Beginilah Cara Masuk Surga dengan Asmaul Husna

Keutamaan Asmaul Husna (ilustrasi)


Tiada satu pun orang beriman, kecuali mengharapkan surga dan ridha Allah Ta'ala. Kenikmatan itu kian lengkap tatkala diakhiri dengan keagungan bertemu dengan-Nya. Tiada lagi nikmat yang lebih agung dari pertemuan tersebut.

Dalam hadits dari sahabat mulia Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim disebutkan, seorang hamba bisa masuk surga karena asmaul husna (nama-nama Allah Ta'ala yang baik).

Bagaimanakah caranya? Cukupkah dengan hanya menghafalkannya? Ataukah harus diamalkan? Bagaimanakah cara mengamalkannya?

ان لله تسعاوتسعين اسما، ماة الاواحدا، من احصاها دخل الجنة، وهووتر يحب الوتر



"Sesungguhnya Allah Ta'ala memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barangsiapa dapat memperhitungkannya, maka akan masuk surga. Allah Ta'ala itu Esa dan menyukai yang ganjil." sabda Nabi dari sahabat mulia Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim, dinukil oleh Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur'an Al-'Azhim.

Menerangkan makna 'memperhitungkannya', Dr Abdullah bin Muhammad Alu Syaikh menerangkan, "Maknanya memperhitungkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jika seorang hamba mengetahui bahwa Allah Ta'ala Maha Pengampun, maka ketika terlanjur melakukan perbuatan dosa, ia segera menghentikan perbuatan dosanya kemudian bertaubat serta tidak berputus asa dari rahmat Allah Ta'ala. Karena ia meyakini bahwa Allah Maha Pengampun, betapa pun banyaknya dosa yang diperbuat oleh seorang hamba."

Dalam keterangan ini, seorang yang terlanjur berbuat dosa tidak cukup dengan memohon ampun. Ia harus juga menyesali, menghentikan perbuatan dosa, dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya. [Om Pir/Tarbawia]

Powered by Blogger.