Kisah Pilu dari Aleppo yang Diberitakan Salah Satu TV di Inggris

Ilustrasi


Kisah pilu ini bukan drama atau sinetron. Terjadi beberapa hari lalu di Aleppo Suriah. Kejadian yang mengiris hati dan menguras air mata. Meski di siarkan di salah satu channel televisi di Inggris, kejadian memilukan ini sepi diwartakan oleh media-media di negeri ini.

Tak kuasa untuk membendung air mata saat membaca dan melihat tayangannya.

*** 
Perawat membawa dua anak, mencarikan ibu mereka. 

“Mereka perlu ibunya. Apakah mereka anakmu?” tanya perawat.

Perawat tidak mengetahui nama mereka dan mereka tidak tahu apakah mereka telah menjadi yatim piatu atau belum.

 Mereka meninggalkan bapaknya di bawah reruntuhan dan mereka mencari ibunya

Ummu Fatima melihat bukti yang dia takutkan, mayat anaknya.

 “Mengapa kau tinggalkan aku?” gugat Ummu Fatima.

 Di sini, pertanyaan itu tidak ada jawabannya. Di ruangan lain, kakak beradik itu masih menunggu berita tentang ibu mereka. Di atas tempat tidur rumah sakit, diselimuti debu. Lelah yang tak terkatakan, oleh kehidupan yang tidak bisa digambarkan (brutalnya).

*** 

Ya Allah, ampuni kami yang tak kuasa banyak membantu. [Tarbawia/Om Pir]

*Cuplikan kisah di atas ditulis oleh Maimon Herawati, aktivis kemanusiaan Internasional yang merupakan Dosen di Universitas Padjadjaran Bandung. Pemuatan tulisan ini di Tarbawia sudah mendapatkan izin dari Maimon Herawati melalui pesan pribadi antara Tarbawia dan Maimon Herawati. Kisah selengkapnya bisa dilihat di tautan berikut atau lihat videonya langsung.



Powered by Blogger.