Difitnah Benci Habieb Rizieq Syihab, Ini Klarifikasi Gus Mus






Akhir-akhir ini beredar fitnah kebencian Kiyai Haji Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) Rembang kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habieb Rizieq Syihab. Fitnah ini makin mengemuka setelah Habieb Rizieq memimpin Aksi Damai Bela Islam dan Bela Negara Jum'at (4/11).

Dalam fitnah berbentuk gambar itu, gambar Gus Mus dan Habieb Rizieq disandingkan. Di gambar itu, Habieb Rizieq mengatakan, "Ayo turun aksi. Bela Islam. Tangkap Ahok penghina agama."


Lalu disandingkan dengan gambar Gus Mus yang menuturkan, "Penghina agamamu tidak akan membuat agamamu hina. Tapi reaksi dan tindakan anarkismu yang mengakibatkan agamamu terhina."

Perkataan kedua ulama tersebut benar, tapi tidak dalam konteks yang sama terkait penghinaan al-Qur'an al-Karim oleh Ahok. Sehingga terkesan memecah belah umat, padahal masing-masing pihak saling menghargai ijtihad masing-masing terkait Aksi Damai 4/11.




Selain itu, gambar dalam meme tersebut dikesankan, Gus Mus menuduh FPI dan Habieb Rizieq telah berlaku anarkis dalam Aksi Damai yang dihelat di Jum'at pekan pertama bulan November 2016 lalu. Padahal, tidak ada aksi anarkis. Padahal, Gus Mus tidak pernah menuduh FPI telah berbuat anarkis.

Lantaran massifnya peredaran gambar meme ini, Gus Mus angkat suara. Kiyai yang piawai berpantun, melukis, dan bersyair ini menulis di akun Facebook resminya.

"Silahkan ambil fotoku. Tapi mbok tolong jangan dishare dengan embèl-èmbèl tulisan (baik yang disimpulkan dari perkataanku, sebagian perkataanku, atau apalagi yang sama sekali bukan perkataanku). Tolong jangan bawa-bawa namaku untuk berkelahi. Aku tidak suka berkelahi dengan siapa pun dengan alasan apa pun. Aku mencintai kalian semua." pada Sabtu (5/11) sekitar jam 2 sore hari.

Ketika ada netizen yang mengonfirmasi gambar yang beredar massif ini, Gus Mus menjawab, "Nggih niki salah setunggalipun conto, Mbak." (Ya, (gambar) ini salah satu contohnya, Mbak).

Saat ditanya oleh netizen lain, "Apakah bapak Kiyai membenci Habib Rizieq?", Gus Mus menegaskan, "Yang mengenalku tahu benar bahwa aku tak bisa membenci siapa pun. Mungkin aku membenci kelakuan; tapi membenci orangnya, tidaklah."

Kaum Muslimin, cerdaslah. Jangan mau diadu-domba. Islam tidak pernah mengajarkan fitnah. 

Wallahu a'lam. [Om Pir/Tarbawia]




Powered by Blogger.