$type=grid$count=3$$meta=0$snip=0$rm=0$show=home

Nasehat untuk Bujanghidin

Jang, ini nasehat cinta. Serius. Bukan menggurui. Karena memang yang menyampaikan bukan seorang yang berilmu. Ini hanya sebuah tukar ilmu...

Siluet pemuda - ilustrasi bujanghidin (poeticpoems.wordpress.com)
Jang, ini nasehat cinta. Serius. Bukan menggurui. Karena memang yang menyampaikan bukan seorang yang berilmu. Ini hanya sebuah tukar ilmu, karena kita sesama murid dalam sekolah kehidupan ini.

Begini, Jang. Tak ada salahnya, jika dirimu membayangkan pernikahan yang berlimpah sumringah dengan aneka hiasan mewah. Atau minimal, ada panggung, pakaian bak raja dan ratu, serta hiasan dan suguhan yang menimbulkan decak kagum seluruh hadirin.

Itu boleh, Jang. Hanya, kau perlu berpikir tentang satu hal : realitas.

Iya jika dirimu anak Presiden. Maka segala macam rupa kemewahan itu mudah bagi orang tuamu. Atau mungkin, kau anak pengusaha kaya raya. Sehingga 100-200 juta untuk pesta pernikahan itu bagaikan jajan anak jalanan yang senin-kamis itu. Bahkan, mereka bisa sekali pesta dengan kocek milyaran.

Nah, dirimu itu siapa, Jang?

Pun, jika kau kaya, apakah mereka yang bermewah-mewah itu layak diteladani? Bukankah kita punya sekian ribu teladan kebaikan. Bahkan mereka, sudah dijamin selamat dunia, akhirat dan kelak masuk surga. Bukankah teladan dari yang kedua ini lebih layak untuk kalian upayakan?

Siapa?

Para Rasul dan generasi terbaik setelahnya. Mereka sudah memberikan contoh terbaik tentang pernikahan yang disucikan langit, dan disebut sebagai ikatan yang berat dalam Kalam SuciNya. Pernikahan yang berlandaskan niat karenaNya, lalu dijalani sesuai dengan aturanNya. Pernikahan yang bukan saja menautkan dua fisik, tapi dua jiwa, hati dalam satu aqidah. Pernikahan yang darinya, diharapkan terlahir generasi-generasi yang kelak meninggikan klimah-kalimahNya di bumiNya ini.

Maka, mengapa tak menyederhanakan pernikahan ini layaknya Khadijah yang mengutus utusan untuk melamar Rasulullah? Atau, seperti Ali yang menikahi Fathimah bermodal keberanian, niat yang benar dan hanya sebuah cincin besi? Atau, selayak Umar yang meminta Ummu Kultsum bin 'Ali untuk dinikahinya? Atau, semisal Umar yang memerintahkan anak-anaknya untuk menikahi anak penjual susu yang baik aqidahnya?

Sungguh! Mereka ini memberikan teladan kesederhanaan bukan lantaran mereka miskin. Karena mereka tahu, jika teladan kesederhanaan saja banyak yang mempersulit diri dengan memaksakan kemewahan? Lantas bagaimana ketika mereka mencontohkan kemewahan?

Ingatlah, Jang. Misi suci itu, sesederhana apapun, akan terasa istimewa. Bahkan, lebih dan sangat istimewa jika kau mendatanginya dengan berani, lantas mengutarakan niatmu. Bahwa kalian, ingin mensucikan diri, menggenapkan separuh agama. Dan, ingin membersamainya dalam satu cinta kepada Yang Mahamenautkan hati.

Jang, apakah hanya komentar orang-orang yang kauharap? Bukankah kebenaran niat dan Ridho Allah, lebih baik dari sebanyak apapun pujian makhluk kepadamu?

Jang, semoga Allah segera menguatkan hatimu untuk menjalankan sunnah nabiNya ini. Jang, doaku bersamamu. []


Penulis : Pirman
Redaksi Bersamadakwah.com

Name

Abdul Somad,1,Adab,4,Akhir Zaman,4,Al-Qur'an,18,Amalan,2,Analisa,1,Aqidah,16,Arifin Ilham,4,Bedah Buku,106,Canda,1,Dakwah Kampus,15,Dakwah Sekolah,1,Danil S,10,De_Palupi,1,Doa,63,Ekonomis-Bisnis,7,Fadhilah,23,Feature,277,Fiqih,68,Foto,48,Gresia Divi,26,Hadits,77,Hanan Attaki,2,Hasan Al-Banna,25,Headline,2,Heny Rizani,4,Hidayah,4,Hikmah,55,Ibadah,4,Indonesia,1,Inspirasi Redaksi,7,Islam,6,Kaifa Ihtada,46,Keluarga,105,Kembang Pelangi,30,Kesehatan,13,Khutbah Jum'at,55,Kisah Nabi,2,Kisah Nyata,84,KMPD,89,Kulwit,14,Mancanegara,1,Materi Tarbiyah,11,Mija Ahmadt,1,Motivasi,26,Mukjizat,4,Muslimah,43,Nasional,406,Nasyid,7,Oktarizal Rais,9,Opini,80,Parenting,11,Pemuda,2,Pernikahan,22,Petunjuk Nabi,7,Pirman,178,Press Release,19,Profil,16,Puisi,5,Ramadhan,87,Ramadhan 2017,1,Redaksi,6,Renungan,121,Renungan Harian,342,Retnozuraida,3,Rumah Tangga,8,Salim A Fillah,4,Salman al-Audah,1,Sirah,3,Sirah Sahabat,22,Siyasah Syar'iyyah,3,Strategi Dakwah,5,Surat Pembaca,1,Syiah,14,Tadabbur Al-Kahfi,1,Tasawuf,1,Taujih,44,Tazkiyah,5,Tazkiyatun Nafs,35,Tifatul Sembiring,25,Ukhtu Emil,31,Video,83,Wakaf,5,
ltr
item
Tarbawia: Nasehat untuk Bujanghidin
Nasehat untuk Bujanghidin
http://1.bp.blogspot.com/-5flg-X0O5SI/Uw2cKqq3kDI/AAAAAAAATXM/Z4DLUxBC3eE/s1600/Siluet+pemuda+-+ilustrasi+bujanghidin+%2528poeticpoems.wordpress.com%2529.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-5flg-X0O5SI/Uw2cKqq3kDI/AAAAAAAATXM/Z4DLUxBC3eE/s72-c/Siluet+pemuda+-+ilustrasi+bujanghidin+%2528poeticpoems.wordpress.com%2529.jpg
Tarbawia
https://www.tarbawia.com/2014/02/nasehat-untuk-bujanghidin.html
https://www.tarbawia.com/
https://www.tarbawia.com/
https://www.tarbawia.com/2014/02/nasehat-untuk-bujanghidin.html
true
4661011185558750656
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content