Tanggung Kesalahan Ahok, Anies-Sandi Bayar Denda 18,6 Miliar



Pemerintah  Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga S Uno harus membayar 18,6 miliar rupiah atas tindakan yang dilakukan Ahok-Djarot dalam pemerintahan sebelumnya.

Hal ini merupakan buntut tindakan menabrak hukum yang dilakukan Ahok-Djarot saat melakukan penggusuran di Bukit Duri.

Ahok melakukan penggusuran untuk memuluskan program normalisasi Kali Ciliwung. Kesalahan Ahok terletak pada tidak adanya musyawarah antara pemerintah dengan warga Bukit Duri.

Sekitar 89  warga menempuh jalur hukum dengan melayangkan gugatan ke PTUN melalui mekanisme class action.

PTUN  memenangkan gugatan class action warga Bukit Duri sehingga Pemerintah Provinsi DKI  Jakarta harus  membayar denda sebanyak 18,6 miliar rupiah.

"Majelis hakim memberikan Rp 200 juta kepada setiap penggugat dan anggota penggugat. Kan ada 89 anggota, ditambah empat orang wakil kelompok,"  kata pengacara warga, Veronica Sumarwi, seperti dilansir kompas.

Menanggapi putusan Majelis Hakim ini, Gubernur Anies Baswedan menyatakan menerima dan tidak akan melayangkan gugatan balik.

Pihaknya juga menyatakan akan membahas persoalan Bukit Duri dengan warga sekitar agar mendapatkan hasil yang optimal.

Warga Bukit Duri juga mendatangi Balaikota dan langsung ditemui Anies. Terlihat wajah cerah di wajah warga. [Mbah Pirman/Tarbawia]
Powered by Blogger.