Header Ads

Merinding! Inilah Pesan Kemenangan Sekjend FUI Ustadz Al-Khaththath dari Balik Penjara Kezhaliman




Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Ustadz Muhammad Al-Khaththath mengirim sinyal kemenangan bagi kaum Muslimin yang memperjuangkan pemimpin Muslim dalam Pilkada Jakarta 2017.

Meski singkat, pesan kemenangan yang dikirimkan Al-Khaththath ini menjadi bahan bakar semangat kaum Muslimin di Jakarta.

"Dari ruang tahanan kuketuk pintu langit. Di luar, ketuklah pintu rumah dan pintu hati tiap Muslim, pilih Gubernur Muslim," tulis Al-Khaththath di satu lembar kertas yang diterima Tarbawia dalam bentuk foto.

Dalam selembar kertas berisi pesan menyemangati tersebut tertera tanggal 18 April 2017, diikuti tanda tangan dan nama terang Sekjend FUI, M Al-Khaththath.

Al-Khaththath diketahui ditangkap oleh kepolisian pada Jum'at (31/3/17) dini hari jelang aksi damai 313 di Masjid Istiqlal Jakarta. Al-Khaththtah ditangkap di sebuah hotel, lalu digelandang ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat hingga saat ini.

Berbagai organisasi masyarakat Islam sudah meminta Pemerintah membebaskan Al-Khaththath. Bahkan Pendiri sekaligus Pemimpin Majlis Az-Zikra KH Muhammad Arifin Ilham meminta secara pribadi agar Pemerintah membebaskan Al-Khaththath dan pihak yang dikriminalisasi lainnya.

Tidak tanggung-tanggung dalam meminta pembebasan, Kiyai Arifin menyatakan siap menjadi penjaminnya.

"Dan Arifin siap menjadi penjaminnya." tegas dai kelahiran Banjarmasin melalui akun instagram resminya @kh_m_arifin_ilham pada Senin (17/4/17) sore setelah bertemu langsung dengan Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta.

Penangkapan Al-Khaththath disinyalir sebagai bentuk kriminalisasi terhadap ulama. Apalagi penangkapan dilakukan ketika kasus baru berupa dugaan. Sementara kasus penistaan agama yang dilakukan oleh terdakwa Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, pelakunya masih berkeliaran bahkan tetap memegang jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dan pesan singkat yang ditulis langsung oleh Ustadz Al-Khaththath dari balik jeruji besi kezhaliman ini merupakan sinyal positif, pertanda kemenangan yang kian dekat bagi kaum Muslimin Jakarta dan Indonesia.

Jika beliau yang di penjara saja sesemangat itu, bukankah yang bebas harus lebih bersemangat? [Om Pir/Tarbawia]
Powered by Blogger.