Header Ads

'Dijebak' Karni Ilyas saat ILC 23/5, Begini Jawaban Cerdas KH Zaitun Rasmin


ilc saatnya damai bersenandung
KH M Zaitun Rasmin dalam ILC Saatnya Damai Bersenandung, Selasa (23/5/17)





Diskusi pekanan Indonesia Lawyer Club (ILC) kembali tayang pada Selasa (23/5/17) dengan tema Saatnya Damai Bersenandung. Hadir dalam diskusi KH Shalahuddin Wahid, KH Muhammad Zaitun Rasmin, dan tokoh-tokoh dari bergaai agama.


Pemandu acara, Karni Ilyas, kembali melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada nara sumber terkait berbagai kegaduhan yang terjadi di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.

Menarik ketika Karni menyampaikan pertanyaan sukar kepada Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI KH Muhammad Zaitun Rasmin. Karni menyatakan, bisakah GNPF MUI berdamai setelah tuntutan aksi dipenuhi.

"Bagaimana GNPF melihat situasi sekarang? Mungkinkah damai bersenandung di GNPF? Apalagi yang dituntut sudah tercapai. Seharusnya damai justru berawal dari GNPF." ujar Karni.

Kiyai Zaitun mengambil microphone, membenarkan posisi duduk, lalu memulai jawaban dengan mengucapkan terimakasih kepada Karni Ilyas, lalu menyebut nama-nama Allah seperti basmalah, hamdalah, dan shalawat.

"Kalau bicara damai bersenandung, itu adalah harapan kita semua. Dan sejak awal, GNPF menunjukkan seluruh gerakan-gerakannya menginginkan kedamaian-kedamaian." ujar Kiyai Zaitun, santun.


Meskipun, menurutnya, banyak pihak yang berupaya menyampaikan berbagai pendapat yang mengayatakan bahwa GNPF MUI dan kaum Muslimin sebagai anti-kebhinnekaan, anti-pancasila, dan tuduhan-tuduhan lainnya, termasuk tuduhan tukang rusuh.

"Betapapun orang ingin berpolemik atau bersilat lidah, tapi fakta menunjukkan bahwa seluruh aksi GNPF-alhamdulillah-berakhir dengan damai, mematuhi aturan, dan bahkan sangat dibanggakan oleh Bapak Presiden." tegas Kiyai Zaitun.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo memang menyampaikan pujian terkait aksi 212 pada Jum'at (2/12/16) di hadapan para pengusaha Australia. Presiden bangga karena massa sebanyak 7 juta bisa melakukan aksi dengan sangat damai tanpa adanya satu kerusakan pun.


Atas pertimbangan itu pula, Presiden Jokowi menyampaikan agar pengusaha atau negara lain tidak khawatir untuk berinvestasi di Indonesia karena negaranya aman. [Om Pir/Tarbawia]

Powered by Blogger.