$type=grid$count=3$$meta=0$snip=0$rm=0$show=home

Kisah Nyata, Masuk Islam Setelah Tuhannya Dibuang di Tempat Sampah

Sudah menjadi kebiasaan penduduk Yatsrib, para pembesar membuat patung-patung tuhan kecil di rumah mereka, meskipun sudah ada berhala besa...


Sudah menjadi kebiasaan penduduk Yatsrib, para pembesar membuat patung-patung tuhan kecil di rumah mereka, meskipun sudah ada berhala besar di tempat pemujaan umum. Tidak terkecuali, seorang pembesar yang satu ini. Ia juga meletakkan satu patung yang ia sembah di rumahnya.

Amr bin Jamuh, nama pembesar itu. Anaknya yang bernama Muadz bin Amr telah lebih dulu masuk Islam. Ia ingin sang ayah menjadi muslim juga. Maka bersama Muadz bin Jabal ia membuat strategi dakwah untuk sang ayah, berharap agar ayahnya meninggalkan penyembahan berhala menuju mentauhidkan Allah Ta'ala. Untuk itu, keduanya akan menyadarkan ayah bahwa berhalanya tak sanggup berbuat apa-apa.

Di malam hari, keduanya menyelinap masuk rumah Amr bin Jamuh, mengambil patung tersebut lalu membuangnya ke tempat pembuangan sampah.

Keesokan harinya, Amr bin Jamuh terkejut sebab tuhannya tak ada di tempat. Setelah mencarinya ke sana kemari, akhirnya ia menemukan tuhan itu di tempat sampah.

"Celaka kalian, siapa yang berbuat kurang ajar pada tuhanku tadi malam," teriak Amr bin Jamuh marah. Tak ada seorangpun yang mengaku bertanggungjawab atas penghinaan berhala itu. Amr bin Jamuh kemudian mencuci berhala itu, memberinya wewangian dan meletakkannya di tempatnya.

Malam berikutnya, Muadz bin Amr dan Muadz bin Jabal kembali menyelinap masuk rumah Amr bin Jamuh, mengambil patung Manat tersebut lalu membuangnya ke tempat pembuangan sampah.

Keesokan harinya, Amr bin Jamuh lagi-lagi terkejut sebab tuhannya tak ada di tempat. Ia pun menemukan tuhan itu di tempat sampah.

"Celaka kalian, siapa yang berbuat kurang ajar pada tuhanku tadi malam," teriak Amr bin Jamuh marah. Tak ada seorangpun yang mengaku bertanggungjawab atas penghinaan berhala itu. Amr bin Jamuh kemudian mencuci berhala itu, memberinya wewangian dan meletakkannya di tempatnya.

Kali ini Amr bin Jamuh mulai kesal. Ia pun meletakkan pedang di leher Manat. "Jika engkau membawa kebaikan, lindungilah dirimu dengan pedang ini!" kata Amr bin Jamuh, tanpa jawaban apapun dari patung tersebut.

Malamnya, dua pemuda muslim tersebut kembali "mengerjai" Manat.

Amr bin Jamuh yang kembali kehilangan tuhannya segera mencarinya. Ia menemukan Manat di tempat yang sama. Bedanya, kali ini patung tuhan itu terikat pada bangkai anjing. Ia sangat marah, sekaligus kecewa.

Para pembesar Madinah yang berada di tempat itu mengajak Amr bin Jamuh menggunakan akalnya. Sambil menunjuk patung yang tak berdaya itu, mereka mengatakan betapa berhal itu tidak memiliki kekuatan apapun, bahkan untuk bisa membela dirinya. Para pembesar Madinah yang telah memeluk Islam itu pun menjelaskan bahwa satu-satunya tuhan adalah Allah, yang Maha Tinggi lagi Maha Perkasa. Allah mengutus Muhammad sebagai nabi dan rasul dengan Islam sebagai risalah/agamanya. Hidayah Allah datang, Amr bin Jamuh pun menerima dakwah itu dan masuk Islam.

Episode kehidupan Amr bin Jamuh kemudian tercatat dengan tinta emas, dipenuhi semangat jihad. Meski kakinya cacat, ia memaksa ikut perang Uhud. Doanya yang fenomenal "Ya Allah, berikan aku kesyahidan. Jangan Kau kembalikan aku pada keluargaku" itupun dikabulkan Allah. Ia syahid fi sabilillah. [Abu Nida]
Name

Abdul Somad,1,Adab,4,Akhir Zaman,4,Al-Qur'an,18,Amalan,2,Analisa,1,Aqidah,16,Arifin Ilham,4,Bedah Buku,106,Canda,1,Dakwah Kampus,15,Dakwah Sekolah,1,Danil S,10,De_Palupi,1,Doa,63,Ekonomis-Bisnis,7,Fadhilah,23,Feature,277,Fiqih,68,Foto,48,Gresia Divi,26,Hadits,77,Hanan Attaki,2,Hasan Al-Banna,25,Headline,2,Heny Rizani,4,Hidayah,4,Hikmah,55,Ibadah,4,Indonesia,1,Inspirasi Redaksi,7,Islam,6,Kaifa Ihtada,46,Keluarga,105,Kembang Pelangi,30,Kesehatan,13,Khutbah Jum'at,55,Kisah Nabi,2,Kisah Nyata,84,KMPD,89,Kulwit,14,Mancanegara,1,Materi Tarbiyah,11,Mija Ahmadt,1,Motivasi,26,Mukjizat,4,Muslimah,43,Nasional,406,Nasyid,7,Oktarizal Rais,9,Opini,80,Parenting,11,Pemuda,2,Pernikahan,22,Petunjuk Nabi,7,Pirman,178,Press Release,19,Profil,16,Puisi,5,Ramadhan,87,Ramadhan 2017,1,Redaksi,6,Renungan,121,Renungan Harian,342,Retnozuraida,3,Rumah Tangga,8,Salim A Fillah,4,Salman al-Audah,1,Sirah,3,Sirah Sahabat,22,Siyasah Syar'iyyah,3,Strategi Dakwah,5,Surat Pembaca,1,Syiah,14,Tadabbur Al-Kahfi,1,Tasawuf,1,Taujih,44,Tazkiyah,5,Tazkiyatun Nafs,35,Tifatul Sembiring,25,Ukhtu Emil,31,Video,83,Wakaf,5,
ltr
item
Tarbawia: Kisah Nyata, Masuk Islam Setelah Tuhannya Dibuang di Tempat Sampah
Kisah Nyata, Masuk Islam Setelah Tuhannya Dibuang di Tempat Sampah
http://4.bp.blogspot.com/-5_D6HTGYDxo/UTVXaFWtVKI/AAAAAAAAM00/JPaSYHI8PaY/s320/IMG_20130305_0923592025686345.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-5_D6HTGYDxo/UTVXaFWtVKI/AAAAAAAAM00/JPaSYHI8PaY/s72-c/IMG_20130305_0923592025686345.jpg
Tarbawia
https://www.tarbawia.com/2013/03/kisah-nyata-masuk-islam-setelah.html
https://www.tarbawia.com/
https://www.tarbawia.com/
https://www.tarbawia.com/2013/03/kisah-nyata-masuk-islam-setelah.html
true
4661011185558750656
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content