Header Ads

Aksi Bela Islam

Menggugat Opini Tempo dengan Data


Majalah Tempo, yang pernah disindir oleh Rhenald Kasali pada 28 Februari 2013 lalu lantaran telah meributkan BJB justru pada saat pemungutan suara Pilgub Jabar, menulis opini (baca: editorial) berjudul “Pat Gulipat Partai Dakwah” edisi pekan ini (20-26 Mei 2013). Menyamakan Ahmad Fathanah dengan Partai Dakwah serta menyebut Ahmad Fathanah sebagai “ikon aib” Partai Dakwah, opini yang sejatinya sikap redaksi itu dibedah oleh Ridlwan -seorang jurnalis dari Yogya- melalui akun twitternya @ridlwanjogja. Berikut kulwit lengkapnya:

1. Menilai sikap resmi redaksi media idealnya tidak dari beritanya. Sebab berita jurnalistik itu idealnya imparsial, netral #opini

2. Berita harus fair, pasti didasari kode etik jurnalistik. Nah Sikap, analisa atau pandangan redaksi diberi porsi sendiri. #opini

3. Di setiap media ada tajuk rencana atau editorial. Inilah sikap redaksi. Bukan news. Di Tempo itu ada rubrik yang dijuduli #opini

4. Editorial atau yang di Tempo disebut #opini itu bebas mau pakai kalimat apapun. Sekali lagi , itu bukan berita. Itu sikap redaksi.

5. Bolehkah #opini redaksi dibuat tidak berdasar fakta? yaa, namanya juga opini, suka suka dong. Camkan, #opini bukan berita.

6. Sila baca dulu #opini Tempo hari ini. Judulnya Pat Gulipat Partai Dakwah. Biasakan membaca langsung dari sumber pertama. Beli dong

7. Sudah baca? Oke, ini saya kutip beberapa kalimat di #opini Tempo pekan ini. Lalu kita komentari di bawahnya.

8. Asyik lho kalau jadi konsumen kritis. Tapi kalau udah terlanjur ada hate ya love nya nggak bisa muncul sih. Wajar kok. #opini

9. “STORI tentang Ahmad Fathanah dan Partai Keadilan Sejahtera adalah cerita tentang politik buruk rupa.” Kutipan opening #opini Tempo.

10. Komentar: #opini ditulis AF dan PKS sebagai satu kesatuan. Seakan semua aksi PKS adalah buruk rupa. Benarkah begitu tweps ?

11.“Politik yang tak ditujukan untuk kemaslahatan orang ramai, tapi menghamba pada urusan perut dan bawah perut” Kutipan #opini Tempo

12. Komentar : aku tanya aja ke kader PKS di TL ku, Benarkah aksi kalian utk menghamba perut dan kelamin ? Jawab!! #opini

13. Karena di logika #opini Tempo, Fathanah = PKS maka, aksi bawah perut Fathanah = aksi partai. Pembaca diarahkan secara halus ?

14. “Ditangkap bersama seorang perempuan tak jelas pada akhir Januari lalu, Fathanah "ikon aib" partai dakwah” Kutipan #opini Tempo

15. Komentar : perempuan itu namanya Maharani Suciyono. Mahasiswi. Apa maksud “tak jelas” ? pelecehan ? katanya pro ham. #opini

16. “Aksi Fathanah disangkal petinggi PKS. Politik amputasi ini terkesan strategis meski sesungguhnya amatiran.” Kutipan #opini Tempo

17. Komentar : AF yang mengaku sendiri di depan hakim bukan kader PKS. *lgsng dijawab haters : ah nggaakk percayaa * #opini

18.“Yudi Setiawan, sang pembocor. Ia tersangka kasus pengadaan alat peraga pendidikan di Kbupaten Barito Kuala.” Kutipan #opini Tempo

19. Komentar #opini :kali ini Tempo juga nulis soal Yudi sebagai pembanding. Dulu saat dekat pilgub Jabar Yudi jg > http://chirpstory.com/li/56843

20. “Jauh sebelum ditangkap, Yudi membobol banyak proyek pemerintah, ditengarai dengan BANTUAN Fathanah dan Luthfi.” Kutipan #opini Tempo

21. Komentar : Oh ya ? Mari kita lihat kasus apa yang dibobol Yudi dan kapan tanggalnya. #opini

22. Yudi membobol Bank Jatim Rp 52 Miliar pada 2005. Ini bukan #opini, link berita sidangnya >> http://www.koranmadura.com/2013/02/11/hari-ini-korupsi-bank-jatim-disidangkan/ …

23. Yudi mengkorupsi proyek Dinas pendidikan Barito pada 2011. Ini bukan #opini, link beritanya >> http://regional.kompas.com/read/2012/10/22/0020265/Yudi.Setiawan.Masih.Ditahan …

24. Kapan Yudi mengenal Fathanah dan Luthfi ? Ada jawabannya di segmen wawancara Tempo dan Yudi , di majalah yg sama. #opini

25. Saat ditanya wartawan Tempo, kapan Anda mengenal Fathanah ? Yudi menjawab : 13 Juni 2012. Jreeeng. #opini

26. Sejak kapan anda komunikasi dengan petinggi PKS ? Jawab Yudi : Saya dikenalkan dg Luthfi Hasan 16 Juni 2012. Jreeng. #opini

27.Tanya : Bagaimana Fathanah dan Luthfi yg baru kenal 2012 bisa bantu Yudi bobol bank tahun 2005 dan 2011. Maafkan IQ saya . #opini

28. Atau ini semacam Yudi memiliki mesin waktu, jadi kenalnya di masa depan tapi di masa lalu sudah ketemu ? Hehe #opini

29. “Yudi mengajukan proposal, yang lain memuluskan dengan mengatur anggaran” . Kutipan #opini Tempo

30. Komentar : di segmen wawancara Tempo dan Yudi jelas sekali siapa yang berinisiatif mencari duit. #opini

31. Fathanah si makelar dibawa Deni Adiningrat untuk kenalan dengan Yudi. Itu pengakuan Yudi pada Tempo. #opini

32. Ditanya Tempo : Buat apa Fathanah mengenalkan Anda ke Luthfi ? #opini

33.Yudi : karena Deni dan Elda kalah terus dlm lelang proyek jagung.mereka sdh kasih ratusan ribu dolar ke pejabat kementrian. #opini

34. Masih Yudi : Dari situ saya berpikir siapa selain Menteri Suswono yg mengendalikan kementrian . lalu ketemu fathanah. #opini

35. Dari sana jelas alurnya : Pengusaha gagal lelang, ketemu makelar alias calo. Si Fathanah yg palugada : apa lu mau gua ada. #opini

36.Hebat ya Suswono, anak buahnya disuap Elda ratusan ribu dolar tapi lelang tetap fair. Usut tuh siapa yg dikasih Elda dolar ?! #opini

37. “Keterlibatan Luthfi dan Anis Matta menunjukan perkara AF bkn sekadar mslah "oknum", melainkan organisasi” Kutipan #opini Tempo

38. Komentar :Ya, itu mau anda sih Om. PKS mau bantah sekuat apapun bukti-buktinya,anda boleh nulis gitu kok. Kan #opini bkn berita.

39. “Diskusi pembubaran partai yang terbukti melakukan kejahatan korporasi selayaknya dilanjutkan” Kutipan #opini Tempo

40. Komentar : klop sudah, #opini Tempo segendang sepenarian dengan komentar –komentar yang se fikrah . LSM apa ya yg jg komen gitu ?

41.“Partai yg scr organisatoris lancung adlh partai yg menyelewengkan perannya sbg penyalur aspirasi org bnyk.” Kutipan #opini Tempo

42. Komentar : Ndak papa, itu versi #opini redaksi Tempo kok. Kader PKS kan nggak cuma dinilai oleh Tempo.

43. Aku tanya lagi : Apakah penilaian manusia yang kau cari wahai kader ? Jawab !! Jujur ! #opini

44. Nggak usah sedih kalau aksi-aksi pelayanan, dakwah tetangga, generasi muda, dll disebut lancung. Aksimu toh nyata bukan #opini .

45. Kalau aksi-aksi harian PKS tidak ada di media , yo ra sah mutung. Setidaknya di web piyungan masih ada beritanya. #eh #opini

46. Itu aja yo komentarku soal #opini Tempo. bukan beritanya lho ya. mas @wisat @jonru atau @SetiaLesmana . Monggo ditambahi

47. Mari sama sama kita tunggu sasaran dan peluru berikutnya dengan merawat akal sehat, IQ dan hati bening. Nuwun. #opini

5 comments:

  1. Mereka tahu kader PKS paling loyal, jdi berita ttg PKS pasti kader PKS memburu dan mencarinya, apalagi isinya fitnah. So ... jualan majalahnya laku toh !? Makanya gak usah beli majalahnya ... yg butuh diphoto copy aja ... jgn beli majalahnya ....

    ReplyDelete
  2. Sepanjang media menyediakan dirinya sebagai pelayan idiologi industrialis/kapitalis jangan banyak berharap pada media....

    ReplyDelete
  3. Sepanjang media menyediakan dirinya sebagai pelayan idiologi industrialis/kapitalis jangan banyak berharap pada media....

    ReplyDelete
  4. Tempo udah berubah banyak ya? Kala saya masih kecil dan baca Tempo suka kagum pada beritanya, berani nyuarain aspirasi kebenaran. sampai rela dibreidel Sekarang bagaimana? :(

    ReplyDelete
  5. Dulu saya selalu baca tempo ttp lambat laun saya lihat Tempo memakai politik kolonial, pecah belah kuasai atau politik belah bambu, khususnya kepada umat Islam (muslim modernis vs muslim tradisionalis) sehingga saya tak lagi membelinya. Kalau mau membacanya saya masuk ke perpustakaan saja. Lagi pula banyak laman penyedia berita.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.