Polisi Australia Diizinkan Buka Paksa Cadar Muslimah


Polisi Australia Diizinkan Buka Paksa Cadar Muslimah - Setelah Prancis yang terang-terangan melarang penggunaan burqa di muka umum, sekarang giliran Australia. Kota New South Wales akan mengesahkan aturan melarang burqa di tempat umum bagi warganya. Selain itu, kepolisian diberi hak untuk membuka burqa dan penutup wajah lainnya.

Warga yang mengenakan burqa wajib membuka cadar tersebut bila polisi memintanya. Aparat kota menegaskan larangan ini tidak terkait isu agaman apapun. Menurut mereka, penerapan larangan burqa semata untuk kepentingan polisi. Agar polisi bisa lebih leluasa mengidentifikasi warga.

"Saya tak peduli apakah orang itu mengenakan helm, burka, cadar atau jenis penutup wajah lainnya. Polisi harus diizinkan melakukan identifikasi dengan jelas," kata Perdana Menteri New South Wales, Barry O'Farrell.

O'Farrell menambahkan dia menghormati semua kepercayaan yang dipeluk warga negara bagian itu. Dan putusan ini tak berkaitan sama sekali dengan aturan agama.

Sebelumnya, Carnitta Matthews, masuk penjara gara-gara menolak membuka burqanya saat polisi memeriksanya. Kasus Matthews ini memicu munculnya aturan burqa di negara bagian tersebut.

Komisaris Polisi News South Wales, Andrew Scipione, mengatakan aturan tersebut harus ada. "Ini agar tidak ada celah bagi kriminal dan memperkuat polisi untuk mengidentifikasi siapapun," ujar Scipione. [AN/bsb]
Powered by Blogger.