Header Ads

Aksi Bela Islam

Argumen Wasekjen MUI Ini Bungkam Zuhairi Misrawi Terkait Kasus Ahok

KH Tengku Zulkarnain @FP KH Tengku Zulkarnain

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majlis Ulama Indonesia (MUI) KH Tengku Zulkarnain tampil lugas dan logis dalam dialog di sebuah acara televisi swasta. Dengan argumen sederhananya, Tengku berhasil membungkam argumen sok bijak yang disampaikan oleh Zuhairi Misrawi yang menamakan dirinya sebagai Kader Muda Nahdhatul Ulama (NU).

"Mari kita marah-marahi Ahok sekeras-kerasnya. Mari kita peringati Ahok sekeras-kerasnya." ujar Zuhairi yang menyebutkan bahwa kasus Ahok tidak seharusnya dibawa ke ranah hukum, tapi diselesaikan dengan cara baik sangka di meja dialog.

"Bukan soal marahnya. Deliknya KUHP 156A yang bisa memicu masalah, keresahan, dan ketidaknyamanan publik. Ini dari Sabang sampai Merauke sudah ribut. Polisi seharusnya menangkap Ahok," ujar Tengku Zulkarnain.

"Kalau Tengku dinginkan masalah (karena Tengku memiliki massa yang banyak), saya yakin bisalah. Rasulullah pernah dihina oleh seorang Yahudi. Yahudi itu bilang 'Laknat untukmu, ya Muhammad.' Istri Nabi, 'Aisyah marah lalu berkata, 'Laknat pula untukmu, hai Yahudi.' Lalu Rasulullah berkata, 'Hai 'Aisyah, kamu gak boleh keras-keras. Kamu harus lemah lembut.' Itu yang saya harapkan dari Tengku," ujar Zuhairi, terkesan bijak, padahal salah konteks.


"Masalahnya, penghinaan itu ada tiga. Nabi dilempari kotoran unta, sabar. Nabi diludahi malah kirim buah (ke orang yang meludahi). Saya kalau diganggu orang, pribadi saya pemaaf. Tapi kalau istri saya dip*rkosa, para pem*rkosanya minta maaf, gobloklah saya kalau memaafkan (para pem*rkosa). Sepuluh orang p*rkosa istri sata. Gratis," urai KH Tengku Zulkarnain.

"Ahok kan tidak memperkosa, Tengku," potong Zuhairi.

"Ini lebih dari istri. Agama. Istri bisa ditukar, Agama gimana mau ditukar? Istri selingkuh bisa ditukar, kalau Agama? (Agama) lebih berharga dari istri, lebih berharga dari diri. Oleh karena itu, Ahok ini kan bukan sekali melakukan penistaan, tapi sering." bungkam Tengku, Zuhairi Misrawi diam. Mukanya kecut.

Tengku Zulkarnain melanjutkan pemaparan terkait penistaan-penistaan lain yang dilakukan oleh Ahok saat mengenakan baju seragam PNS. Ahok bukan saja menista Al-Qur'an. Ia juga berkali-kali membandingkan antara Kristen dan Islam dihadapan kaum Muslimin yang dia pimpin. Ibarat bertanam, Ahok telah melewati kavling orang lain yang tidak seharusnya dimasuki. [Om Pir/Tarbawia]




16 comments:

  1. Kaum munafik dan fasik selalu berusaha membela majikannya.. ingat tempatmu sudah dikabarkan Allah..
    Bertobatlah selagi masih sempat..

    ReplyDelete
  2. Mantep pak kiyai' alhamdulillah masih bnyak ulama yg bner2 membela agama Allah Allah

    ReplyDelete
  3. Masya Alloh,,,
    Analogi berpikir yg dapat diterima kyai... Jazakumulloh

    ReplyDelete
  4. Kaum munafik spt zuhairi, sedang membela majikannya.
    Naudzubillah...

    ReplyDelete
  5. Kaum munafik spt zuhairi, sedang membela majikannya.
    Naudzubillah...

    ReplyDelete
  6. Bangai mana hukum Indanesia kita ubah aja dgn satu kata "MAAF" agar tak ribut, kalau ada pencuri maaf aja, kalau ada pemerkosa maaf aja, kalau ada pembunuh maafkn aja, kalau ada orang asing mau jajah kita maaf aja... Goblok maatkn aja hahahahaaa

    ReplyDelete
  7. Bangai mana hukum Indanesia kita ubah aja dgn satu kata "MAAF" agar tak ribut, kalau ada pencuri maaf aja, kalau ada pemerkosa maaf aja, kalau ada pembunuh maafkn aja, kalau ada orang asing mau jajah kita maaf aja... Goblok maatkn aja hahahahaaa

    ReplyDelete
  8. Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: "Kami takut akan mendapat bencana". Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.  (5: 52)
    Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: "Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?" Rusak binasalah segala amal mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi.  (5: 53)
    Dengan adanya larangan Allah Swt terhadap segala bentuk persahabatan dan hubungan yang menyebabkan orang-orang Kafir berkuasa, ayat ini menjelaskan adanya sekelompok orang yang  imannya lemah atau munafik. Mereka  berlomba-lomba  untuk  menjalin persahabatan dan memperoleh dukungan orang-orang Kafir. Al-Quran mengatakan, suatu saat dimana Islam memegang kendali kekuasaan dan memperoleh kemenangan, berkat pertolongan gaib Allah, maka yang menjalin hubungan dengan orang-orang Kafir karena rasa takut akan menyesali perbuatan mereka. Segala apa yang mereka sembunyikan pasti terbongkar. Saat itulah orang-orang Mukmin yang sebenarnya dengan keheranan mengatakan, orang-orang yang mengaku secara lisan telah beriman, bahkan bersumpah atas pengakuannya itu dengan serius, mengapa sekarang mereka kehilangan segala sesuatu, bahkan seluruh pekerjaan mereka hancur lebur dan musnah.
    Dari dua ayat tadi terdapat empat pelajaran yang dapat dipetik:
    1. Suka bersahabat dengan orang-orang Kafir  dan meminta dukungan mereka  merupakan tanda-tanda munafik dan lemah iman.
    2. Iman yang lemah merupakan penyebab rasa takut terhadap kekuatan-kekuatan musuh dan menjadi penyebab takluknya mereka dihadapan musuh tersebut.
    3. Kekuatan politik, kemampuan ekonomi, keberhasilan dalam melaksanakan undang-undang, semua itu ditangan Allah Swt dan akan diberikan kepada mereka yang beriman teguh.
    4. Akhir dari perbuatan nifak adalah terhapusnya amal ibadah, terhina dan menanggung malu.

    ReplyDelete
  9. subhanallah...mantep tengku...

    ReplyDelete
  10. Mudah2an siapa pun yg membaca tulisan nya tengku dibukakan pintu hatinya dan mau berfikir

    ReplyDelete
  11. menyadarkan orang lapar seperti zuhairi lebih sulit daripada mengajari sholat anak-anak kita, jiwa munafiq itu halus seakan akan telah beriman secara kaffah...

    ReplyDelete
  12. Zuhairi Misrawi itu telah syirik karena dia telah men-Tuhan kan logikanya, seperti dedengkot-dedengkot jil (jaringan iblis laknatullah) lainnya. Mustinya mereka tidak usah lagi dikasih panggung untuk menyebarkan kesesatan mereka dalam memahami ajaran agama Islam.

    ReplyDelete
  13. "Walan tardho ankal yahuudu walan nashooro hatta tattabi'u millatahum"

    ReplyDelete
  14. subhanalloh...semoga Alloh SWT memberikan ilmu hikmah kepada kita kaum muslim sehingga dapat berargumen dg cerdas seperti beliau disaat kita ketemu musuh dalam selimut "para Munafiqun" yg akan membodohi umat Muhammad saw.#MURNIKANAJARANISLAM

    ReplyDelete
  15. Wanita (An-Nisā'):138 - Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih,

    ReplyDelete
  16. Mana tahu mas bro si ahok tentang penafsiran surat Al-Maidah. Ngaco aja mas.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.