Header Ads

Aksi Bela Islam

Tak Hadiri Gelar Perkara, Inilah Nasib yang Menimpa Ahok

Suasana Kampanye Ahok di Ciracas @detik

Gelar perkara kasus dugaan penistaan Agama yang dilakukan Ahok digelar di gedung Ruang Rapat Utama (Rupatama) Bareskrim Mabes Polri Jakarta Selatan pada Selasa (15/11/16). Dihadiri oleh sejumlah saksi ahli dari pihak pelapor dan terlapor serta lembaga-lembaga yang ditunjuk oleh pihak kepolisian, Ahok sebagai terlapor justru tidak hadir.

Mengapa Ahok tidak hadir dalam gelar perkara kasus yang didugakan kepadanya? Inilah nasib yang menimpa Ahok kemarin sore, Selasa (15/11/16) di bilangan Ciracas Jakarta Timur.

Sekelompok massa sudah menunggu kedatangan Ahok di lapangan yang letaknya tidak jauh dari Gang Mandiri. 

Tak lama setelah itu, Ahok tiba di lokasi sekitar jam 15:00 WIB. Sebelum, ketika, dan setelah kedatangannya, hujan mengguyur wilayah terebut. Ahok berjalan menuju bangunan setengah jadi yang akan dijadikan sebagai Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Ia berteduh di sana sembari memegang payung.

Melihat kedatangan Ahok, sekelompok massa itu bergegas menyambangi tempat Ahok berteduh. Namun, massa dihalangi oleh pihak kepolisian yang sudah menjaga wilayah tersebut. Jumlah polisi yang menjaga Ahok dan menghalangi massa penolaknya jauh lebih banyak dari jumlah massa yang menolak Ahok.

Massa meneriakkan slogan-slogan anti-Ahok karena telah menista Agama, sementara Ahok melanjutkan kegiatannya sekitar tiga puluh menit, sampai jam 15:30 WIB. [Om Pir/Tarbawaia]






3 comments:

  1. Alhamdulillah sangat super bunda.

    ReplyDelete
  2. Argumen yang disampaikan oleh mbak Neno itu sebenarnya argumen yang disampaikan oleh Prof. HM Husni Mu,azd mantan dekan FKIP universitas Mataram NTB, ahli linguistik alumni Arizona University dan murid dari Noam Chomsky. Beliau saksi ahli dari fihak pelapor, sangat tawadhu, tidak suka publikasi

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah,semanget terus mba...smoga alloh melindungi mu ,amiin

    ReplyDelete

Powered by Blogger.