dimaksudkan utk menista agama hanya karena beliau adalah penganut agama lain. Dapat dimengerti bila penganut agama apapun akan tersinggung dan marah kalau agamanya dihina. Perasaan itu muncul karena kecintaan umat pada agamanya. Tapi perlu diingat, kecintaan kita pada sesuatu membuat kita lebih sering menggunakan perasaan daripada logika. Faktanya Pak Ahok punya abang angkat seorang Muslim. Masa iya beliau berniat menista agama keluarganya?

    ReplyDelete

Powered by Blogger.