Header Ads

Suami Mulai Bosan dengan Istri dan Asyik Ngobrol dengan Wanita Lain?


Suami dengan istri
Suami bosan dengan istri (ilustrasi-uo)






Apakah Anda mengalami masalah seperti laki-laki ini? Dia berkisah kepada seorang pengusaha muda Muslim tentang masalah rumah tangganya.

Ia mulai bosan ketika berbicara dengan istrinya. Mirisnya, dia justru merasa nyaman dan nikmat ketika berbincang dengan wanita lain yang jelas haram dan ilegal.

Pengusaha muda Muslim ini lalu menulis nasihat tulus untuk laki-laki tersebut.

Seseorang chat via WA personal. Intinya ngerasa gak nyaman setiap ngobrol sama istrinya. Lalu ada wanita lain yang dia merasa nyaman. "Kok enak ngomong ama dia, Kang. Nyambung."

Gini ya, Bro. Tulisan ini terpaksa untuk teman-teman pria.

Istri kita adalah perempuan yang kita nikahi secara sadar. Dia menjadi bagian dari rumah tangga kita. Ibarat sebuah bahtera, istri adalah tim internal kapal. Jadi rekan kerja. Membangun perjalanan untuk menuju target destinasi yang dicanangkan.

Maka wajar jika pembicaraan kita dengan istri adalah obrolan tantangan demi tantangan. Bicara sekolah anak, bicara kebutuhan rumah tangga, bicara tentang masa depan.



Sementara dengan "gebetan ilegal", Anda bisa ngobrol-ngobrol yang ringan-ringan. Tidak ada tuntutan pada masa depan.

Dan pembicaraan serius seperti itu pasti tidak nyaman bagi pria yang ingin santai. Pembicaraan tantangan masa depan tidaklah menyenangkan bagi pria yang tidak berani merancang masa depan.

Bukan berarti ngobrol sama istri gak bisa ngobrolin yang santai, tetapi jangan samakan ngobrol sama istri dengan ngobrol dengan cewek lain, Bro. Cewek lain mah orang dari luar yang gak terlibat pada kerja-kerja serius membangun rumah tanggamu.

Bagi Saya, ngobrol sama "gebetan ilegal" itu hanya ilusi pembodohan diri Anda. Ha ha hi hi gak ada ujungnya, pemuasan syahwat imajinasi Anda.

Menurut Saya, hindari aja, Bro. Kalau dikau dikejar, blok aja!

Jangan tempuh jalan haram. Yang haram-haram pasti ujungnya nestapa. Tempuh jalan halal aja kalau berani, kalau siap komitmen, kalau siap bekerja lebih keras, kalau siap meluaskan daya kepemimpinan; poligami aja.

Kalau gak berani, satu (istri) saja

Hargai istrimu. Aku serius.

Ini tulus dari temanmu yang sangat menginginkan baiknya rumah tanggamu.

Cewek ilegal yang Anda ajak berbincang nantinya juga akan gak senyaman sekarang begitu jadi istri Anda.

Oke ya, Kawan. Jangan berani-berani ngobrol ngalor-ngidul sama wanita yang belum halal. Jangan berani-berani. Pusaran palung, Bro, kalau sudah kejeblos, you gak akan bisa rewind.

Salam Super.

Tulisan inspiratif lain bisa diikuti di akun Rendy Saputra, CEO Keke Busana. [Om Pir/Tarbawia]

Powered by Blogger.