Header Ads

Aksi Bela Islam

Dialog Jodoh untuk Yang Belum Menikah

Jodoh - ilustrasi (foto armetra.com)
• Syarif : assalaamu’alaikum

• Rais : wa’alaikumussalaam

• Syarif: akhi, denger-denger antum sibuk di pasar sekarang?

• Rais: yoi bro, bantuin ortu dagang, sunnah nabi, hhe....

• Syarif: wah manteup, sunnah yang satunya kapan tuh (nikah)?

• Rais: lagi i'dad (persiapan)

• Syarif: beneran nih? syukurlah, masalahnya jenggotnya dah tebal. hahaha

• Rais: bercanda..

• Syarif: ah mau ibadah aja bercanda..he..he..

• Rais: lho, itu kan ibadah yang bisa sambil bercanda, colek-colekan aja ibadah, hahaha

• Syarif: ah antum bisa aja, makin dewasa wae,,

• Rais: biasa, tuntutan zaman

• Syarif: he..he..siip lah

• Rais: istri udh isi belum tadz? Hhe

• Syarif: alhamdulillah baru 4 bulan insyaAllah

• Syarif: cepetan khitbah,

• Rais: belom ada maf'ul bihnya (obyek) nih bro

• Syarif: tapi terkadang maf'ul bihnya tersembunyi lho akh

• Rais: trus gimana biar nampak?

• Syarif: ganti dhamirnya,dan cepat cepat dicari. biar tidak terjadi kelabilan dalam ekonomi,dan engkau tidak mengkudeta hatimu sendiri. hahahahhahahaha

• Rais: Wah ustadz juga bisa tertular virus vickysasi rupanya.. hha....

• Syarif: hahahaaahahaha....udah cepetan nikah, keburu banyak tu jenggot!

• Rais: jenggot mah bisa dipotong

• Syarif: hahahaha...cepatlah sempurnakan agamamu sobat, nunggu apalagi? nungggu sukses?? engkau nikah, maka engkau akan sukses. Insya Allah...

• Rais: nyalinya kayaknya yang belom oke

• Syarif: pertanyaanya, takut sebelah mananya??????

• Rais: takut salah memilih

• Syarif: kita hanya usaha memilih, tapi hakikatnya Allah-lah yang memilihkan buat antum, dan mustahil Allah mendholimi hambaNya! bukan begitu ust???

• Rais: iya c, hhe

• Syarif: gimana betul ga, setuju ora? hehehe

• Rais: yo yo yo....

• Syarif: jadi??????

• Rais: jadi aku harus mencari dan memilih.

• Syarif: Temukan dan tentukan ia dalam tahajud dan istikhorohmu sobat 



Penulis : Oktarizal Rais
Alumni Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Solo


4 comments:

  1. assalamualaikum,memangnya boleh memotong jenggot? bukankah yg diperbolehkan hanya mencukur kumis dan membiarkan jenggot tumbuh?

    ReplyDelete
  2. Segerakan akhi... ana juga ingin menyegerakan

    ReplyDelete
  3. Wah harus dipotong dong... Ntar mpe keinjek tuh jenggotnya kalo' gak dipotong. Tetap harus dipotong, hanya usahakan panjangnya jangan melampaui satu genggaman. Kalo' masalah hukumnya memang ada beberapa perbedaan pendapat. Tapi kalo' saya sendiri lebih menerima pendapat yg membolehkan memotongnya (sekedar merapikan tentunya) dengan tujuan berhias. Istri antum aja berhias untuk antum, lalu hak istri antum untuk melihat antum dalam keadaan rapi dan menarik baginya gimana dong? Sepertinya fair bukan...? ;)

    ReplyDelete

Powered by Blogger.