Header Ads

Begini Caranya Agar Puasa 'Asyura Bisa Hapus Dosa Setahun

Puasa Asyura
Keutamaan Puasa Asyura Menghapus Dosa Setahun (ilustrasi)



Puasa 'Asyura merupakan salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Puasa 'Asyura dilakukan pada hari kesepuluh bulan Muharram. Sebagaimana diketahui, bulan Muharram merupakan satu diantara empat bulan haram (bulan mulia yang dilarang berperang di dalamnya). Sehingga puasa di bulan tersebut memiliki keutamaan yang sangat banyak. 

Puasa 'Asyura memiliki banyak keutamaan. Salah satunya, Nabi mendoakan agar Allah Ta'ala memberikan ampunan dosa selama satu tahun bagi siapa yang melakukan puasa di hari tersebut.

Hal ini seperti yang disabdakan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam,

 صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

“Puasa hari ‘Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang telah lalu” (HR. Muslim no. 1975)

Apakah semua dosa diampuni oleh Allah Ta'ala jika seorang hamba melakukan puasa sehari di hari 'Asyura? Apakah Allah mengahapuskan dosa-dosa besar atau hanya dosa-dosa kecil?

Terkait hal ini, Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menerangkan,

 وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ؟ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ 

“Dari Abu Qatadah Al-Anshari RA, Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari ‘Asyura, maka beliau bersabda: “Puasa ‘Asyura dapat menghapuskan dosa-dosa kecil setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)


Meskipun hanya dosa kecil, bukankah hal itu merupakan sebuah keutamaan yang agung jika dikaitkan dengan banyaknya dosa-dosa kecil yang kita lakukan sepanjang waktu? Bukankah dosa-dosa kecil yang kita lakukan jumlahnya melebihi banyaknya pasir di pantai dan bintang-bintang di angkasa?

Bukankah dosa-dosa kecil yang dikerjakan secara terus menerus bisa mengantarkan seseorang kepada dosa besar? Bukankah tak ada yang kecil, jika yang dikhianati dan didustai adalah Allah Ta'ala Yang Mahabesar dan Maha Mengetahui?

Agar Puasa Asyura Hapus Dosa Setahun


Niatkan dengan ikhlas, hanya mengharap Ridha dan Ampunan dari Allah Ta'ala. Niatkan meneladani Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang mulai dengan sebaik-baiknya amalan.

Karena, siapa yang melakukan sunnah Nabi, ia berhak bersama manusia paling mulia itu, kelak di surga. Dan siapa yang melakukan sunnah Nabi, hal tersebut merupakan bukti taatnya kepada Allah Ta'ala. 

Allah Ta'ala juga akan mengganjar pahala puasa sesuai dengan kualitasnya. Sampai-sampai, ada banyak orang yang berpuasa tetapi hanya memanen rasa haus dan lapar belaka.

Selanjutnya, lakukan sunnah-sunnah dalam berpuasa, seperti makan sahur (meski dengan seteguk air putih), dan menyegerakan berbuka ketika waktunya telah tiba.

Sibukkan diri dengan beribadan dan perbanyaklah doa. Karena Allah Ta'ala berjanji mengabulkan doa orang yang berpuasa, terutama doa di waktu sahur dan sesaat sebelum waktu berbuka puasa.

Jangan biarkan kesia-siaan menghiasai hari, saat kita berpuasa 'Asyura. Apalagi jika ada kemaksiatan besar yang dilakukan di hari 'Asyura.

Guna menyelisihi Yahudi yang juga berpuasa 'Asyura, tambahi satu atau beberapa hari sebelum dan setelah puasa 'Asyura. Sehari sebelum puasa 'Asyura (puasa Tasu'a) atau sehari setelahnya. [Mbah Pirman/Tarbawia]

Powered by Blogger.