Ini Komentar Membanggakan Warga Madinah terhadap Jamaah Haji Indonesia

Jamaah Haji Indonesia (ilustrasi/dr)

Warga sekaligus kaum intelektual di Madinah Arab Saudi menyampaikan kesannya terhadap jamaah haji asal Indonesia. Ialah Rektor Universitas Taibah di Madinah Abdul Aziz bin Qublan Asharoni yang memuji pesona akhlak jamaah haji Indonesia saat di Tanah Suci.

Menurutnya, masyarakat Indonesia memiliki ikatan emosional yang sangat erat dengan warga Arab Saudi karena disatukan iman. Eratnya persatuan itulah yang membuat pesona akhlak kian manis dirasakan.

"Rakyat Indonesia di mata orang Saudi sangat indah." ungkap Abdul Aziz bin Qublan seperti diwartakan Ihram Republika pada Kamis (5/10/17).

Saat menyaksikan atau bertemu dengan jamaah haji asal Indonesia, Abdul Aziz merasa melihat Islam karena baiknya perangainya.

"Ketika melihat orang Indonesia berhaji seakan melihat Islam karena saking baik akhlaknya," lanjutnya.

Indonesia memang memiliki hubungan emosional yang erat dengan Arab Saudi. Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia merupakan ajaran Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang lahir di Makkah dan wafat di Madinah. Keduanya merupakan kota tersuci di muka bumi dan termasuk wilayah Arab Saudi.

Anak-anak terbaik bangsa Indonesia juga cemerlang di Arab Saudi. Seperti Syeikh Khatib Al-Minangkabauwy yang menjadi Imam Besar sekaligus guru spiritual di Masjid Al-Haram Makkah Al-Mukarramah.

Sejarah beasiswa untuk masyarakat Indonesia di Arab Saudi dan wilayah Timur Tengah lainnya juga dimulai dari sosok Perdana Menteri M Natsir yang juga pendiri Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia. Mulanya, Raja Arab Saudi ingin memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak M Natsir, tapi yang dikirim oleh Pendiri Masyumi ini adalah anak-anak ideologis, bukan anak bilogis. [Mbah Pirman/Tarbawia]


Powered by Blogger.