Header Ads

Sering Dituduh Intoleran, Begini Kerjasama Muhahammadiyah dan Pemeluk Budha Terkait Muslim Rohingya

Pemeluk Budha Pare-Pare memberikan donasi untuk Muslim Rohingya via Lazis Muhammadiyah (SP)

Ormas Islam Muhammadiyah sering dituduh intoleran oleh oknum-oknum yang tidak menyukai perjuangan kaum Muslimin. Fitnah dan tuduhan itu semakin kencang ketika Muhammadiyah secara terang-terangan mendukung berbagai aksi bela Islam yang dimotori oleh ulama dan umat Islam.

Alasan lainnya karena Muhammadiyah secara aktif melakukan berbagai aksi untuk membendung kristenisasi yang dilakukan di daerah terpencil, terdalam, dan terluar di berbagai penjuru Tanah Air.

Ketika kasus kezhaliman terhadap Muslim Rohingya oleh Junta Militer Myanmar kembali mencuat, Muhammadiyah kembali mendapatkan tuduhan intoleran bahkan radikal dengan berbagai varian tuduhan. Padahal, banyak bukti menunjukkan kiprah Muhammadiyah yang jauh dari makna intoleran atau radikal.

Salah satunya dalam kejadian di Pare-Pare Sulawesi Selatan baru-baru ini. Lazis Muhammadiyah menerima sumbangan dari pemeluk agama Budha di Pare-Pare untuk kaum Muslimin di Rohingya Myanmar. Sumbangan yang diterima oleh Lazis Muhammadiyah secara nasional berjumlah 3.383.651.932,00 Rupiah.

Dari Provinsi Sulawesi Selatan terkumpul donasi sebesar 23.501.500,00 Rupiah. Sedangkan yang berasal dari pemeluk Budha Pare-Pare sejumlah 10 juta rupiah.

"Perwakilan umat Budha di Pare-Pare ini menyerahkan bantuan 10 Juta rupiah kepada Lazismu Pare-Pare dan diserahkan langsung ke Kantor Lazismu Pare-Pare." rilis laman SangPencerah, Ahad (10/11/17). [Mbah Pirman/Tarbawia]
Powered by Blogger.