Header Ads

Dilarang Nabi dan Dibenci Allah, Inilah Hasil Riset Terbaru tentang Bahayanya Tidur Telungkup

Tidur telungkup (ilustrasi)

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Imam Abu Dawud, Imam Ibnu Majah, dan Imam Ahmad bin Hanbal, Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam melarang umatnya tidur telungkup dan menyebutnya sebagai posisi tidur yang dibenci (dilaknat) oleh Allah Ta'ala.

Dalam riwayat lain oleh Imam Ibnu Majah, Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam juga menyebutkan tidur telungkup sebagai posisi tidurnya ahli neraka.

Mengapa Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam melarang tidur telungkup dan Allah Ta'ala membencinya? Berikut hasil penelitian terbaru tentang bahayanya tidur dalam posisi telungkup.

"Ketika seseorang tidur dalam posisi telungkup," tulis Dr Jamal Elzaky dalam Buku Induk Mukjizat Kesehatan Ibadah, "niscaya ia akan merasa sesak napas karena dada harus menahan beban tulang punggung dan organ tubuh lainnya."

Selain menganggu proses pernapasan, posisi tidur telungkup juga berbahaya bagi organ vital manusia.

"Tidur dengan posisi telungkup juga mengganggu perangkat reproduksi karena alat vital dan bagian sistem reproduksi lainnya tertekan." lanjutnya.

Tidur telungkup, sebagaimana disebutkan dalam penelitian lain, juga menjadi salah satu sebab tingginya kematian pada anak-anak.

"Penelitian lain menunjukkan, tingkat kematian anak-anak lebih tinggi pada mereka yang terbiasa tidur dengan posisi telungkup dibandingkan mereka yang tidur dengan tubuh dimiringkan." pungkas Dr Jamal.

Mahabenar Allah Ta'ala dengan firman-Nya. Sungguh, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tak pernah dusta dalam kalamnya. [Om Pir/Tarbawia]
Powered by Blogger.