$type=grid$count=3$$meta=0$snip=0$rm=0$show=home

Menjaga Perasaan, Menata Ucapan

Suatu hari Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam didatangi oleh seorang wanita kafir. Ketika itu baginda bersama beberapa orang s...


Suatu hari Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam didatangi oleh seorang wanita kafir. Ketika itu baginda bersama beberapa orang sahabat. Wanita itu membawa beberapa biji buah limau sebagai hadiah untuk baginda.. Cantik sungguh buahnya. Siapa yang melihat pasti terliur. Baginda menerimanya dengan senyuman gembira. Hadiah itu dimakan oleh Rasulullah, seulas demi seulas dengan tersenyum.

Biasanya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam makan bersama para sahabat. Namun, kali ini tidak. Tidak seulas pun limau itu diberikan kepada mereka.. Rasulullah terus makan. Setiap kali dengan senyuman, hinggalah habis semua limau itu. Kemudian wanita itu meminta diri untuk pulang, diiringi ucapan terima kasih dari baginda.

Sahabat-sahabat agak heran dengan sikap Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam itu. Lalu mereka bertanya. Dengan tersenyum Rasulullah menjelaskan “Tahukah kamu, sebenarnya buah limau itu terlalu masam semasa saya merasainya kali pertama. Kiranya kalian turut makan bersama, saya bimbang ada di antara kalian yang akan mengenyetkan mata atau memarahi wanita tersebut. Saya bimbang hatinya akan tersinggung. Sebab itu saya habiskan semuanya.”

Siapa di dunia ini yang akhlaknya semulia Rasulullah? Pastinya tidak ada. Beliau merupakan sosok yang dipenuhi dengan keteladanan mengagumkan. Senantiasa menjaga perasaan orang lain dari keterlukaan. Meskipun harus mengorbankan perasaannya sendiri. Bukan perkara mudah tetap bisa tersenyum di kala menghadapi kondisi yang tiada menyenangkan. Bukan hal yang sepele saat kita masih bisa menampakkan wajah ceria terhadap hal yang tidak kita sukai.

Menjaga perasaan orang lain adalah seni tersendiri yang harus dipuyai dalam menikmati kehidupan ini. Tidak bisa dipungkiri dalam proses interaksi kita dengan orang lain termungkinkan terdapat hal-hal yang tiada kita sukai. Jangan sampai kita terpedaya oleh godaan nafsu yang cenderung menginginkan kita mengambil sikap balas menyakiti. Kita dianjurkan bersabar dan menampilkan akhlak mulia. Seperti kisah Rasulullah dan limau yang sangat asam tersebut tetap dapat dimakan sembari menampilkan senyuman indahnya.

Kita akan menemukan mutiara terpendam dengan sikap kita yang bersabar dalam menghadapi hal-hal yang tidak menyenangkan. Kewajiban kita sebagai umat Rasulullah adalah menampilkan akhlak-akhlak mulia dalam kehidupan yang singkat ini. Semoga dengan sikap mulia yang menjadi keseharian kita menjadi penyebab hadirnya embun-embun hidayah dihati banyak orang.

Teruntuk sahabat-sahabat seperjuangan yang sering terluka hatinya tersebab kata-kata yang menikam atau gurauan yang memedihkan hati dari siapapun. Mari saling memaafkan, semoga ke depan dalam interaksi dan komunikasi kita lebih banyak kata-kata mulia yang terucapkan. Walau kita semua tahu, seperti halnya memaku di kekayuan, meski telah tercabut paku itu tetaplah meninggalkan bekas yang teramat sulit hilang. Begitulah ucapan yang menyayat hati yang pernah terucap, meski telah meminta maaf berulangkali, tetap saja bekas luka tersebab ucapan itu masih membekas. Tapi tetaplah berikan kemaafan, karena memaafkan dan keberanian meminta maaf itu adalah sisi lain dari keindahan menakjubkan dari akhlak seorang muslim.

Mari membenarkan kata-kata dan menjaga terlukanya hati yang sulit menyembuhkannya.[]


Penulis : Sardini Ramadhan
Pendiri KPK (Komunitas Pena Khatulistiwa), Publik Manager SBS (Sang Bintang School)
Blog: akhiarden-sardini.blogspot.com
Name

Abdul Somad,1,Adab,4,Akhir Zaman,4,Al-Qur'an,18,Amalan,2,Analisa,1,Aqidah,16,Arifin Ilham,4,Bedah Buku,106,Canda,1,Dakwah Kampus,15,Dakwah Sekolah,1,Danil S,10,De_Palupi,1,Doa,63,Ekonomis-Bisnis,7,Fadhilah,23,Feature,277,Fiqih,68,Foto,48,Gresia Divi,26,Hadits,77,Hanan Attaki,2,Hasan Al-Banna,25,Headline,2,Heny Rizani,4,Hidayah,4,Hikmah,55,Ibadah,4,Indonesia,1,Inspirasi Redaksi,7,Islam,6,Kaifa Ihtada,46,Keluarga,105,Kembang Pelangi,30,Kesehatan,13,Khutbah Jum'at,55,Kisah Nabi,2,Kisah Nyata,84,KMPD,89,Kulwit,14,Mancanegara,1,Materi Tarbiyah,11,Mija Ahmadt,1,Motivasi,26,Mukjizat,4,Muslimah,43,Nasional,406,Nasyid,7,Oktarizal Rais,9,Opini,80,Parenting,11,Pemuda,2,Pernikahan,22,Petunjuk Nabi,7,Pirman,178,Press Release,19,Profil,16,Puisi,5,Ramadhan,87,Ramadhan 2017,1,Redaksi,6,Renungan,121,Renungan Harian,342,Retnozuraida,3,Rumah Tangga,8,Salim A Fillah,4,Salman al-Audah,1,Sirah,3,Sirah Sahabat,22,Siyasah Syar'iyyah,3,Strategi Dakwah,5,Surat Pembaca,1,Syiah,14,Tadabbur Al-Kahfi,1,Tasawuf,1,Taujih,44,Tazkiyah,5,Tazkiyatun Nafs,35,Tifatul Sembiring,25,Ukhtu Emil,31,Video,83,Wakaf,5,
ltr
item
Tarbawia: Menjaga Perasaan, Menata Ucapan
Menjaga Perasaan, Menata Ucapan
http://3.bp.blogspot.com/-YEyJWk8J-l4/UOOMKoLbcmI/AAAAAAAAIfc/rFtfpSs5bIY/s320/Menjaga%2BHati%2B-%2Bilustrasi%2Bmenjaga%2Bperasaan.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-YEyJWk8J-l4/UOOMKoLbcmI/AAAAAAAAIfc/rFtfpSs5bIY/s72-c/Menjaga%2BHati%2B-%2Bilustrasi%2Bmenjaga%2Bperasaan.jpg
Tarbawia
https://www.tarbawia.com/2013/01/menjaga-perasaan-menata-ucapan.html
https://www.tarbawia.com/
https://www.tarbawia.com/
https://www.tarbawia.com/2013/01/menjaga-perasaan-menata-ucapan.html
true
4661011185558750656
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content