Header Ads

Kesaksian Mencengangkan Lelaki yang Gagal Zina Setelah Bayar Mahal

Laki-laki gagal zina (ilustrasi)



Kisah lelaki ini amat monumental. Meski tidak disebutkan namanya, kisah mencengangkan ini disampaikan langsung oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Kisah yang dituturkan oleh Abdullah bin Umar bin Khaththab ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.

Lelaki ini memiliki saudara sepupu, seorang perempuan. Ia sangat mencintai si perempuan, cinta yang mendalam. Tiada wanita yang lebih dicintai oleh si laki-laki, kecuali saudara perempuannya itu.

Ia sangat berhasrat dan ingin berhubungan badan dengan si perempuan. Tapi, si wanita menolak dengan tegas. Hingga suatu ketika, si perempuan berada dalam kondisi mendesak, membutuhkan bantuan.

Setelah di wanita diterpa kesukaran sepanjang satu tahun itu, si laki-laki mengulurkan bantuan. 120 dinar diberikan kepada si wanita dengan syarat agar ia mau berhubungan badan dengannya.

120 dinar bukanlah jumlah yang sedikit. Jika kurs emas sebesar lima ratus ribu rupiah per satu gram, satu dinar sekitar dua juta rupiah. Sehingga uang yang diberikan oleh si laki-laki kepada saudara sepupu perempuannya itu sekitar 240 juta rupiah.


Tak kuasa menolak, si wanita mendatangi laki-laki tersebut. Tiada yang menyaksikan, keduanya berada dalam satu ruangan dan tempat tidur yang sama. Salah satu riwayat menyebutkan, paha laki-laki dan perempuan sudah bertemu. Kulit bersentuhan kulit.

Saat si laki-laki hendak melakukan perbuatan tercelanya, si wanita bertutur dengan lembut, tetapi merasuk ke dalam hati si laki-laki.

"Takutlah engkau kepada Allah. Janganlah engkau melakukannya, kecuali menurut ketentuan yang Allah syariatkan (pernikahan)." tutur si wanita, santun namun bertenaga.

*** 

Si laki-laki bergetar. Keringat dinginnya keluar. Bercucuran. Ia urung melakukan perbuatan zina yang sudah direncanakan dan amat dihasratinya. Hingga akhirnya, gagalnya zina itu menjadi sebuah kebaikan. Doanya terkabulkan lantaran kejadian itu.

Dan kisah si laki-laki ini abadi dalam banyak majlis ilmu dan kitab-kitab hadits yang monumental. Inspiratif. [Om Pir/tarbawia]

Powered by Blogger.