[Transkrip Lengkap] 3 Menit 18 Detik Pertemuan Penting Aa Gym dan Buni Yani

Aa Gym (ilustrasi-SPCENEWS.id)


Apa yang disampaikan oleh KH Abdullah Gymnastiar saat bertemu dengan Buni Yani? Meski berlangsung hanya dalam 3 menit 18 detik, Aa Gym menyampaikan wasiat-wasiat amat penting yang berguna seumur hidup, bahkan bermanfaat pula untuk jutaan kaum Muslimin.

Berikut transkrip lengkapnya.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pak Buni Yani, terimakasih atas silaturahimnya. Saya berterimakasih (karena Pak Buni Yani) sudah menjadi jalan dari Allah. Karena tidak ada satu pun yang terjadi, kecuali Allah yang Mengatur. Jangan kecil hati. Bersyukur saja. Tidak akan ada yang keluar (dari ketentuan yang termaktub dalam) Lauhul Mahfuzh.

Walaupun sekarang pra peradilan, ya jalani dengan suka cita. Setiap merasa ada pahit di hati, berarti ada dosa (kita). Kalau kita (merasa) tertekan sekali, nah ini akibat dari dosa-dosa kita.

Dan tidak ada nanti yang membolak-balik hati hakim dan sebagainya, selain Allah.

Kami semuanya mendoakan. Karena doa bisa menjadi jalan berubahnya taqdir. Kalem aja.

Pokoknya ada dua hal yang sangat penting.

Satu banyak istighfar.

'Punya dosa gak?' (Aa)

'Banyak A'' (BY)

'Banyak atau banyak sekali?' (Aa)

'(Tertawa kecil) Banyak sekali.' (BY)

'Nah, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam itu gak punya dosa, (tapi) istighfarnya 100 kali. Nah, kita yang (dosanya) banyak sekali berarti istighfarnya berapa (kali) ya? Itulah masalah kita yang pertama. Kita ini kurang taubat. Kalau 1000 kurang. Nah, kita ini sedikit sekali (beristigfar).' (Aa)

'Yang kedua, banyak gak karunia dari Allah' (Aa)

'Banyak sekali.' (BY)

'Banyak sekali atau luar biasa banyaknya?' (Aa)

'Luar biasa banyaknya.' (BY)

'Nah, hamdalah sedikit atau banyak?' (Aa)

'Sedikit.' (BY)

'Nah, itu yang jadi masalah kita. Kita itu kurang taubat dan kurang syukur.' (Aa)

Mengalir saja. Nanti Allah datangkan siapa. Mungkin kalau Allah mau membebaskan, hakim tinggal dibalikkan hatinya. 

Dan ini ladang pahala.

Semua bagi sahabat-sahabat yang menyimak, doakan saudara kita Pak Buni Yani ini yang memang oleh Allah dipilih sebagai jalan.

Satu, jalan kita itu Pak Ahok. Doakan semoga dapat hidayah sehingga jadi Muhammad Ahok atau Abdullah Ahok. Dan bisa menjalani proses pengadilan ini dengan rasa syukur, tidak ribet, dan kalaupun ditahan, dinikmati. Dipenjara sebagai bagian dari pematangan pribadinya dan bisa menemukan Islam. Ya, kita doakan.

Dan Pak Buni Yani yang mau pra peradilan besok (Selasa, 13 Desember 2016), ya dinikmati saja sebagai (sebuah) episode (kehidupan). Tidak akan yang keluar dari kekuasaan Allah.

Jamaah, kita doakan beliau (Pak Buni Yani).

Amalannya doa Nabi Yunus (Al-Anbiya' ayat 87) dan Surat Al-Kahfi ayat 10. Doakan ya. Aa berterimakasih.

'Saya yang berterimakasih, A'. (BY)

Hatur nuhun. Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabaraokatuh.

Dalam pertemuan itu, Aa tidak menggunakan sorban penutup kepala. Hanya sorban yang diletakkan di pundak beliau. Buni Yani ditemani istri dan anaknya. Pertemuan ini disiarkan langsung melalui akun Fans Page Facebook KH Abdullah Gymnastiar pada Senin (12/13/16) sore menjelang Maghrib. [Tarbawia/Om Pir]
Powered by Blogger.