Begini Komentar Berani Nazaruddin Soal Kasus Setya Novanto





Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin, yang juga terpidana kasus korupsi menyampaikan komentar terkait kasus Setya Novanto. Dalam rekaman singkat ini, Nazaruddin blak-blakan soal kasus e-ktp yang didakwakan kepada Novanto.

Tanpa takut, Nazaruddin mengisahkan bagaimana kasus e-ktp ini dirancang sedemikian rupa demi meraup keuntungan untuk segelintir oknum.

"Saya cerita soal e-ktp. E-ktp ini, dari sebelum proyek ini ditender sudah di-mark-up (sebesar) 2 triliun." tegas Nazaruddin.

Ia menjelaskan, keuntungan sudah ditentukan di awal untuk dibagi-bagi kepada pihak-pihak terkait.

"Sudah dibuat untungnya segini. DPR dapat berapa, Mendagri berapa." lanjut Nazaruddin.

Atas alasan itu, Nazaruddin menyatakan bahwa Setya Novanto juga kebal hukum. Bahkan Nazar menyebut Novanto sebagai sosok pembagi-bagi hadiah.



"Setya Novanto ini, saya yakin gak akan berani (dijadikan tersangka). Gak akan berani. Ini orang sinterklas. Kebal hukum. Gak akan berani (dijadikan tersangka)." terang Nazaruddin.

Menurut Nazar, kasus yang menjerat Novanto sedemikian benderang. Semua bukti sudah jelas. 

"Saya bilang, sudah jelas buktinya." katanya dalam video yang diunggah oleh Nia A Nurningsih Aswin.

Setya Novanto baru saja dibebaskan dari status tersangka oleh hakim dalam kasus pra peradilan. Banyak pihak menyesalkan keputusan tersebut. Pasalnya, semua bukti korupsi yang dilakukan oleh Novanto sudah terkumpul dan terang benderang. [Mbah Pirman/Tarbawia]



Powered by Blogger.