5 Hari Setelah Kalah Pilkada Jakarta, Ini Bukti Megawati Tinggalkan Ahok

Megawati ziarah ke makam mantan Presiden Soekarno (antara)



Berdasarkan hasil hitung cepat semua lembaga survei dan perhitungan KPU, pasangan calon Anies-Sandi dinyatakan menang dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada Rabu (19/4/17). 

Ahok-Djarot juga menyatakan pengakuan atas kemenangan Anies-Sandi, meski KPUD DKI Jakarta belum memberikan pengumuman pemenang secara resmi.

Kekalahan Ahok merupakan bukti bahwa pelaku penista agama mulai ditinggalkan oleh warga Jakarta. Mirisnya, meski tidak banyak diketahui publik, Ahok juga mulai ditinggalkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Kejadian ini berlangsung lima hari setelah Pilkada Jakarta atau pada Senin (24/4/17).

Sebagaimana diketahui, rombongan Megawati Soekarnoputri dan beberapa pengurus DPP PDIP melakukan ziarah ke makam mantan Presiden Soekarno di Kelurahan Bendogerit, Blitar, Jawa Timur, pada Senin (24/4/17).


Mega yang hadir sekitar pukul 12.15 WIB terlihat bersama pengurus pusat PDIP Perjuangan. Terlihat dalam rombongan tersebut Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, Kepala BIN Budi Gunawan, Wakapolri Komjen Syafrudin, dan lainnya.

Ketika rombongan terebut tiba, kompleks peristirahatan terakhir mantan Presiden Soekarno ini ditutup dari warga umum yang berziarah. Warga menunggu di luar gerbang dan baru diziinkan masuk setelah rombongan usai melakukan ziarah.

Mega yang mengenakan celana jins abu-abu dan kemeja putih ini tetap tak mengenakan kerudung ketika bersimpuh, berdoa, dan menaburkan bunga serta menyiramkan air di pemakaman sang ayah.

Dalam foto yang dipublikasikan oleh Republika, Selasa (25/4/17) dari kantor berita Antara, hanya ada tujuh orang yang terlihat berziarah. Megawati berdiri di sebelah barat makam seraya menaburkan bunga dan menyiramkan air, Djarot berada di sebelah utara makam, dua orang berada di sebelah timur makam. Dan tiga orang berdiri di bagian dengan posisi membelakangi kamera.

Dalam rombongan tersebut tidak terdapat cagub DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang diusung PDIP Perjuangan. Apakah tidak diajaknya Ahok karena alasan sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama yang dihelat hari ini, Selasa (25/4/17) atau sinyalir ditinggalkannya Ahok oleh Megawati? [Om Pir/Tarbawia]

Powered by Blogger.