Header Ads

Aksi Bela Islam

Kronologis, dan Kekejian yang Dilakukan Militer Myanmar terhadap Warga Rohingya

Pengungsi Rohingya (Ilustrasi-Reuters-News Okezone)
Tindakan kezhaliman kembali terjadi di Myanmar. Militer kembali melakukan kekerasan berdarah kepada warga Rohingya yang memang dianggap sebagai warga kelas bawah.

Kekerasan kembali memuncak sejak 9 Oktober lalu. Sebuah pos plisi diserang oleh warga yang tidak dikenal. Dalam serangan tersebut, 9 aparat kepolisian tewas. Pemerintah Myanmar pun melontarkan tuduhan kepada warga Rohingya sebagai pelakunya.

"Pemerintah Myanmar menuding "teroris Rohingya" berada di balik serangan itu, namun belum ada bukti yang jelas soal tuduhan tersebut," rilis CNN Indonesia, Senin (21/11/16).

Pemerintah Myanmar pun menjadikan distrik Maungdaw sebagai "zona operasi militer". Di wilayah tersebut diberlakukan penggeledahan, jam malam, dan pembatasan pergerakan warga. 

Dalam operasi tersebut dilaporkan 70 warga Rohingya terbunuh, lebih dari 400 orang ditahan. Tentara juga melakukan penjarahan, membakar rumah, menyiksa, dan memperkosa. 

PBB juga melaporkan, lebih dari 30 ribu warga Rohingya kehilangan tempat tinggal. Mirisnya, Pemerintah Myanmar juga memblokade perbatasan agar warga Rohingya tidak bisa melarikan diri. Selain itu, Pemerintah juga mencegah masuknya bahan bantuan untuk warga Rohingya. [Om Pir/Tarbawia]

No comments

Powered by Blogger.