Header Ads

Amalkan 3 Kiat Nabi Ini, Dosa Anda Pasti Diampuni

Amalan Penghapus Dosa
Amalan Penghapus Dosa (ilustrasi)





Amalan penghapus dosa diajarkan dalam hadits agung yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud di dalam kitab Sunan. Hadits agung ini berasal dari sahabat mulia Ali bin Abi Thalib yang mendengarnya langsung dari sahabat mulia Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘anhum jami’an. 


Siapa saja yang mengamalkan 3 kiat dalam hadits ini, Nabi memberi jaminan, dosanya akan diampuni. 

“Tiada satu pun hamba yang mengerjakan suatu dosa,” ujar Nabi Shallallah ‘Alaihi wa Sallam yang mulia, “kemudian ia berwudhu dengan sempurna, mendirikan shalat dua raka’at, dan memohon ampun kepada Allah, kecuali…” 

3 kiat pengampunan dosa yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam sabdanya yang dikutip oleh Syeikh Abu Bakar Al-Thurthusy Al-Andalusi dalam Al-Ma’tsurat ialah wudhu dengan sempurna, shalat sunnah dua rakaat, kemudian memperbanyak membaca istighfar (memohon ampun kepada Allah Ta’ala). 

Jika umat Islam mengerjakan tiga amalan ini, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberikan jaminan, “kecuali (pasti) Allah Ta’ala mengampuni dosanya.” 

*** 

Tak ada manusia yang bebas dari dosa. Yang terpenting ialah kesadaran untuk menjaga diri dari semua jenis ketergelinciran. Sebab, setan telah bersumpah untuk menggoda manusia agar bergelimang dosa hingga akhir kehidupannya. 

Ketika tersadar dari perbuatan keliru yang pasti amat melimpah di dalam perjalanan kehidupan, gegaslah mengambil air suci, berwudhu. Di dalam wudhu saja terdapat jaminan pengampunan dosa ketika dikerjakan dengan niat dan cara yang benar seperti diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. 

Dosa-dosa yang pernah dikerjakan akan gugur bersamaan dengan aliran air wudhu yang jatuh setelah melalui anggota tubuh kita. Dosa mata dan bagian wajah lainnya, dosa tangan, dosa kepala, dosa telinga, dosa kaki; semuanya akan dihilangkan oleh Allah Ta’ala bersamaan dengan aliran air yang jatuh setelah melalui anggota wudhu. 

Saat ritual suci penghapusan dosa ini digabungkan dengan shalat sunnah dua rakaat, sungguh ada ampunan yang lebih besar lagi. Setiap gerakan dan bacaan dalam shalat adalah terapi yang tidak hanya menjadi sarana penghapusan dosa tetapi juga pencegah diri dari perbuatan keji dan mungkar ketika ianya dihayati dalam setiap jenak kehidupan. 

Akan lebih sempurna dan paripurna ketika istighfar menjadi kebiasaan. Sebab Nabi yang dijamin ampunan saja memohon ampun 70 sampai 100 kali dalam sehari, kita yang dosanya tak terhitung tentu harus beristighfar dalam jumlah yang lebih banyak. 

Semoga Allah Ta’ala mengampuni dosa-dosa kita. Aamiin. [Mbah Pir/Tarbawia]
Powered by Blogger.